Penyuluhan Diabetes Melitus dan Pemeriksaan Gula Darah pada Kelompok Geriatri di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo

Penulis

  • Rakheyrsma Lembayung Puri Magister Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Rahayu Astuti Magister Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Hasti Wulandari RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa

Kata Kunci:

diabetes melitus, edukasi, geriatri, gula darah sewaktu

Abstrak

Latar belakang: Diabetes Melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya meningkat pada kelompok usia lanjut, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan dan deteksi dini. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kelompok geriatri mengenai pencegahan diabetes melitus serta mengidentifikasi kondisi glikemik melalui pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Metode: Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 14 November 2025 di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo dengan melibatkan 30 peserta. Metode kegiatan meliputi pemeriksaan GDS, penyuluhan kesehatan berbasis ceramah interaktif, penggunaan media edukatif visual, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Hasil: Pemeriksaan GDS menunjukkan bahwa 22 peserta (73,33%) berada dalam kategori normal, 1 peserta (3,33%) pada pra-Diabetes, dan 7 peserta (23,33%) dalam kategori Diabetes. Hasil evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan peserta pada kategori pengetahuan baik dari 46,6% menjadi 80% setelah penyuluhan. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 69,67 menjadi 89,00 dan uji t berpasangan menunjukkan perbedaan bermakna (p< 0,001). Kesimpulan: Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan GDS efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kesadaran risiko pada kelompok geriatri. Program ini berkontribusi pada upaya promotif dan preventif serta direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan pendampingan lebih lanjut bagi peserta yang memiliki risiko glikemik tinggi.

_______________________________________________________________________

Abstract

Background: Diabetes mellitus is one of the major non-communicable diseases with an increasing prevalence among the elderly, thus requiring promotive and preventive efforts through health education and early detection. Objective: This community service activity was conducted to improve the geriatric population's knowledge and awareness of diabetes prevention and to assess their glycemic status through random blood glucose (RBG) examination. Method: The program was carried out on 14 November 2025 at RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo and involved 30 participants. The activities included RBG measurement, interactive lecture-based health education, the use of visual educational media, and knowledge evaluation through pre-test and post-test assessments. Result: The RBG examination showed that 22 participants (73.33%) were within the normal category, 1 participant (3.33%) was in the pre-diabetes category, and 7 participants (23.33%) were categorized as diabetes. The knowledge evaluation demonstrated a significant improvement, as indicated by an increase in participants with good knowledge from 46.6% to 80% after the educational intervention. The mean knowledge score increased from 69.67 to 89.00, and the paired t-test indicated a significant difference (p< 0.001). Conclusion: These findings show that the combination of health education and RBG examination is effective in improving health literacy and risk awareness among the geriatric population. The program contributes to promotive and preventive efforts and is recommended to be continued with follow-up for participants who are at higher glycemic risk.

Biografi Penulis

Rakheyrsma Lembayung Puri, Magister Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Semarang

Penulis pertama, penulis korespondensi

Referensi

Alfreyzal M, Paizer D, Anggraini D, et al. Edukasi Kesehatan pada Keluarga Diabetes Melitus dengan Masalah Keperawatan Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektifk. 2024; 13(1): 1-7. https://ojs.hestiwirasriwijaya.ac.id/index.php/JSS/article/view/171

Laiteerapong N, Huang ES. Diabetes in Older Adults. In: Diabetes in America. 3rd ed. National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (US), Bethesda (MD); 2018. PMID: 33651542. https://europepmc.org/article/NBK/nbk567980

Hossain J. Diabetes mellitus , the fastest growing global public health concern : Early detection should be focused. 2024; 5–9. https://doi.org/10.1002/hsr2.2004

Pakpahan M, Siregear D, Susilawaty A. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Yayasan Kita Menulis.

Mawarni M, Fadhly Z. Efektivitas Program Puskesmas Peduli dan Sayang Lansia dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Desa Suak Ribee Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. jagpi. 2025;2(1):71-84. https://journal.pubmedia.id/index.php/jagpi/article/view/3903

Tomi Jepisa, Ratna WardanI. Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Pendidikan Dan Skrining Kesehatan Terintegrasi Di PSTW Kasih Sayang Ibu Batusangkar. JPKMMC. 2024; 3(9): 29-38. https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/1420

Id PC, Id MR, Alvarado B. Diabetes self-management education ( DSME ) for older persons in Western countries : A scoping review. 2023. Epub ahead of print 2023. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0288797

Indiani W, Rahmawati NA, Malang M. Edukasi Kasus Osteoarthritis (OA) Knee Pada Lansia di Puskesmas Pembantu Buring Kec. Kedungkandang Kota Malang Provinsi Jawa Timur. https://wrhc-indonesia.com/download/edukasi-kasus-osteoarthritis-oa-knee-pada-lansia-di-puskesmas-pembantu-buring-kec-kedungkandang-kota-malang-provinsi-jawa-timur/

Patandean D, Nur A, Swarjana IKD, et al. Efektivitas Pemberian Edukasi Program Diet Dengan Menu Tradisional Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Pasien DMT2 Pada Suku Mandar. 2023; 8: 1–10. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i1.428

Yoelianto YA. Pemeriksaan Golongan Darah dan Glukosa Darah Pada Siswa dan Guru di Sekolah Kami Kota Bekasi. 2024; 3: 107–113. https://doi.org/10.61813/jlppm.v3i2.135

Kshanti IAM, Wibudi A, Sibarani RP. Pedoman Pemantauan Glokosa Darah Mandiri. PB. PERKENI, 2021.

Winarni RW, Sidhartani S, Gunarti W, et al. Perancangan Poster Informasi Tentang Pencegahan Penyakit Diabetes Melitus Untuk Persadia Cabang Depok. 2024; 5(2): 216–227. https://doi.org/10.36728/jpf.v5i2.3464

Adha AY, Wulandari DR, Himawan AB. Perbedaan Efektivitas Pemberian Penyuluhan dengan Video dan Simulasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan TB Paru (Studi kasus di MA Husnul Khatimah Kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang Kota Semarang). Jurnal Kedokteran Diponegoro (Diponegoro Medical Journal). 2016; 5(4): 565-579. https://doi.org/10.14710/dmj.v5i4.14253

Mutmainah BA, Hidayat F. Efektivitas Intervensi Edukasi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dismenorea Pada Remaja Putri: Sebuah Studi Eksperimental. Al-Iqro Med J J Berk Ilm Kedokt 2025; 08: 1–10. https://doi.org/10.26618/pbjy2220

Amellia D, Latifah LN, Khotimah NN, et al. Pengaruh Helath Education pada Lansia Penderita Hipertensi Terkait Pola Hidup Sehat. 2025; 6: 4262–4273. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i2.44353

Trisniasih. Pengaruh Multimedia Interaktif Terhadap Retensi Siswa pada Konsep Sistem Peredaran Darah Manusia. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/52335

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-31

Cara Mengutip

1.
Puri RL, Astuti R, Wulandari H. Penyuluhan Diabetes Melitus dan Pemeriksaan Gula Darah pada Kelompok Geriatri di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo. JIPMI [Internet]. 31 Januari 2026 [dikutip 4 Maret 2026];5(1):11-5. Tersedia pada: https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/888

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama