Sosialisasi Pencegahan Penyakit Ginjal Kronik Pada Kelompok Remaja: Sebuah Kewaspadaan Dini Penyakit Ginjal

Penulis

  • Teresya Reaginta Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Muhammad Ardi Afriansyah Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Stalis Norma Ethica Prodi Magister Ilmu Laboratorium Klinis Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Agnes Rizka Widyana Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Muhammadiyah Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26714/jipmi.v1i4.56

Kata Kunci:

penyuluhan, penyakit gagal ginjal kronik, kelompok remaja

Abstrak

Latar belakang: Ginjal merupakan organ yang berfungsi menjaga komposisi darah, mengendalikan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh dan produksi hormon serta enzim yang mengendalikan tekanan darah. Deteksi dan pencegahan penyakit gagal ginjal kronis (PGK) penting dilakukan sejak dini karena PGK pada anak dan remaja dapat berdampak buruk bagi hidup kedepannya. Tujuan: Memberikan pengetahuan dan penyuluhan tentang penyebab dan pencegahan PGK kepada kelompok remaja. Metode: Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di Uluta Eco Sanctuary Kabupaten Deli Serdang yang diikuti oleh kelompok remaja Sadakata. Pre-test diberikan sebelum penyuluhan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi tentang pencegahan penyakit gagal ginjal kronik menggunakan media poster. Kegiatan diakhiri dengan pemberian pos-test kepada responden. Hasil: Seluruh anggota kelompok remaja Sadakata mendapatkan peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil pre-test dan pos-test dengan rata-rata nilai pos-test lebih tinggi dari nilai rata-rata pre-test peserta. Kesimpulan: Terjadi peningkatan pengetahuan tentang pencegahan penyakit gagal ginjal kronis pada kelompok remaja Sadakata.

Kata Kunci: kelompok remaja, penyakit gagal ginjal kronik, penyuluhan

__________________________________________________________________________________________

Abstract

Background: Kidneys are organs that function to maintain blood composition, control the body's fluid and electrolyte balance and the production of hormones and enzymes that control blood pressure. It is important to prevent and detect chronic kidney failure (CKD) early on because CKD in children can have a negative impact in adult life. Objective: To provide knowledge about the causes and prevention of CKD to youth group. Methods: Counseling activity was carried out at Uluta Eco Sanctuary, Deli Serdang district, which was attended by the Sadakata youth group. The pre-test was given before the counseling and then continued with the provision of material on the prevention of chronic kidney failure using poster media. The activity ended with giving post-test to the respondents. Results: All members of the Sadakata youth group got an increase in knowledge based on the results of the pre-test and post-test with the average post-test score higher than the average pre-test score of the participants. Conclusion: The knowledge of Sadakata youth group has increase.

Keywords: youth group, chronic kidney disease, counseling

Biografi Penulis

Teresya Reaginta, Prodi D4 Teknologi Laboratorium Medik, Universitas Muhammadiyah Semarang

Penulis pertama

Muhammad Ardi Afriansyah, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Semarang

Penulis korespondensi

Referensi

Kemenkes RI. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. Kementrian Kesehat RI 2018; 53: 1689–1699.

Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik. Waspada Penyakit Ginjal, Kenali Ciri dan Cara Pencegahan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2022, p. 1.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kenali Gangguan Ginjal Pada Anak. 2018.

Becherucci F, Roperto RM, Materassi M, et al. Chronic kidney disease in children. Clin Kidney J 2016; 9: 583–591.

Baum M. Overview of Chronic Kidney Disease in Children. NIH Public Access 2010; 22: 1–4.

Xiao N, Stolfi A, Malatesta-Muncher R, et al. Risk Behaviors in Teens with Chronic Kidney Disease: A Study from the Midwest Pediatric Nephrology Consortium. Int J Nephrol; 2019. Epub ahead of print 2019. DOI: 10.1155/2019/7828406.

Susilowati D. Promosi Kesehatan. Jakarta, 2016.

Anwar M. Filsafat Pendidikan. 1st ed. Jakarta: Kencana, 2017.

Nurmala I, Rahman F, Nugroho A, et al. Promosi Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press, 2018.

Guspita H. Efektivitas Promosi Kesehatan menggunakan Metode Ceramah tentang HIV/AIDS terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja di SMK Tritech Informatika dan SMK Namira Tech Nusantara Medan tahun 2016. J Ilman 2017; 5: 33–40.

Rikawati K, Sitinjak D. Peningkatan Keaktifan Belajar Siswa dengan Penggunaan Metode Ceramah Interaktif. J Educ Chem 2020; 2: 40.

Bany ZU, Sunnati, Darman W. Perbandingan Efektifitas Penyuluhan Metode Ceramah dan Demonstrasi Terhadap Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa SD. Cakradonya Dent J 2014; 6: 661–666.

Manalu P, Nehe H, Sitohang R, et al. Hubungan Media Pembelajaran dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Siswa Kelas VI SDN 094142 Dolok Marawa Kecamatan Silau Kahean Kabupaten Simalungun T.A 2020/2021. J Pendidik Reli; 3.

Subianto IB, Anto P, Akbar T. Perancangan Poster sebagai Media Edukasi Peserta Didik. J Desain 2018; 5: 215.

Chifdillah NA, Hazanah S. Perbedaan Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Audiovisual dan Media Visual Terhadap Pengetahuan Pengabdi Tentang Covid-19. Mahakam Midwifery J 2021; 6: 14–27.

Unduhan

Diterbitkan

2022-10-20

Cara Mengutip

1.
Reaginta T, Ardi Afriansyah M, Ethica SN, Widyana AR. Sosialisasi Pencegahan Penyakit Ginjal Kronik Pada Kelompok Remaja: Sebuah Kewaspadaan Dini Penyakit Ginjal. JIPMI [Internet]. 20 Oktober 2022 [dikutip 7 Desember 2022];1(4):1-4. Tersedia pada: https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/56

Terbitan

Bagian

Artikel Bidang Kesehatan