Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Berbasis Eco Green untuk Peningkatan Pangan Sehat dan Green Economy di Aceh Besar

Penulis

  • Farrah Fahdhienie Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia https://orcid.org/0000-0002-6545-1772
  • Tiara Mairani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia
  • Surna Lastri Fakultas Ekonomi, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia
  • Fahrisal Akbar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia
  • Muhammad Iqhrammullah Magister Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia

Kata Kunci:

eco green, ekonomi hijau, kelompok wanita tani, pertanian organik, pertanian berkelanjutan

Abstrak

Latar belakang: Pertanian organik berbasis eco green merupakan pendekatan yang mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Meskipun Aceh Besar memiliki potensi pengembangan pertanian organik yang cukup besar, kapasitas kelompok wanita tani dalam menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan masih memerlukan penguatan. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Wanita Tani melalui workshop pertanian organik berbasis eco green. Metode: Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest yang melibatkan 40 peserta. Intervensi mencakup penyuluhan, demonstrasi praktik budidaya menggunakan rumah kaca dan sistem hidroponik, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan menggunakan instrumen tujuh butir soal sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil: Workshop meningkatkan pengetahuan peserta secara nyata, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 3,43 menjadi 6,00 atau peningkatan capaian dari 49,0% menjadi 85,7%. Peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa kombinasi penyuluhan dan praktik langsung efektif dalam memperkuat pemahaman peserta mengenai prinsip dan implementasi pertanian organik berbasis eco green. Kesimpulan: Workshop pertanian organik berbasis eco green efektif meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani dalam memahami dan menerapkan praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini berpotensi mendukung penyediaan pangan sehat, memperkuat pemberdayaan masyarakat, dan mendorong pengembangan ekonomi hijau berbasis desa.

Kata kunci: eco green, ekonomi hijau, kelompok wanita tani, pertanian organik, pertanian berkelanjutan

_______________________________________________________________________

Abstract

Background: Organic farming based on eco-green principles has emerged as a promising strategy for improving food security while reducing environmental degradation and supporting climate-resilient agriculture. However, limited knowledge and practical skills among rural women farmers remain a major barrier to the adoption of sustainable agricultural practices in Aceh Besar, Indonesia. Objective: This study evaluated the effectiveness of an eco-green organic farming workshop in improving the knowledge and practical capacity of members of a Women Farmers Group. Method: A pre-experimental study employing a one-group pretest–posttest design was conducted involving 40 participants. The intervention consisted of interactive lectures, hands-on demonstrations of greenhouse cultivation and hydroponic systems, group discussions, and practical training. Participants' knowledge was assessed before and after the intervention using a seven-item validated questionnaire. Result: The workshop substantially improved participants' knowledge, with the mean score increasing from 3.43 to 6.00, corresponding to an increase in achievement from 49.0% to 85.7%. These findings indicate that integrating theoretical instruction with experiential learning effectively strengthened participants' understanding of sustainable organic farming practices and enhanced their readiness to adopt environmentally friendly agricultural technologies. Conclusion: The eco-green organic farming workshop effectively strengthened the capacity of rural women farmers to implement sustainable agricultural practices. This community-based educational model has the potential to support healthy food production, promote women's empowerment, and accelerate the transition toward a village-based green economy. Future programs should incorporate long-term follow-up to evaluate behavioral change and the sustainability of technology adoption.

Keywords: eco-green, green economy, organic farming, sustainable agriculture, women farmers

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Farrah Fahdhienie, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh, Banda Aceh, Indonesia

Penulis pertama, penulis korespondensi

Referensi

Altieri MA. Agroecology: The science of sustainable agriculture. Agroecol Sci Sustain Agric Second Ed 2018; 1–433.

Reganold JP, Wachter JM. Organic agriculture in the twenty-first century. Nat Plants 2016; 2 (15221): 1–8. https://doi.org/10.1038/nplants.2015.221.

Aditi B, Cai Cen C, Info A. Agricultural Green Innovation and Food Security in Indonesia: Exploring Green Economy Transformation. Res World Agric Econ 2025; 310–331. https://doi.org/10.36956/rwae.v6i4.2412.

FAO. The State of Food Security and Nutrition in the World 2020. 2020. Epub ahead of print 2020. https://doi.org/10.4060/ca9692en.

Bappenas. Green Recovery Roadmap Indonesia 2021-2024. 2021. https://lcdi-indonesia.id/books/green-recovery-roadmap-indonesia-2021-2024/.

Fatmawati EW, Agustin F, Yulianto MB. The Role of Women Farmer Groups in Household Income in Kediri. Agrisocionomics J Sos Ekon Pertan 2022; 6: 339–347. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v6i2.13375.

Scialabba NE-H, Müller-Lindenlauf M. Organic agriculture and climate change. Renewable Agriculture and Food Systems. 2010; 25(2): 158-169. https://doi.org/10.1017/S1742170510000116.

Sinaga R, Suswatiningsih TE, Purwandari I. Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani di Kalurahan Semoyo Kapanewon Patuk Kabupaten Gunung Kidul. Agroforetech 2024; 2(3): 1426–1433. https://jurnal.instiperjogja.ac.id/index.php/JOM/article/view/1547.

Lestari RI, Budiati Y, Indarto I, et al. Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Sebagai Implementasi SDGs Desa Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga. J Dedicators Community 2023; 7(2): 165–178. https://doi.org/10.34001/jdc.v7i2.3628.

Samputra PL, Antriyandarti E. Food insecurity among female farmers in rural West Sleman, Indonesia. Agric Food Secur 2024; 13: 1–18. https://doi.org/10.1186/s40066-023-00453-1.

Ibrahim H, Yanti R. Empowerment of women farmers on sustainable food Security with dynamics system modelling (in Nagari Koto Tuo, Harau Sub-district, Limapuluh Kota Regency, West Sumatera). IOP Conf Ser Earth Environ Sci; 299. 2019. https://doi.org/10.1088/1755-1315/299/1/012022.

UN-PAGE. Indonesia - UN PAGE - Partnership for Action on Green Economy. 2024. https://www.un-page.org/countries/indonesia/?utm_source=chatgpt.com.

Sasongko PE, Aditya HF, Kusuma RM, et al. Transformasi Hijau di Pesisir Surabaya: Penerapan Teknologi Cerdas dalam Pertanian Perkotaan Untuk Pemberdayaan Masyarakat. Batara Wisnu Indones J Community Serv 2024; 4(3): 696–707. https://gapenas-publisher.org/batarawisnu/index.php/home/article/view/285.

Abidin Z, Hidayatullah, Roby D, Mudi L, et al. Penerapan Konsep Ecogreen (Budidaya Lele dan Sayur Organik) Pada Lahan Terbatas dan Padat Penduduk di Dasawisma Hidayatullah Kelurahan Karang Asam Ulu. J Kabar Masy 2023; 1: 81–92. https://doi.org/10.54066/jkb.v1i4.976.

Adamowicz M. Green Deal, Green Growth and Green Economy as a Means of Support for Attaining the Sustainable Development Goals. Sustain 2022, Vol 14, Page 5901 2022; 14: 5901. https://doi.org/10.3390/su14105901.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Cara Mengutip

1.
Fahdhienie F, Mairani T, Lastri S, Akbar F, Iqhrammullah M. Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Berbasis Eco Green untuk Peningkatan Pangan Sehat dan Green Economy di Aceh Besar. JIPMI [Internet]. 31 Juli 2026 [dikutip 9 Agustus 2026];5(3):145-9. Tersedia pada: https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/1140

Terbitan

Bagian

Artikel