Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan Lele melalui Inovasi Pakan

Penulis

  • Wahyu Imam Santoso Program Studi Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Ali Khamdi Program Studi Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Nur Muttaqien Zuhri Program Studi Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Nurul Puspita Program Studi Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Nun Maulida Suci Ayomi Program Studi Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Hardiwinoto Hardiwinoto Program Studi Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Semaramg
  • Muhammad Yusuf Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Muhammadiyah Semarang

Kata Kunci:

budidaya ikan lele, efisiensi produksi, ikan rucah, minapolitan, pakan alternatif

Abstrak

Latar belakang: Biaya pakan merupakan salah satu komponen terbesar dalam produksi budidaya ikan lele dan dapat membatasi keberlanjutan usaha pembudidaya skala rumah tangga. Pemanfaatan bahan pakan lokal yang tersedia di lingkungan sekitar berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial sekaligus meningkatkan efisiensi produksi. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya ikan lele melalui penerapan pakan alternatif berbasis ikan rucah di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. Metode: Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, praktik pembuatan pakan, aplikasi langsung pada budidaya lele, dan pendampingan. Intervensi meliputi pemanfaatan ikan rucah sebagai sumber protein lokal, formulasi dan pembuatan pakan secara mandiri, serta penambahan enzim fitase untuk meningkatkan pemanfaatan nutrien. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta terhadap bahan baku, formulasi, kandungan nutrisi, dan proses produksi pakan. Hasil: Pelatihan meningkatkan pemahaman peserta pada seluruh indikator yang dievaluasi. Rata-rata tingkat pemahaman meningkat dari 44% sebelum pelatihan menjadi 87% setelah pelatihan, dengan peningkatan sebesar 43 poin persentase. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pengetahuan formulasi pakan, yaitu 45 poin persentase, diikuti pengetahuan proses produksi pakan 44 poin persentase, pengetahuan bahan baku pakan alternatif 42 poin persentase, dan pengetahuan kandungan nutrisi pakan 41 poin persentase. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan efektif dalam meningkatkan kapasitas peserta dalam pengelolaan pakan alternatif. Kesimpulan: Penerapan inovasi pakan berbasis ikan rucah yang dipadukan dengan formulasi pakan dan suplementasi enzim fitase dapat menjadi strategi pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas pembudidaya dalam menghasilkan pakan secara mandiri. Pendekatan partisipatif ini berpotensi mendukung efisiensi dan keberlanjutan usaha budidaya lele serta pengembangan kawasan minapolitan berbasis budidaya air tawar.

Kata kunci: budidaya ikan lele, efisiensi produksi, ikan rucah, minapolitan, pakan alternatif, pemberdayaan masyarakat

_____________________________________________________________

Abstract

Background: High feed costs remain a major constraint to the sustainability of small-scale catfish farming. Utilizing locally available resources as alternative feed ingredients may reduce dependence on commercial feed while improving production efficiency. Objective: This community-based intervention aimed to strengthen farmers’ capacity to formulate and produce trash-fish-based alternative feed to support more efficient catfish production in Tambaksari Village, Rowosari District, Kendal Regency, Indonesia. Method: A participatory approach was implemented through structured training, hands-on feed formulation and production, application in catfish farming, and follow-up assistance. The intervention focused on utilizing trash fish as a locally available protein source and incorporating phytase supplementation to improve nutrient utilization. Intervention effectiveness was assessed using pre- and post-tests measuring participants’ understanding of alternative feed ingredients, formulation, nutritional composition, and feed production processes. Result: Participants’ overall knowledge increased from 44% at baseline to 87% following the intervention, representing a 43-percentage-point improvement. The greatest gain was observed in feed formulation knowledge (45 percentage points), followed by feed production processes (44 points), alternative feed ingredients (42 points), and nutritional composition (41 points). Conclusion: The participatory combination of training, hands-on practice, and follow-up assistance effectively strengthened farmers’ capacity to produce trash-fish-based alternative feed. This approach offers a feasible community empowerment strategy for improving feed self-sufficiency and production efficiency while supporting the sustainability of small-scale catfish farming and the development of freshwater aquaculture-based minapolitan areas.

Keywords: alternative feed, catfish farming, community empowerment, minapolitan, production efficiency, trash fish

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Wahyu Imam Santoso, Program Studi Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Semarang

Penulis pertama, penulis korespondensi

Referensi

Mashur D, Azhari FM, Zahira P. Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Pasaman. Jurnal Niara. 2020;13(1):172-179. https://doi.org/10.31849/niara.v13i1.3969.

Simangunsong T, Saselah JT, Harvinda Y, Mose NI, Sa'adah R, Sugianto NI. Manajemen dan teknik budidaya perairan. Get Press Indonesia; 2025.

Robin, Supendi A, Suherman MT. Integrasi budidaya perikanan dan konservasi: pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan komunitas pemancing tradisional di Sukabumi. Jurnal Masyarakat Mandiri. 2026;10(1):846-865. https://doi.org/10.31764/jmm.v10i1.36232.

Tacon AGJ, Metian M. Feed matters: satisfying the feed demand of aquaculture. Rev Fish Sci Aquac. 2015;23(1):1-10. https://doi.org/10.1080/23308249.2014.987209.

Simatupang TMK, Elfitasari T, Susilowati T. Analisa kelayakan usaha budidaya ikan lele (Clarias sp) di Pokdakan Sido Makmur Desa Tambaksari Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. J Aquac Manag Technol. 2017;6(4):236-241.

Sari DN, Riyadi A. Pemberdayaan masyarakat melalui home industry pindang tongkol di Desa Tambaksari Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal. J SOLMA. 2023;12(3):1459-1469. https://doi.org/10.22236/solma.v12i3.12606.

Sahar RA, Fitrawati R, Arsyad MA, Umar K, Agus MNA, Ikram. Pemanfaatan limbah ikan menjadi pakan bernutrisi tinggi solusi inovatif dalam sektor perikanan di Kabupaten Kepulauan Selayar. J Ilm Wahana Laut Lestari. 2024;2(1):1-7. https://doi.org/10.33096/jiwall.v2i1.480.

Cardoso V, Oedjoe MDR, Dahoklory N. Pemanfaatan bahan baku lokal sebagai pakan dalam budidaya ikan bandeng (Chanos chanos, Forsskal). J Aquatik. 2020;3(2):9-21. https://doi.org/10.35508/aquatik.v3i2.3126.

Prasetiyono E, Syaputra D. Diseminasi teknologi pembuatan pakan ikan berbasis bahan baku lokal dan teknologi aplikatif sederhana sebagai upaya meningkatkan keuntungan bagi pembudidaya ikan di Desa Tua Tunu, Kota Pangkalpinang. J Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung. 2016;3(2):26-32. https://doi.org/10.33019/jpu.v3i2.152.

Adelina A, Pamukas NA, Mulyadi, Siagian DR, Sari MR. Aplikasi penggunaan probiotik pada media budidaya dan pakan untuk mempercepat pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus) di Desa Pematang, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. J Rural Urban Community Empowerment. 2023;5(1):51-60. https://doi.org/10.31258/unricsce.5.51-60.

Asriyanti IN, Hutabarat J, Herawati VE. Pengaruh penggunaan tepung Lemna sp. terfermentasi pada pakan buatan terhadap tingkat pemanfaatan pakan, pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). e-J Rekayasa Teknol Budid Perairan. 2018;7(1):783-798.

Handajani H. Optimalisasi substitusi tepung Azolla terfermentasi pada pakan ikan untuk meningkatkan produktivitas ikan nila gift. J Teknik Industri. 2011;12(2):177-181. https://doi.org/10.22219/jtiumm.vol12.no2.177-181.

The Effect of Addition of Phytase Enzymes in Artificial Feed on Feed Efficiency and Growth of Barramundi (Lates calcarifer, Bloch). Jur. Intek Akuakultur. 2019;3(2):11-2. https://doi.org/10.31629/intek.v3i2.1338.

Arief M, Fitriani N, Subekti S. Pengaruh pemberian probiotik berbeda pada pakan komersial terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan lele sangkuriang (Clarias sp.). J Ilm Perikan Kelaut. 2014;6(1):49-54. https://doi.org/10.20473/jipk.v6i1.11381.

Rachmawati D, Riyadi PH, Kurohman F, Fauzi A. Penerapan teknologi suplementasi enzim fitase dalam pakan ikan untuk peningkatan produksi budidaya lele upaya mendukung ketahanan pangan Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal. J Abdi Insani. 2025;12(7):3231-3239. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v12i7.2693.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Cara Mengutip

1.
Santoso WI, Khamdi A, Zuhri NM, Puspita N, Ayomi NMS, Hardiwinoto H, Yusuf M. Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan Lele melalui Inovasi Pakan. JIPMI [Internet]. 31 Juli 2026 [dikutip 3 September 2026];5(3):167-71. Tersedia pada: https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/1096

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama