Pengelolaan Objek Wisata dalam Menciptakan Pengelolaan Berkelanjutan di Kampung Wisata Purbayan

Penulis

  • Apriani Away Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Chanya Aureoullelia Sapulette Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Inggrit Evalin Rambu Kuba Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Satna Khofifatul Madniyah Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Yandriana Mau Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Agung Sulistyo Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.554-565.2025

Kata Kunci:

pariwisata, kampung wisata, pengelolaan purbayan

Abstrak

Latar belakang: Pariwisata berkelanjutan menjadi salah satu starategi penting dalam pengembangan kampung wisata Purbayan, Kotagede. Method: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi serta study literatur. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep Jadestayang menekankan lima indikator utama. Hasil penelitian: Kelembagaan pengelolaan sudah terbentuk melalui komunitas dan pokdarwis yang berperan dalam pelestarian budaya serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Daya tarik wisata berfokus pada warisan sejarah, seni, dan budaya lokal. Sarana dan prasarana serta dukungan UMKM telah mendukung kenyamanan wisatawan, meskipun masih perlu adanya penguatan. Produk unggulan berupa kerajinan perak menjadi identitas khas sekaligus penggerak ekonomi. Strategi pemasaran dilakukan secara terpadu melalui media digital dan Kerjasama offline dengan Lembaga Pendidikan maupun agen perjalanan. Kesimpulan: Penerapan konsep Jadesta terbukti relevan dalam menciptakan pengelolaan pariwisata berkelanjutan di kampung wisata Purbayan, karena mampu menjaga keaslian budaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

____________________________________________________________________

Abstract

Background: Sustainable tourism has become a key strategy in developing the Purbayan Tourism Village, Kotagede. Method: This study employed a qualitative method with a descriptive approach, utilizing observation, interviews, documentation, and literature review. The analysis was conducted using the Jadesta concept, which emphasizes five main indicators. Result: The management institution has been established through community organizations and Pokdarwis, which play significant roles in cultural preservation and community economic empowerment. The tourism attractions are focused on historical heritage, arts, and local culture. Facilities & infrastructure, and support of UMKM have contributed to visitor convenience, although further improvements are still needed. The main product, silver craft, serves as both a unique identifier and a driver of the local economy. Marketing strategies are carried out in an integrated manner through digital media and offline collaborations with educational institutions and travel agents. Conclusion: The implementation of the Jadesta concept has proven to be relevant in creating sustainable tourism management in Purbayan Tourism Village, as it preserves cultural authenticity while improving community welfare.

Biografi Penulis

Apriani Away, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta

First author

Satna Khofifatul Madniyah, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta

Corresponding author

Referensi

R. E. Muin, “Pengaruh Branding and Packaging Terhadap Kinerja Sosial dan Ekonomi Museum Sonobudoyo Sebagai Daya Tarik Wisata Daerah Istimewa Yogyakarta,” Pringgitan, vol. 1, no. 02, hlm. 123–134, Sep 2020, doi: 10.47256/pringgitan.v1i02.44.

A. L. Marie dan R. E. Widodo, “Analisis Faktor Kunjungan Wisatawan Mancanegara dan Tingkat Penginapan Hotel Terhadap Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sub Sektor Pariwisata pada Industri Pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun,” vol. 25, no. 3, 2020.

K. Johana, D. Setiadarma, dan K. Dewi P. Wijaya, “Strategi komunikasi Pemasaran 10 Destinasi Pariwisata Prioritas ‘Bali Baru’ di Kementrian Pariwisata Republik Indonesia,” J. Ekon. Manaj. Sist. Inf., vol. 1, no. 6, hlm. 631–648, Jul 2020, doi: 10.31933/jemsi.v1i6.293.

Wisnu Hadi, “Menggali Potensi Kampung Wisata Di Kota Yogyakarta Sebagai Daya Tarik Wisatawan,” J. Tour. Econ., vol. 2, no. 2, hlm. 129–139, Jun 2024, doi: 10.36594/jtec/08yq9670.

P. F. Nuryananda, J. Mijiarto, A. M. Alawi, dan Wahyuni, “Desa Wisata Tegaren: Sadewa, Jadesta, Adwi dan Persepsi Sosial Publik Terhadap Kemajuan Desa Wisata,” Tour. Sci. J., vol. 8, no. 2, hlm. 234–245, 2023, doi: 10.32659/tsj.v8i2.221.

M. M. Cahyanti Dan W. D. Anjaningrum, “Meningkatkan Niat Berkunjung Pada Generasi Muda Melalui Citra Destinasi Dan Daya Tarik Kampung Wisata,” J. Ilm. Bisnis Dan Ekon. Asia, Vol. 11, No. 2, Hlm. 35–41, Sep 2018, Doi: 10.32812/Jibeka.V11i2.58.

B. Robi’in, V. Y. Erviana, A. A. Wibowo, I. Suwartini, G. Prathisara, Dan U. A. Dahlan, “Peningkatan Kapasitas Kerjasama Lembaga Melalui Pelatihan Penulisan Proposal Kerjasama Bagi Pengurus Kampung Wisata Purbayan,” 2023.

P. E. Catyanadika, N. Nurfauziah, S. Sutrisno, H. A. Pradana, B. Panuntun, dan A. Suratman, “Upaya Penguatan Eksistensi Kampung Wisata Purbayan, Kotagede, D.I.Yogyakarta: Strategi Branding Video Profil Dan Vlog,” Reswara J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, hlm. 356–364, Jan 2023, doi: 10.46576/rjpkm.v4i1.2407.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Away, A., Sapulette, C. A., Kuba, I. E. R., Madniyah, S. K., Mau, Y., & Sulistyo, A. (2025). Pengelolaan Objek Wisata dalam Menciptakan Pengelolaan Berkelanjutan di Kampung Wisata Purbayan. UNIMUS Web Conferences, 8, 554–565. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.554-565.2025