Peran Penting Suami Siaga Bagi Keluarga: Edukasi Di Kampung Yoka

Penulis

  • Sherly Novita Mamoribo Bagian Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Karel Batmanlussi Bagian AKK, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Septian Parhusip SSR Yapukepa Program Malaria GF-ATM PPM
  • Helmin Rumbiak Bagian Kesling-K3, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih
  • Katarina L. Tuturop Bagian Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.26714/jipmi.v1i4.60

Kata Kunci:

edukasi, kampung yoka, suami siaga

Abstrak

Latar Belakang: Permasalahan kesehatan reproduksi di masyarakat yang berkaitan dengan persalinan diantaranya adalah terlambat mengenal tanda dan bahaya, terlambat mengambil keputusan ke fasilitas pelayanan kesehatan, terlambat mendapatkan pelayanan di fasyankes,  terlalu muda melahirkan, terlalu sering melahirkan, terlalu dekat jarak kelahiran, dan terlalu tua melahirkan. Beberapa faktor yang menyebabkan persalinan berisiko tinggi adalah perdarahan, infeksi, keguguran, pre-eklampsia dan eklampsia. Masalah kehamilan yang sering dialami oleh ibu perlu diketahui oleh suami agar selalu mendampingi saat pemeriksaan kehamilan, persalinan hingga masa nifas. Tujuan: Sosialisasi indikator suami siaga dalam mendampingi istri sebagai upaya pengendalian kesehatan ibu dan anak. Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kampung Yoka, yang diikuti oleh bapak, ibu, kader posyandu dan tokoh perempuan. Pelaksanaan kegiatan di bulan Juli sampai September tahun 2022. Kegiatan diawali identifikasi masalah dan perencanaan kegiatan, lalu dilanjutkan pemberian edukasi dengan metode ceramah dan tanya jawab yang diperkuat dengan media leaflet. Tahap akhir kegiatan adalah melakukan kordinasi implementasi kegiatan Suami Siaga dengan Kepala Puskesmas, Sekretaris Kampung, Kepala Musrenbang, Ketua RT dan RW. Hasil: Hasil identifikasi masalah, masih ditemukan ibu hamil yang mengalami gangguan kehamilan dan ketidaktahuan suami sebagai ‘Suami Siaga’. Intervensi yang dilakukan adalah mengadakan sosialisasi ‘Suami Siaga’ yang berjalan lancar. Kesimpulan: Peran suami dalam mendampingi kehamilan dan persalinan istri adalah hal sangat penting untuk kesehatan ibu dan anak.

Kata Kunci : edukasi, kampung yoka, suami siaga

__________________________________________________________________________________________

Abstract

Background: Reproductive health problems in the community related to childbirth include being late in recognizing the signs and dangers, being late in making decisions about healthcare facilities, being late in getting services at the health facilities, too young to give birth, giving birth too often, too close to birth spacing, and too old. give birth to. Some of the factors that cause high-risk labor are bleeding, infection, miscarriage, pre-eclampsia, and eclampsia. Pregnancy problems that are often experienced by mothers need to be known by their husbands so that they always accompany them during pregnancy checks, childbirth, and the postpartum period. Objective: Socialization of indicators of husbands being alert in accompanying their wives as an effort to control maternal and child health. Methods: Service activities were carried out in Yoka Village, which was attended by fathers, mothers, posyandu cadres, and female leaders. The activity will be carried out from July to September 2022. The activity begins with problem identification and activity planning, then continues with the provision of education using lecture and question-and-answer methods reinforced by leaflet media. The final stage of the activity is to coordinate the implementation of the ‘suami siaga’ activity with the Head of the Puskesmas, the village secretary, the head of the musrenbang, the head of the RT, and RW. Results: The results of the identification of the problem, still found pregnant women who experienced pregnancy disorders and the husband's ignorance as ‘Suami Siaga’. The intervention carried out was holding a ‘Suami Siaga’ socialization which went smoothly. Conclusion: The husband's role in accompanying the wife's pregnancy and delivery is very important for the health of mothers and children.

Keywords: education, yoka village, suami siaga

Biografi Penulis

Sherly Novita Mamoribo, Bagian Promosi Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Cenderawasih

Penulis pertama, penulis korespondensi

Referensi

Idris U, K.Frank SA, Hindom RF, et al. Family planning (KB) practices and the impact on Papuan women reproductive health. Gac Sanit 2021; 35: S479–S482.

Susiana S. Angka Kematian Ibu: Faktor Penyebab dan Upaya Penanganannya. Info Singk 2019; 11: 13–18.

Kurniati A, Chen C-M, Efendi F, et al. SUAMI SIAGA: Male Engagement In Maternal Health In Indonesia. Health Policy Plan 2017; 32: 1203–1211.

Eniyati S, Santi RCN. Model Sistem Informasi K.I.A dan K.B pada Puskesmas dalam Usaha Peningkatan Manajemen Layanan Kesehatan Masyarakat. Dinamik 2014; 19: 24–33.

Sumawati NMR, Susila IMDP. Upaya Peningkatan Pengetahuan Melalui Penyuluhan Tentang Pentingnya Peran Suami Sebagai Fasilitator Dalam Persiapan Proses Persalinan. Axiolog J Pengabdi Kpd Masy 2021; 5: 30–34.

Asmujeni Muchtar, Isir M, Rumiatun D, et al. BUKU AJAR Kesehatan Ibu dan Anak. Jakarta: Badan PPSDM Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, 2015.

Adha S. Pedoman Program Pelayanan Kesehatan Ibu Maternal Dengan Pendekatan Keluarga Melalui Germas Peduli Gender (Pak Bamega) dalam Upaya Percepatan Penurunan Angka Kematian Ibu. Bandung: Penerbit Widina Bhakti Persada, https://repository.penerbitwidina.com/publications/356362/pedoman-program-pelayanan-kesehatan-ibu-maternal-dengan-pendekatan-keluarga-mela (2022).

Yusriani Y, Mukharrim MS, Ahri RA. Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Melalui Peran Keluarga. J Ilm Kesehat 2019; 18: 49–58.

Kemenkes RI. Desa Siaga. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, https://promkes.kemkes.go.id/desa-siaga (2018, accessed 15 October 2022).

BKKBN. Profil Kampung Yoka. Portal BKKBN, https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/8626/kampung-yoka (2017, accessed 10 October 2022).

Sulaiman L, Pratiwi DR, Natalia O. Peningkatan Kepedulian Suami untuk Memperhatikan Kesehatan dan Keselamatan Isteri Saat Hamil dan Melahirkan di Desa Bilebante Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah. Locus Abdimas 2022; 1: 17–23.

Puspitasari D. Faktor–faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Tempat Persalinan di Desa Siaga Wilayah Puskesmas Kaliangkrik Kabupaten Magelang. J Kebidanan Harapan Ibu Pekalongan 2019; 5: 189–201.

Izzati R, Fitriani E. Pengetahuan Suami Mengenai Suami Siaga. Cult Soc J Anthropol Res 2021; 3: 14–24.

Asyura MMAZ, Mayhana SC, Wijaya IR, et al. Paternal Involvement in Maternal Healthcare: A Systematic Review of Suami SIAGA in Rural Indonesia. UMY Grace Proc; 1.

Maisarah M, Fakhrurrazi F, Kasim FM. Strategi Keluarga Miskin Dalam Mempersiapkan Biaya Persalinan. J Sosiol Dialekt Sos 2021; 7: 138–152.

Murniati M, Nyorong M, Suroyo RB. Faktor yang Memengaruhi Suami Siaga Pada Masa Kehamilan di Poskesdes Keude Aceh Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. J Healthc Technol Med 2022; 8: 1183–1192.

Alwi MK, Yusriani Y, Asrina A. Pemberdayaan Kelompok Suami Desa Lagaruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Sebagai Upaya Pencegahan Kematian Ibu Melalui Inovasi Program Tetta Siaga (TESI). J Train Community Serv Adpertisi; 2.

Unduhan

Diterbitkan

2022-10-29

Cara Mengutip

1.
Mamoribo SN, Batmanlussi K, Parhusip S, Rumbiak H, Tuturop KL. Peran Penting Suami Siaga Bagi Keluarga: Edukasi Di Kampung Yoka. JIPMI [Internet]. 29 Oktober 2022 [dikutip 7 Desember 2022];1(4):33-6. Tersedia pada: https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/60

Terbitan

Bagian

Artikel Bidang Kesehatan