Skrining dan Edukasi Penyakit Menular sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Kota Sabang

Penulis

  • Winda Yulia Departemen Mikrobiologi, Program Studi Magister Kedokteran Tropis, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
  • Harapan Harapan Departemen Mikrobiologi, Program Studi Magister Kedokteran Tropis, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
  • Muhsin Muhsin Departemen Parasitologi, Program Studi Magister Kedokteran Tropis, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
  • T Maulana Departemen Parasitologi, Program Studi Magister Kedokteran Tropis, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
  • Iflan Nauval Departemen Gizi, Program Studi Gizi klinis, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
  • Mulkan Azhari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, Program Studi Magister Kedokteran Tropis, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala

Kata Kunci:

edukasi, hepatitis, HIV, malaria, sabang, skrining kesehatan

Abstrak

Latar belakang: Kota Sabang berada di ujung barat Indonesia yang sering dikunjungi wisatawan sehingga memiliki potensi resiko penularan penyakit infeksi menular seperti HIV dan Hepatitis B. Selain itu, Sabang pernah menjadi daerah endemis Malaria karena merupakan daerah tropis dengan area geografis yang mendukung perkembangbiakan nyamuk. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat di Kota Sabang dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan edukasi dengan meningkatkan pemahaman terhadap pencegahan penyakit infeksi menular di Kota Sabang. Metode: Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah penyuluhan interaktif, dan melakukan skrining HIV, hepatitis B, dan malaria. Hasil: Peserta yang hadir terdiri dari Masyarakat Kota Sabang, Dinkes, IDI, dan Bayangkari Kota Sabang. Kegiatan skrining berhasil mengidentifikasi beberapa individu yang berisiko atau memiliki indikasi awal penyakit. Dari 41 orang yang menjalani pemeriksaan darah, seluruhnya menunjukkan hasil negatif untuk HIV dan hepatitis, sedangkan 1 orang terdeteksi positif malaria. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa program skrining dan edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan kesadaran dan deteksi dini penyakit menular di masyarakat. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Kata kunci: edukasi, hepatitis, HIV, malaria, sabang, skrining kesehatan

____________________________________________________________________

Abstract

Background: Sabang, Indonesia's westernmost island, is a popular tourist destination with substantial population mobility, which may increase the risk of transmission of infectious diseases, including human immunodeficiency virus (HIV), hepatitis B, and malaria. In addition, Sabang has historically been a malaria-endemic area because its tropical climate and environmental characteristics provide favorable conditions for mosquito breeding. Community-based health promotion and early disease screening are therefore essential to strengthen infectious disease prevention and control. Objective: This community service program aimed to improve community awareness of infectious disease prevention through health education and screening for HIV, hepatitis B, and malaria. Method: A community-based intervention was conducted using interactive health education sessions followed by voluntary screening for HIV, hepatitis B, and malaria. The educational component focused on disease transmission, prevention strategies, and the importance of early detection. Screening outcomes were analyzed descriptively. Result: The program involved community members, representatives of the Sabang Health Office, the Indonesian Medical Association (IDI), and the Sabang Police Wives' Association. Among the 41 participants who underwent blood screening, all tested negative for HIV and hepatitis B, whereas one participant tested positive for malaria. The educational sessions also enhanced participants' awareness of infectious disease prevention and the importance of early health screening. Conclusion: Community-based health education combined with infectious disease screening is a feasible approach for improving public awareness and supporting the early detection of infectious diseases. Regular implementation of similar programs may strengthen promotive and preventive public health efforts, particularly in areas with high population mobility and a history of endemic infectious diseases.

Keywords: education, health screening, hepatitis, HIV, malaria, sabang

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Winda Yulia, Departemen Mikrobiologi, Program Studi Magister Kedokteran Tropis, Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala

Penulis pertama, penulis korespondensi

Referensi

Satria R A, Tjahjono B, Sulistyantara B. Strategi Pengembangan Kawasan Ekowisata Bahari Kota Sabang Provinsi Aceh. Bappenas Working Papers. 2025; 8(2): 285–312. https://doi:10.47266/bwp.v8i2.397.

Suminar E, Fitrianur WL, Widiyawati W, Fatkhiyah DN, Nava D. Sosialisasi Tindakan Preventif HIV/AIDS Pada Remaja di SMP Muhhamadiyah 4 Gresik. Jurnal Pengabdian Kesehatan. 2023; 6(2): 88–94. http://jpk.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id.

Darwis A, Murahman I, Zahrina Z. Studi Case Control : Hubungan Jenis Kelamin dengan Kejadian HIV di Aceh Tahun 2024. GALENICAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh. 2025; 4(2): 140-146. https://ojs.unimal.ac.id/galenical/article/view/24132.

Reza Kurnia, Nada Nur Kamaria, Muhammad Haikal, Kurniati, Fiska Amelia. Peran Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh dalam Kesling terhadap Penyakit HIV di Kota Banda Aceh. Cagor: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora. 2025 Aug 15;2(3):516–23. https://doi:10.62710/58q16779.

DPR Kota Banda Aceh. Kasus HIV/AIDS di Banda Aceh Meningkat. 2025. https://dprk.bandaacehkota.go.id/berita/kasus-hiv-aids-di-banda-aceh-meningkat/.

Dinas Kesehatan Pemerintah Aceh. Dinkes Catat Kasus HIV Meningkat di Kalangan Remaja. 2025. https://dinkes.acehprov.go.id/detailpost/dinkes-catat-kasus-hiv-meningkat-di-kalangan-remaja.

Mualana T, Elvin SD, Sufri S. Kontribusi Faktor Determinan Lingkungan terhadap Prevalensi Kasus Malaria di Kota Sabang, Provinsi Aceh. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjar Negara. 2022; 87–102. https://doi:10.22435/blb.v18i1.5966.

Sitorus DS, Desiani A. Hepatitis Disease Diagnosis Expert System Using Certainty Factor Method. Jamastika. 2024; 3(1): 212-19. https://doi.org/10.35473/jamastika.v3i1.3064.

Sofia S, Sungkar AN. Faktor Risiko Sanitasi Lingkungan dan Strategi Pencegahan Terhadap Kejadian Hepatitis: Suatu Kajian Sistematik. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 2025; 24(2): 218–26. https://doi:10.14710/jkli.71513.

Berita RRI Banda Aceh. Kasus Hepatitis Aceh Terus Meningkat: Ini Penjelasan Dokter. 2025. https://rri.co.id/banda-aceh/kesehatan/1703738/kasus-hepatitis-aceh-terus-meningkat-ini-penjelasan-dokter.

Prasetya A. Kasus Hepatitis di Kota Sabang Rendah, Dinkes: Warga Jangan Terlena dan Tetap Harus Waspada. Serambinews.com. 2025; 1–2. https://aceh.tribunnews.com/2024/07/30/kasus-hepatitis-di-kota-sabang-rendah-dinkes-warga-jangan-terlena-dan-tetap-harus-waspada.

Sri Wahyuni E, Nurwati I. Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang HIV/AIDS Melalui Program Edukasi Kesehatan Di Solo. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUPE). 2024; 1(7): 18–21. https://jurnal.naiwabestscience.my.id/index.php/jupe/.

Salsabilla N, Agesti R. Review Literatur: Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pemahaman Masyarakat Tentang HIV/AIDS. Metora Medical Journal Awatara. 2026; 4(1): 264-270. https://doi.org/10.61434/mejora.v4i1.285.

Sheff SE, Boudewyns V, Taylor JC, Getachew-Smith H, Bhushan NL, Uhrig JD. Comprehensive Communication for a Syndemic Approach to HIV Care: A Framework for Enhancing Health Communication Messages for People Living with HIV. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2025; 22(8): 1231. https://doi.org/10.3390/ijerph22081231.

World Health Organization (WHO). HIV and AIDS. 2025; 1–6. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hiv-aids.

Afriadi A, Suroyo RB, Harahap J. Evaluasi Pelaksanaan Program Eliminasi Malaria Di Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2018. Jurnal Keperawatan Priority. 2020; 3(1): 1-12. https://doi.org/10.34012/jukep.v3i1.757.

Eshraghian EA, Ferdos SN, Mehta SR. The Impact of Human Mobility on Regional and Global Efforts to Control HIV Transmission. Viruses. 2020; 12(1):67. https://doi.org/10.3390/v12010067.

Perez-Molina JA, Crespillo-Andújar C, Moreno S, Serrano-Villar S, López-Vélez R. Travelling with HIV in the XXI century: Case report and narrative review. Travel Med Infect Dis. 2020; 38: 101921. https://doi.org/10.1016/j.tmaid.2020.101921.

Joseph Davey DL, Shull HI, Billings JD, Wang D, Adachi K, Klausner JD. Prevalence of Curable Sexually Transmitted Infections in Pregnant Women in Low- and Middle-Income Countries From 2010 to 2015: A Systematic Review. Sex Transm Dis. 2016; 43(7). https://journals.lww.com/stdjournal/fulltext/2016/07000/prevalence_of_curable_sexually_transmitted.11.aspx.

UNWTO. International tourist arrivals 2019. World Tourism Barometer. 2020; 18(1): 1–5. https://www.unwto.org/world-tourism-barometer-n18-january-2020.

Truong HHM, Chen YH, Grasso M, Robertson T, Tao L, Fatch R, et al. HIV serodisclosure and sexual behavior during international travel. Sex Transm Dis. 2016; 43(7): 459–64. https://doi.org/10.1097/OLQ.0000000000000464

Aeni N, Yuhandini DS. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Dan Metode Demonstrasi Terhadap Pengetahuan SADARI. Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan. 2018; 6(2): 162. https://doi:10.33366/cr.v6i2.929.

UNAIDS. World Health Organization. Consolidated guidelines on HIV prevention, testing, treatment, service delivery and monitoring. Geneva: WHO. 2025. https://www.unaids.org/en/resources/fact-sheet.

Consolidated guidelines on HIV prevention, testing, treatment, service delivery and monitoring : recommendations for a public health approach. World Health Organization; 2021. 1–519 p. https://www.who.int/publications/i/item/9789240031593.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Cara Mengutip

1.
Yulia W, Harapan H, Muhsin M, Maulana T, Nauval I, Azhari M. Skrining dan Edukasi Penyakit Menular sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat di Kota Sabang. JIPMI [Internet]. 31 Juli 2026 [dikutip 9 Agustus 2026];5(3):122-7. Tersedia pada: https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/1102

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama