Edukasi Pada Lansia Yang Mengalami Kehilangan Gigi Sebagai Antisipasi Adanya Potensi Gangguan Personal

Penulis

  • Aini Ulin Na'mah Program Studi S1 Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Didik Sumanto Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Dika Agung Bakhtiar Program Studi S1 Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Sari Lukita Program Studi S1 Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26714/jipmi.v1i4.50

Kata Kunci:

edukasi, lansia, kehilangan gigi, gangguan personal

Abstrak

Latar Belakang: Gigi merupakan bagian tubuh dalam mulut yang memiliki peran penting dalam proses bicara, pengunyahan, dan estetika. Kehilangan gigi berdampak pada kesehatan individu secara keseluruhan. Untuk mengembalikan fungsi tersebut dapat dilakukan dengan pemakaian gigi tiruan. Pengambilan keputusan untuk menggunakan atau tidak menggunakan gigi tiruan dipengaruhi oleh faktor yang berkaitan dengan penggunaan gigi tiruan. Tujuan: Untuk mengedukasi lansia yang mengalami kehilangan gigi sebagai antisipasi adanya potensi gangguan personal. Metode: Kegiatan pengabdian dimulai dengan melakukan advokasi terhadap tokoh masyarakat, dilanjutkan kunjungan rumah untuk melakukan observasi dan wawancara terhadap subyek. Hasil: Responden didominasi kelompok usia 70 tahun keatas dengan jenis kelamin perempuan. Tingkat pendidikan mayoritas adalah lulusan SLTP dengan pekerjaan utama sebagai petani. Seluruh responden mengalami kehilangan gigi, dengan gangguan pengunyahan (74,3%), gangguan bicara (27,1%) dan gangguan penampilan (44,3%). Kesimpulan: ada hubungan jumlah gigi yang hilang, penghasilan keluarga, dukungan keluarga, dukungan lingkungan dengan penggunaan gigi tiruan pada lansia pada lansia di Desa Pasuruhan Kabupaten Kudus dan tidak ada hubungan adanya ganguan pengunyahan, gangguan bicara, gangguan penampilan, keberadaan pelayanan perawatan gigi dengan penggunaan gigi tiruan pada lansia di Desa Pasuruhan Kabupaten Kudus.

Kata Kunci : edukasi, lansia, kehilangan gigi, gangguan personal

___________________________________________________________________________________________

Abstract

Background: Teeth are the body parts in the mouth that have an important role in speech, mastication, and aesthetic processes. Tooth loss has an impact on the overall health of the individual. Restoring such a function can be done by wearing dentures. The decision to use or not to use dentures is influenced by factors related to the use of dentures. Objective: To educate the elderly who have lost their teeth in anticipation of potential personal disorders. Method: Service activities begin with advocacy for community leaders, followed by home visits to conduct observations and interviews on subjects. Result: Respondents were dominated by the age group of 70 years and above with the female sex. The majority of education levels are junior high school graduates with the main job as farmers. All respondents experienced tooth loss, with masticatory disorders (74.3%), speech disorders (27.1%), and appearance disorders (44.3%). Conclusion: There is a relationship between the number of missing teeth, family income, family support, and environmental support with the use of dentures in the elderly in Pasuruhan Village, Kudus Regency and there is no relationship between the problem of chewing, speech disorders, appearance disorders, the existence of dental care services with the use of dentures in the elderly in Pasuruhan Village, Kudus Regency.

Keywords: education, elderly, tooth loss, personal disorders

Biografi Penulis

Aini Ulin Na'mah, Program Studi S1 Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Semarang

Penulis pertama, penulis korespondensi

Referensi

Badan Pusat Statistik. Statistik Penduduk Lansia 2021, https://www.bps.go.id/publication/2021/12/21/c3fd9f27372f6ddcf7462006/statistik-penduduk-lanjut-usia-2021.html (2021).

Hurlock EB. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Airlangga, from: https://opac.perpusnas.go.id (1999).

Dewi NKDC, Sudirman PL, Wirawan IMA. Faktor-Faktor Sosiodemografi yang Mempengaruhi Terjadinya Kehilangan Gigi pada Lansia di Desa Penatahan Penebel Tabanan. Bali Dent J 2018; 2: 77–81.

Aydin Y, Gundogdu M, Altuntas B, et al. An Important Risk Factor for Esophageal Foreign Bodies in Adults: Removable Dental Prostheses. Indian J Thorac Cardiovasc Surg 2017; 33: 1–5.

Nallaswamy D. Textbook of Prosthodontics. 2nd ed. India: JP Medical Ltd, https://www.jaypeedigital.com (2017).

Kemenkes RI. Laporan Provinsi Jawa Tengah Riskesdas 2018. Kementerian Kesehatan RI. Available from: http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id. Epub ahead of print 2018. DOI: http://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/lpb/article/view/3641.

Simbolon BH. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Gigi Tiruan pada Lansia. J Ilm Keperawatan Sai Betik 2017; 11: 344–351.

Kaida DC, Mintjelungan CN, Wicaksono DA. Gambaran Perilaku Masyarakat dan Keputusan Tidak Menggunakan Gigi Tiruan Lepasan. e-Gigi; 9. Epub ahead of print 2021. DOI: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/view/32367.

Natassa J, Gumayesty Y, Raviola R. Gambaran Motivasi Intrinsik Dan Ekstrinsik Masyarakat Dalam Pemakaian Gigi Tiruan Di Desa Muara Bahan Kabupaten Kuantan Singingi. J Keperawatan Abdurrab 2021; 4: 15–23.

Prabhu N, Kumar S, Souza MD, et al. Partial edentulousness in s rural population based on Kennedy’s classification: An epidemiological study. J Prosthodont 2009; 18–23.

Pioh C, Siagian KV, Tendean L. Hubungan antara Jumlah Kehilangan Gigi dengan Status Gizi pada Lansia di Desa Kolongan Atas II Kecamatan Sonder. e-Gigi; 6. Epub ahead of print 2018. DOI: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/egigi/article/view/21425.

Badan Pusat Statistik. BPS-Statistik Indonesia, https://www.bps.go.id/publication/2020/04/29/e9011b3155d45d70823c141f/statistik-indonesia-2020.html (2020).

Khoman JA, Mariati NW, Siagian ED. Profil pemakaian gigi tiruan lepasan berbasis akrilik pada masyarakat Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang. J Biomedik; 4. Epub ahead of print 2012. DOI: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/biomedik/article/view/751.

Murniwati M. Gambaran Jumlah Kehilangan Gigi Molar Permanen pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. B-Dent J Kedokt Gigi Univ Baiturrahmah 2016; 3: 123–130.

Primanita H. Faktor-faktor yang berhubungan dengan status Imunisasi Tetanus Toksoid (TT) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Mancak Kabupaten Serang Banten 2009. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/1901 (2009).

Unduhan

Diterbitkan

2022-10-26

Cara Mengutip

1.
Ulin Na’mah A, Sumanto D, Agung Bakhtiar D, Lukita S. Edukasi Pada Lansia Yang Mengalami Kehilangan Gigi Sebagai Antisipasi Adanya Potensi Gangguan Personal. JIPMI [Internet]. 26 Oktober 2022 [dikutip 7 Desember 2022];1(4):13-7. Tersedia pada: https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/50

Terbitan

Bagian

Artikel Bidang Kesehatan