Pemberdayaan Santri di Era Digital Melalui Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Mobile
Kata Kunci:
digital literacy, MALL, mobile learning, pembelajaran bahasa Inggris, pemberdayaanAbstrak
Latar belakang: Keterbatasan media pembelajaran, rendahnya kepercayaan diri santri dalam menggunakan Bahasa Inggris, serta minimnya pemanfaatan perangkat mobile sebagai sarana belajar merupakan latar belakang dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini. Padahal hampir seluruh santri telah memiliki smartphone yang berpotensi besar menjadi alat pembelajaran yang fleksibel, menarik, dan sesuai dengan gaya belajar generasi digital. Tujuan: Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan santri Pondok Pesantren Darun Najah Semarang melalui pembelajaran Bahasa Inggris berbasis Mobile-Assisted Language Learning (MALL). Metode: Melalui rangkaian kegiatan pelatihan kosakata, pelatihan berbicara, praktik interaktif menggunakan aplikasi Wordwall, Duolingo, Padlet, Google Docs, dan Bamboozle, serta pendampingan intensif selama empat sesi, program ini mendorong terciptanya pengalaman belajar yang lebih komunikatif dan bermakna. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post-test, observasi, dan angket kepuasan mitra. Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam penguasaan kosakata dan pemahaman struktur Bahasa Inggris. Rata-rata nilai pre-test santri meningkat dari 63,69 menjadi 85,38 pada post-test, dengan peningkatan kompetensi sebesar 34,05%. Dari aspek afektif, 90% santri menyatakan pembelajaran berbasis aplikasi lebih menyenangkan dan membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam berbicara. Mitra juga menunjukkan kepuasan tinggi (skor 4,6 dari 5), terutama pada aspek kebermanfaatan program dan keberlanjutan. Kesimpulan: Secara keseluruhan, program ini berhasil menjembatani dunia pesantren dan era digital melalui pemanfaatan teknologi mobile yang humanis, inklusif, dan adaptif. Pembelajaran berbasis MALL terbukti efektif meningkatkan kompetensi bahasa, motivasi, dan kemandirian belajar santri dalam konteks pesantren. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran berkelanjutan di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan.
_____________________________________________________________________
Abstract
Background: Limited learning media, low student confidence in using English, and minimal use of mobile devices as learning tools are the background to this community service activity. Even though almost all students have smartphones that have great potential to be flexible, interesting learning tools, and in accordance with the learning styles of the digital generation. Objective: This Community Service Program aims to empower students at the Darun Najah Islamic Boarding School in Semarang through Mobile-Assisted Language Learning (MALL)-based English learning. Method: Through a series of vocabulary training activities, speaking training, interactive practice using the Wordwall, Duolingo, Padlet, Google Docs, and Bamboozle applications, as well as intensive mentoring for four sessions, this program encourages the creation of a more communicative and meaningful learning experience. Evaluation was carried out through pre-posttests, observations, and partner satisfaction questionnaires. Result: The analysis results showed a significant increase in vocabulary mastery and understanding of English structures. The average student pre-test score increased from 63.69 to 85.38 in the post-test, with an increase in competence of 34.05%. From an affective perspective, 90% of students stated that app-based learning was more enjoyable and helped improve their speaking confidence. Partners also showed high satisfaction (score 4.6 out of 5), especially regarding the program's usefulness and sustainability. Conclusion: Overall, this program successfully bridges the world of Islamic boarding schools and the digital era through the use of humanistic, inclusive, and adaptive mobile technology. MALL based learning has proven effective in improving students' language competency, motivation, and learning independence in the Islamic boarding school context. This program is expected to become a model for sustainable learning in religious-based educational environments.
Keywords: digital literacy, MALL, mobile learning, english language learning, empowerment
Referensi
Sahnan, B. Peran bahasa Inggris dalam dunia profesional dan globalisasi. Jurnal Ilmiah IPS dan Humaniora. 2024; 2(2): 44–9. https://doi.org/10.61116/jiih.v2i2.457
Azumi, A., Amelia, D., Ra’abiatuladawiyah, Pratiwi, S.H., &, Zahara, Y. Pengaruh penggunaan bahasa asing terhadap komunikasi gen z. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi. 2025; 3(1):144–53. https://journal.smartpublisher.id/index.php/jimat/article/view/1250
Tullali, H., Noviyanti, S., &, Azahra, D.F. Peran dan fungsi bahasa dalam menunjang kehidupan manusia di era industri 4.0 dan abad 21. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. 2025; 10(4): 218–26. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.36741
Simamremare, J.A., Pane, K.P., Ansani, D., Sinaga &, Barasa, D.S. Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris melalui bimbingan belajar interaktif ( English club) di SMA St. Antonius Bangun Mulia Medan. Bhakti Nagori ( Jurnal Pengabdian Masyarakat ). 2025;5(1):223–30. https://doi.org/10.36378/bhakti_nagori.v5i1.4278
Hadi, A.P., & Rokhman, F.A. Implementasi website sebagai media informasi dan promosi pada pondok pesantren putra-putri Addainuriyah2 Semarang. Jurnal Ilmiah Komputer Grafis. 2020; 13(1): 39–49. https://doi.org/10.51903/pixel.v13i1.190
Wijayatiningsih, T.D., Mulyadi, D., Ifadah, M., Budiastuti, R.E., Aimah, S,, Setiawan, A., et al. Digital literacy: Implementasi pelatihan English speaking performance pada santriwati pondok pesantren Sahlan Rosyidi. Jurnal Surya Masyarakat. 2021 Nov 29;4(1):18. https://doi.org/10.26714/jsm.4.1.2021.18-28
Sulaiman, M.M., Yulianto, M.A., Andrianto, R., Waluyo. I.G., Sahlan. Pelatihan pembuatan website di pondok pesantren Raudhatul Ishlah Ciputat. KOMMAS: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Pamulang. 2021; 2(2): 9–14. http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/kommas
Fuad R, &, Iswantir M. Peningkatan Kualitas Pendidikan di Pesantren Melalui inovasi kurikulum. Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial. 2024; 3(2): 118–31. Available from: https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/jhpis/article/view/3735
De Vega N, Basri M, Nur S. Approaches and MALL integrated with the teaching of English at the Selected asian Universities. Journal of Education Research. 2023;4(3):1513–21. https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.336
Amalia I. Utilizing mobile apps and games to implement MALL (mobile assisted language learning) during covid-19 pandemic. Pedagogy: Journal of English Language Teaching. 2023; 11(1): 89–98. https://doi.org/10.32332/joelt.v11i1.5085
Pratiwi DI, Amumpuni RS, Fikria A, Budiastuti RE. Enhancing students’ learning outcomes through MALL in TOEFL preparation class for railway mechanical technology. International Journal of Language Education. 2023;7(2):185–98. https://eric.ed.gov/?id=EJ1399335
Dueraseh S, Mulyadi D, Wijayatiningsih TD. Analyzing foreign langugage listening anxiety and online English proficiency test of undergraduate students. In: 4th English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 4. 2021. p. 167–74. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/ELLIC/article/view/7402
Mulyadi D, Arifani Y, Wijayantingsih TD, Budiastuti RE. Blended learning in English for specific purposes (ESP) instruction: Lecturers’ perspectives. Computer-Assisted Language Learning Electronic Journal. 2020;21(2):204–19. https://callej.org/index.php/journal/article/view/304
Mansyur, Murdia, Muhammad Yusran Basri, Muhammad Rifqi Syamsuddin, Agung Rinaldy Malik. Peningkatan Kepercayaan Diri Berbicara Bahasa Inggris Santri melalui English Crush Program sebagai Inisiatif Pelatihan Berbasis Komunitas. AXIOLOGY. 2025; 2(2): 175-82. http://journal.unm.ac.id/index.php/AXIOLOGY/article/view/10743
Baharuddin AF, Jabu B, &, Halim A. Optimizing students’digital competence through digital literature- based ELT classroom. Journal of English Language Teaching and Applied Linguistics. 2024;5(2):165–82. https://doi.org/10.52657/js.v10i2.2439
Dehghanzadeh, H. Investigating effects of digital gamification-based language learning: a systematic review. Journal of English Language Teaching and Learning. 2020;12(25):53–93.
Nathania, S. ICT tools for listening and speaking skills in English teaching and learning: Advantages and challenges in digital globalization era. Journal of Environment and Management. 2024; 5(1): 1–10. https://doi.org/10.37304/jem.v5i1.13696
Mijan, N.N., Hashim, H. The usage of MALL for vocabulary acquisition: A systematic review (2019–2023). International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences. 2023 Dec 4;13(12):96–112. http://dx.doi.org/10.6007/IJARBSS/v13-i12/19725
Maharani N, Ismail H, &, Hudri M. Students’ perceptions of podcasts as learning media to improve listening and speaking skills in English learning. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris Undiksha. 2025; 13(2): 156–64. https://doi.org/10.23887/jpbi.v13i2.92317
Arroba J, Acosta H. Authentic digital storytelling as alternative teaching strategy to develop speaking skills in EFL classes. LEARN Journal: Language Education and Acquisition Research Network. 2021; 14(1): 317–43. https://so04.tci-thaijo.org/index.php/LEARN/index
Wijayatiningsih TD, Mulyadi D, Budiastuti RE, Setiawan A, Sucipto AW, Izatunnajah H, et al. Belajar tanpa batas: Transformasi pembelajaran bahasa Inggris anak imigran melalui Mobile-Assisted Language Learning. Community Empowerment Journal. 2025; 3(4): 186–96. https://doi.org/10.61251/cej.v3i4.294
Budiastuti RE, Wijayatiningsih TD. Analysing communication strategies of YouTube video by students of English department in Unimus. Surakarta English and Literature Journal. 2019;2(1):29–37. https://doi.org/10.52429/selju.v7i1.46
Budiastuti RE, Wijayatiningsih TD. The application of strategic competition in EFL setting in transactional and interpersonal conversation class. In: English Language &Literature International Conference. 2022. p. 635–45. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/ELLIC/index
Partono P, Wardhani HN, Setyowati NI, Tsalitsa A, Putri Siti N. Strategi meningkatkan kompetensi 4C (critical thinking, creativity, communication, & collaborative). Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan. 2021 Apr 26;14(1):41–52. https://doi.org/10.21831/jpipfip.v14i1.35810
Su F, Zou D. Technology-enhanced collaborative language learning: theoretical foundations, technologies, and implications. Comput Assist Lang Learn. 2022;35(8):1754–88. https://doi.org/10.1080/09588221.2020.1831545
Anggeraini Y, Faridi A, Mujiyanto J. The teachers’ perception on digital literacy competences in EFL classroom. The Asian EFL Journal. 2019; 24(4.1): 5–12. http://www.asian-efl-journal.com
Mudra H. Digital literacy among young learners: How do EFL teachers and learners view its benefits and barriers? Teaching English with Technology. 2020; 20(3): 3–24. https://www.ceeol.com/search/article-detail?id=884300
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.













