Gerakan Pilah Sampah dari Rumah: Edukasi Kompos dan Pengelolaan Sampah Organik menuju Gaya Hidup Berkelanjutan

Penulis

  • Fitria Fatichatul Hidayah Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Humaniora, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Eko Yuliyanto Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Humaniora, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Aqlia Saharani Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Humaniora, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Diah Damayanti Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Humaniora, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Saif Revalindo Mirza Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Humaniora, Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Achmad Ridlwan Akmal Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Humaniora, Universitas Muhammadiyah Semarang

Kata Kunci:

edukasi, gerakan, kompos, pilah sampah, sampah domestik

Abstrak

Latar belakang: Timbunan sampah rumah tangga di lingkungan permukiman semakin meningkat. Keberadaan sampah yang menumpuk tanpa pengelolaan yang baik dapat menimbulkan dampak buruk berkaitan dengan kesehatan dan kebersihan lingkungan. Di sisi lain, masyarakat belum memiliki kesadaran dan keterampilan yang cukup dalam mengelola sampah rumah tangga. Tujuan: Untuk mengetahui opini terkait gaya hidup berkelanjutan dan meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos sebagai bagian dari penerapan gaya hidup berkelanjutan. Metode: Kegiatan dilaksanakan di RT 06 RW 05 Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dengan melibatkan 19 partisipan. Bentuk kegiatan meliputi sosialisasi, ceramah, demonstrasi, dan pendampingan langsung. Instrumen pengukuran menggunakan kuesioner tentang eksplorasi harapan dan kenyataan gaya hidup berkelanjutan. Teknik pre-test dan post-test dilakukan dalam pengambilan data. Analisis data menggunakan nilai N-Gain. Hasil: Opini eksplorasi harapan dan kenyataan terkait gaya hidup berkelanjutan  pada kategori environmental domain (lingkungan) dengan harapan  57,2% dan kenyataan 56,2%. Kategori social domain (sosial) memperoleh skor harapan 67,2% dan kenyataan 56,2%. Sementara pada kategori economic domain (ekonomi) diperoleh skor harapan 70,4% dan kenyataan 57,4%. Diperoleh peningkatan pengetahuan dengan nilai N-Gain rata-rata 0,86 (kategori tinggi). Persentase partisipan dengan pengetahuan kategori “tinggi” meningkat dari 36,8% (pre-test) menjadi 89,4% (post-test). Kesimpulan: Domain menunjukkan nilai harapan masyarakat lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi nyata yang mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan edukasi dapat meningkatkan pengetahuan dan praktik pembuatan kompos.

Kata kunci: edukasi, gerakan, kompos,  pilah sampah, sampah domestik

______________________________________________________________________

Abstract

Background: Household waste accumulation in residential areas continues to increase. Improperly managed waste can negatively affect public health and environmental cleanliness. However, community awareness and skills regarding household waste management remain limited. Objective: To explore community perceptions regarding sustainable lifestyles and to improve knowledge of processing organic waste into compost as part of sustainable lifestyle implementation. Method: The activity was conducted in RT 06 RW 05, Sendangmulyo Village, Tembalang Sub District, Semarang City, involving 19 participants. The activities consisted of socialization, lectures, demonstrations, and direct assistance. Data were collected using questionnaires designed to explore participants’ expectations and realities related to sustainable lifestyles. Pre-test and post-test methods were applied to measure changes in knowledge, while data analysis was performed using the N-Gain score. Result: The findings regarding expectations and realities of sustainable lifestyles showed that, in the environmental domain, the expectation score was 57.2% and the reality score was 56.2%. In the social domain, the expectation score reached 67.2%, while the reality score was 56.2%. In the economic domain, the expectation score was 70.4%, whereas the reality score was 57.4%. Participants’ knowledge increased, as indicated by an average N-Gain score of 0.86, categorized as high. The proportion of participants with “high” knowledge levels increased from 36.8% during the pre-test to 89.4% during the post-test. Conclusion: The findings indicate that community expectations regarding sustainable lifestyles are higher than the actual conditions experienced in daily life. Educational activities were effective in improving participants’ knowledge and practices related to composting.

Keywords: education, movement, composting, waste sorting, domestic waste

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Christine M, Aulia Y, Setiawan B, et al. Tata Kelola Sampah Dalam Perspektif Lokal: Analisis Penumpukan Sampah Dan Perspektif Mahasiswa Sebagai Indikator Kesadaran Publik. 2025.

Andani NEP. Isu Lingkungan di Indonesia : Telaah dari Eksploitasi, Degradasi, dan Upaya Konservasi. 2025. https://www.researchgate.net/publication/391234723_ISU_LINGKUNGAN_DI_INDONESIA_TELAAH_DARI_EKSPLOITASI_DEGRADASI_DAN_UPAYA_KONSERVASI.

Santoso MRD, Rosyidah E, Sumiyarsono E. Peningkatan Kapasitas TPA Melalui Proyeksi Timbulan Sampah dan Pertumbuhan Penduduk. Nusant Technol Eng Rev 2024; 2: 64–73. https://doi.org/10.55732/nter.v2i2.1478.

Sholihah KKA, Hariyanto B. Kajian Tentang Pengelolaan Sampah di Indonesia. Swara Bhumi 2020; 3: 1–9. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/swara-bhumi/article/view/35038.

Kementerian Lingkungan Hidup. Statistik Pengelolaan Sampah. 2025. https://sampahnasional.kemenlh.go.id/.

Setyawan B. Pentingnya Meningkatkan Resiliensi Remaja dalam Mewujudkan Indonesia Emas Tahun 2045. Proc Ser Educ Stud. 2025. https://conference.um.ac.id/index.php/pses/article/view/10213.

Wahdah R, Diena NNF, Nindhiani FJ, et al. Pengomposan Menggunakan Metode Ember Tumpuk sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Domestik Rumah Tangga di Era Sustainable Living. J Pengabdi ILUNG (Inovasi Lahan Basah Unggul) 2025; 4: 297–306. https://doi.org/10.20527/ilung.v4i4.14975.

Afriyani H, Herasari D, Rilyanti M. Sampah Organik Rumah Tangga untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan di Desa Bogorejo , Gedong Tataan. J Pengabdi Kpd Masy Buguh 2025; 5: 65–70. https://jurnalbuguh.unila.ac.id/index.php/buguh/article/view/2769.

Destiasari A, Sumiyati S, Istirokhatun T. Review Metode Kompos Aerob: Windrow, Takakura dan Composter Bag. J Ilmu Lingkung 2024; 22: 355–364. https://doi.org/10.14710/jil.22.2.355-364.

Rosmala A, Mirantika D, Rabbani W. Takakura Sebagai Solusi Penanganan Sampah Organik Rumah Tangga. Abdimas Galuh J Pengabdi Kpd Masy 2020; 2: 165–174. http://dx.doi.org/10.25157/ag.v2i2.4088.

Mauliyana A, Faradita IEF, Yulianti SY. Pengolahan Sampah Rumah Tangga: Organik dan Non organik melalui Ecobrick dan Takakura Solusi Sederhana dari Rumah untuk Bumi yang Lebih Bersih. Pengabdi Kesehat Pesisir dan Pertamb 2025; 2: 68–73. https://doi.org/10.54883/zsfd9d60.

Suroyo S, Kurniawan B, Anastasya A, et al. Pemanfaatan Lubang Resapan Biopori Sebagai Solusi Alternatif untuk Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Desa Pulau Kecil. J Abdimas Indones 2024; 4: 1522–1529. https://doi.org/10.53769/jai.v4i3.970.

Arifin Z, Tjahjana DDDP, Rachmanto RA, et al. Penerapan Teknologi Biopori untuk Meningkatkan Ketersedian Air Tanah serta Mengurangi Sampah Organik di Desa Puron Sukoharjo. Semar J Ilmu Pengetahuan, Teknol dan Seni Bagi Masy 2020; 9: 53–63. https://doi.org/10.20961/semar.v9i2.43408.

Yu KH, Zhang Y, Li D, et al. Environmental planning based on reduce, reuse, recycle and recover using artificial intelligence. Environ Impact Assess Rev 2021; 86: 189–197. https://doi.org/10.1016/j.eiar.2020.106492.

Banyuriatiga B, Prasetyo AYA, Sari NK, et al. Pengolahan Sampah Rumah Tangga Berbasis 3R Berdaya Guna Ekonomi di KSM Paguntaka Kota Tarakan. Madiun Spoor J Pengabdi Masy Politek Perkeretaapi Indones Madiun 2025; 5: 98–109. https://doi.org/10.37367/jpm.v5i2.440.

Wiratama IGNM, Martiningsih NGAGE, Wijaya IMW, et al. Inovasi Pengelolaan Sampah Terintegrasi Berbasis Komposterbag dan Sistem Bank Sampah Digital. Jipemas J Inov Has Pengabdi Masy 2026; 9: 17–32. https://doi.org/10.33474/jipemas.v9i1.24444.

Yuanita CN, Arifa SH. Studi terkait Inovasi Sosial untuk Pengurangan Risiko Bencana di Indonesia. J Wil dan Lingkung 2023; 11: 156–171. https://doi.org/10.14710/jwl.11.2.156-171.

Portus R, Aarnio-Linnanvuori E, Dillon B, et al. Exploring the environmental value action gap in education research: a semi-systematic literature review. Environ Educ Res 2024; 30:833–863. https://doi.org/10.1080/13504622.2024.2314060.

DeVille N V., Tomasso LP, Stoddard OP, et al. Time Spent in Nature Is Associated with Increased Pro-Environmental Attitudes and Behaviors. Int J Environ Res Public Health 2021; 18: 1–18. https://doi.org/10.3390/ijerph18147498.

Matos CA de, Luppi L, Veiga RT. Assessing the intention-behavior gap in the pro-environmental behavior context: a longitudinal study about water conservation. J Clean Prod 2025; 524: 1–12. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2025.146499.

Mendes A, Greiff S, Bobrowicz K. Approaching lifelong learning: An integrated framework for explaining decision-making processes in personal and professional development. Trends Neurosci Educ; 35. Epub ahead of print 2024. https://doi.org/10.1016/j.tine.2024.100230.

Vishnupriya S, Bharathi R. The Impact of Audio Visual AIDS in Teaching. Int J Health Sci (Qassim) 2022; 6: 7847–7859. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6nS3.7877.

Wibowo T, Istiana A, Zakiyah E. Pembuatan Biopori untuk Resapan Air Hujan dan Pemanfaatan Sampah Organik. 2022; 3: 387–392. https://doi.org/10.31949/jb.v3i3.1798.

Abdulloh A, Nizul E, Safitri V, et al. Pengelolaan Sampah Organik Dengan Metode Biopori Melalui Program KKN- 05 Tematik Universitas ‘ Aisyiyah Yogyakarta. J Pengabdi Masy Indones 2024; 4: 193–199. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1850.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30

Cara Mengutip

1.
Hidayah FF, Yuliyanto E, Saharani A, Damayanti D, Mirza SR, Akmal AR. Gerakan Pilah Sampah dari Rumah: Edukasi Kompos dan Pengelolaan Sampah Organik menuju Gaya Hidup Berkelanjutan. JIPMI [Internet]. 30 April 2026 [dikutip 4 Juni 2026];5(2):88-94. Tersedia pada: https://jurnalnew.unimus.ac.id/index.php/jipmi/article/view/1069

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama