Intervensi Edukasi Berbasis Komunitas untuk Peningkatan Pengetahuan Kunjungan K1 Kehamilan: Studi Potong Lintang

Penulis

  • Muhammad Irsam Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Bayu Ajie Jatmiko Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Wahyu Gito Putro Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Massayu Adhisya Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.231-237.2025

Kata Kunci:

kunjungan K1, pengetahuan, promosi kesehatan

Abstrak

Anenatal Care (ANC) adalah suatu pelayanan kesehatan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama masa kehamilannya, yang dilaksanakan mengikuti standar pelayanan antenatal. Keberhasilan penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil dapat diukur melalui cakupan K1 dan K4. Kunjungan pertama kehamilan merupakan istilah yang digunakan dalam sistem kesehatan untuk merujuk pada kunjungan pertama seorang ibu hamil ke layanan kesehatan pada trimester pertama kehamilan. Cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil K1 di cakupan Semarang adalah 91,7%. Penelitian terdahulu didapatkan hasil adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan kunjungan ANC di Puskesmas Kenten Laut Banyuasin Tahun 2020. Cakupan K1 yang rendah menyebabkan faktor risiko ibu hamil tidak terdeteksi sejak dini dan menyebabkan keterlambatan dalam penanganan yang dapat berakibat pada kematian ibu. Metode penelitian menggunakan deskriptif observasional. Sampel penelitian ini ialah 30 Ibu hamil dan Wanita Usia Subur di Kelurahan Sendangguwo. Teknik sampling yang digunakan yaitu minimal sampling, dengan membandingkan rerata nilai pre dan post test. Penelitian dilakukan pada 26-31 Juli 2024 di Kelurahan Sendangguwo, Semarang. Prioritas masalah yaitu rendahnya pengetahuan warga tentang Selama tidak ada gangguan, ibu hamil tidak perlu diperiksa lengkap (66,67%). prioritas penyebab masalah yaitu Rendahnya kesadaran wanita subur tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan prakonsepsi. Didapatkan hasil pengetahuan warga di Kelurahan Sendangguwo Kota Semarang mengenai kurangnya pengetahuan Kunjungan pertama (K1) sebaiknya dilakukan sedini mungkin pada trimester pertama, sebelum minggu ke-8. Intervensi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan media promosi kesehatan edukasi poster.

___________________________________________________________________

Abstract

Antenatal Care (ANC) is a health service provided by trained healthcare professionals to pregnant women during pregnancy, following standard antenatal care guidelines. The quality of maternal health services can be assessed through the coverage of the first (K1) and fourth (K4) ANC visits. K1 refers to a woman’s first antenatal visit during the first trimester. In Semarang, the K1 coverage is 91.7%. Previous studies found a significant relationship between maternal knowledge and ANC visits, as seen at Kenten Laut Health Center, Banyuasin, in 2020. Low K1 coverage may lead to undetected maternal risk factors and delayed interventions, increasing the risk of maternal death. This study used a descriptive observational design. The sample included 30 pregnant women and women of reproductive age in Sendangguwo Subdistrict. Sampling was conducted using minimal sampling, comparing the average pre-test and post-test results. The study took place from July 26–31, 2024. The priority issue identified was the low level of knowledge among residents, with 66.67% believing that pregnant women do not need a complete examination unless there are problems. The main cause of this issue was the low awareness among women of childbearing age about the importance of preconception health checks. The findings show limited knowledge among residents in Sendangguwo regarding the need for early K1 visits, ideally before the 8th week of pregnancy. A health promotion intervention using educational posters was carried out to improve awareness.

Biografi Penulis

Muhammad Irsam, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

First author

Wahyu Gito Putro, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

Corresponding author

Referensi

Hasnita, E., Nurhayati, Utami. Analysis of Implementation Continuum of Care Program to Child Under 5 Years. Journal Human Care, 3(2), 130–143. 2018.

Kemenkes. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020.

Siwi, R.P.Y., & Saputro, H. Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Antenatal Care (ANC) Terpadu Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Sukodono Kabupaten Lumajang. Journal for Quality in Women’s Health, 3(1), 22–30. 2020. Tersedia: https://doi.org/10.30994/jqwh.v3i1.45

Hariani, D., & Syafriani, E. I. Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Kunjungan Pemeriksaan Antenatal Care. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(3),593–598. 2021. Tersedia: https://doi.org/10.1136/bmj.1.5386.836-c

Indrastuti, A. N., & Mardiana. Pemanfataan Pelayanan Antenatal Care di Puskesmas. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 3(3),369–381. 2019. Tersedia: http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia

Maluka, S., Mpambije, C. J., Kamuzora, P., Fitzgerald, S. The Effects of Community-Based Interventions on The Uptake of Selected Maternal and Child Health Services: Experiences of The IMCHA Project In Iringa Tanzania, 2015‐2020. BMC Pregnancy and Childbirth. 8;23(1). Mei 2025. Tersedia: https://doi.org/10.1186/s12884-023-05638-x

Lee, S., Kasibante, S., Eminai, A., Wani, S., Opii, D.J., Levine, L.D., et al. Effectiveness of A Community Health Worker-Led Education Intervention on Knowledge, Attitude, and Antenatal Care Attendance Among Pregnant Women In Eastern Uganda. Journal of Health, Population and Nutrition. 3;44(1). Juli 2025. Tersedia: https://doi.org/10.1186/s41043-025-00876-5

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Irsam, M., Jatmiko, B. A., Putro, W. G., & Adhisya, M. (2025). Intervensi Edukasi Berbasis Komunitas untuk Peningkatan Pengetahuan Kunjungan K1 Kehamilan: Studi Potong Lintang . UNIMUS Web Conferences, 8, 231–237. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.231-237.2025