Intervensi Komunitas dalam Pengetahuan Wanita Usia Subur Penyebab Intrauterine Fetal Death di Kelurahan Gayamsari Kota Semarang

Penulis

  • Jenny Jusuf Universitas Muhammadiyah Semarang, Kota Semarang
  • Kharisma Muhammad Universitas Muhammadiyah Semarang, Kota Semarang
  • Wahyu Gito Putro Universitas Muhammadiyah Semarang, Kota Semarang
  • Thoriq Dzaki Muhammad Fatjri Universitas Muhammadiyah Semarang, Kota Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.223-230.2025

Kata Kunci:

Kematian janin dalam rahim, Pengetahuan, Wanita Usia Subur (WUS)

Abstrak

Latar Belakang: Wanita Usia Subur (WUS) adalah wanita dengan usia 15 tahun sampai dengan 49 tahun dan masih dalam usia reproduktif, dengan status apapun (remaja putri, ibu hamil atau nifas, perempuan usia subur yang tidak hamil, pekerja wanita, calon pengantin). Permasalahan kurangnya pengetahuan dapat menyebabkan beberapa risiko dan komplikasi pada kehamilan yang dijalani yang berujung pada kejadian Kematian janin dalam rahim. Berdasarkan survei pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) pada warga di RW 09 kelurahan Gayamsari kota Semarang terdapat 16 responden (53%) yang masih menjawab salah mengenai Kematian janin dalam rahim dari 30 responden. Metode: Metode penelitian ini menggunakan deskriptif observasional. Populasi penelitian ialah Wanita Usia Subur (WUS) yang bertempat tinggal di RW 09 Kelurahan Gayamsari Kota Semarang. Teknik sampling yang digunakan yaitu minimal sampling artinya teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan mengambil jumlah sampel yang sesedikit mungkin namun cukup representatif untuk mewakili populasi atau fenomena yang diamati. Didapatkan 30 warga Wanita usia subur yang bertempat tinggal di RW 09 Kelurahan Gayamsari Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan pada 16 September sampai dengan 25 September 2024 di RW 09 Kelurahan Gayamsari  Kota Semarang. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai faktor faktor penyebab Kematian janin dalam rahim yang semula didapatkan rata-rata 61.25% setelah dilakukan intervensi menggunakan leaflet menjadi 93,75%. Kesimpulan: Didapatkan hasil pengetahuan meningkat setelah dilakukan intervensi dengan promosi kesehatan individu menggunakan media leaflet.
___________________________________________________________________________________________

Abstract

Background: Women of Reproductive Age (WUS) are women aged 15-49 years and are still of reproductive age, with any status (adolescent girls, pregnant or postpartum women, women of reproductive age who are not pregnant, female workers, prospective brides). The problem of lack of knowledge can cause several risks and complications in the pregnancy that is being carried out which leads to the occurrence of Intrauterine Fetal Death (IUFD) in pregnancy. Based on a survey of knowledge of Women of Reproductive Age (WUS) in residents of RW 09, Gayamsari sub-district, Semarang city, there were 16 respondents (53%) who still answered incorrectly regarding Intrauterine Fetal Death (IUFD) out of 30 respondents. Method: This research method uses descriptive observational. The research population is women of childbearing age (WUS) who live in RW 09, Gayamsari Village Semarang City. The sampling technique used is minimal sampling, meaning a sampling technique that is carried out by taking the smallest possible number of samples but is representative enough to represent the population or phenomenon being observed. There were 30 residents who live in RW 09, Gayamsari Village Semarang City. This research was conducted on September 16-25, 2024 in RW 09, Gayamsari Village, Semarang City. Results: There was an increase in knowledge regarding the factors causing IUFD, which was initially obtained at an average of 61.25% after intervention using leaflets to 93.75%. Conclusion: The results showed that knowledge increased after an intervention was carried out with individual health promotion using leaflet media.

Biografi Penulis

Jenny Jusuf, Universitas Muhammadiyah Semarang, Kota Semarang

First Author, Corresponding Author

Referensi

N. Noor et al., “Analytical Study of Intrauterine Fetal Death and Associated Maternal Conditions at a Tertiary Centre,” East Afr. Scholars J. Med. Sci., vol. 3, no. 9, pp. 1–5, Sept. 2020. [Online]. Available: https://www.easpublisher.com/get-articles/1476

UNICEF, WHO, World Bank Group, dan UN DESA, Never Forgotten: The situation of stillbirth around the globe. New York: UNICEF, 2023. [Online]. Available: https://data.unicef.org/topic/child-survival/stillbirths/

Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Laporan Statistik Hayati Indonesia 2019–2023, No. Publikasi: 04100.24002. Jakarta: BPS RI, 2024. [Online]. Available: https://www.bps.go.id/id/publication/2024/10/17/f3eaad9790e201d758f8b34c/laporan-statistik-hayati-indonesia-2019-2023.html

S. Prawirohardjo, Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo. Jakarta: PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, 2014.

N. Pakaya, I. Wulansari, dan A. D. I. Hasanuddin, "Peningkatan pengetahuan pencegahan stunting pada pasangan usia subur melalui penyuluhan kesehatan di Desa Bube Baru Kabupaten Bone Bolango," BEMAS: Jurnal Bermasyarakat, vol. 4, no. 2, pp. 182–189, 2024.

M. F. Pocerattu, Gambaran asupan energi dan protein serta kejadian kekurangan energi kronis (KEK) pada wanita usia subur di Kelurahan Sidorejo Lor, Kota Salatiga, Skripsi, Prodi Gizi, Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, 2024.

A. Setyowati dan I. Baroroh, Buku Ajar Kegawatdaruratan Maternal Neonatal. Yogyakarta: Penerbit NEM, 2023.

A. Nur, Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang risiko kehamilan terhadap kematian janin dalam kandungan (KJDK) di Rumah Sakit TNI-AD Kota Padang Sidimpuan, Skripsi, STIKes Senior Medan, Medan, 2016.

T. A. Moni, I. J. Reshma, dan R. Rumman, "Identify common risk factors associated with intrauterine fetal death (IUFD): a cross-sectional study," Sch Int J Obstet Gynec, vol. 7, no. 4, pp. 155–160, 2024.

C. R. Moedis, Analisis faktor risiko kejadian intrauterine fetal death di RSUP Dr. M. Djamil Padang, Ph.D. disertasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Andalas, Padang, 2023.

R. F. Rosa, Tanda Bahaya Pada Masa Kehamilan. Yogyakarta: Deepublish, 2023.

A. A. Shah, S. Qadir, S. Khan, S. Ahmed, M. Uddin, F. Alam, et al., "A rare case of portal hypertension and ascites following intrauterine fetal death: a case report," Cureus, vol. 16, no. 3, 2024.

[10] F. Asfia, "Gambaran karakteristik kejadian intrauterine fetal death (IUFD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang tahun 2021," J. Baja Health Sci., vol. 3, no. 1, pp. 11–18, 2023.

Darmawan, "Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku," J. Ilmu Perilaku, vol. 5, no. 2, pp. 29–39, 2016.

S. Notoatmodjo, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Edisi ke-1. Jakarta: Rineka Cipta, 2007.

E. A. Paembonan, Hubungan pengetahuan dengan sikap wanita usia subur tentang nutrisi 1000 hari pertama kehidupan di Puskesmas Antang, Skripsi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Makassar, 2020

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Jusuf, J. ., Muhammad, K., Gito Putro, W. ., & Dzaki Muhammad Fatjri, T. . (2025). Intervensi Komunitas dalam Pengetahuan Wanita Usia Subur Penyebab Intrauterine Fetal Death di Kelurahan Gayamsari Kota Semarang. UNIMUS Web Conferences, 8, 223–230. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.223-230.2025