Skrining Hipertensi dan Resiko Penyakit Metabolik pada Jamaah Majelis Taklim Kajian Islami PRM Muktiharjo Kidul
DOI:
https://doi.org/10.26714/uwc.v8.790-795.2025Kata Kunci:
edukasi kesehatan, hipertensi, komunitas keagamaan, penyakit metabolik, skrining kesehatanAbstrak
Hipertensi dan penyakit metabolik seperti diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan prevalensi masing-masing sebesar 34,11% dan 8,5%, yang dipengaruhi oleh faktor risiko seperti obesitas, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, dan stres psikososial, serta memiliki hubungan timbal balik melalui mekanisme resistensi insulin dan disfungsi endotel. Lingkungan komunitas keagamaan, seperti Majelis Taklim Kajian Islami PRM Muktiharjo Kidul, berpotensi menjadi sarana intervensi efektif melalui skrining hipertensi dan penilaian risiko penyakit metabolik yang disertai edukasi kesehatan terarah untuk deteksi dini, pencegahan, dan perubahan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional cross-sectional yang dilaksanakan padaFebruari 2025 di R.A. Karakter, Semarang, dengan sasaran jamaah Majelis Taklim Kajian Islami PRM Muktiharjo Kidul. Prosedur meliputi pendaftaran, anamnesis singkat, serta pemeriksaan tekanan darah dan kimia darah (glukosa, kolesterol total, dan asam urat). Kegiatan ini diikuti oleh 22 peserta dengan rata-rata tekanan darah sistolik 139,28 ± 19,36 mmHg dan diastolik 83,55 ± 11,24 mmHg, di mana 27% peserta memiliki tekanan darah normal, 50% hipertensi grade 1, dan 23% hipertensi grade 2. Tingginya proporsi hipertensi pada jamaah menunjukkan perlunya deteksi dini dan intervensi pada kelompok berisiko di komunitas keagamaan. Hasil ini sejalan dengan bukti bahwa skrining berbasis komunitas efektif meningkatkan kesadaran dan pencegahan penyakit tidak menular. Kegiatan skrining hipertensi dan risiko penyakit metabolik pada komunitas keagamaan terbukti efektif untuk deteksi dini, sehingga pelaksanaannya perlu dilakukan secara rutin disertai edukasi kesehatan terarah guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat.
_________________________________________________________________
Referensi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Riset Kesehatan Dasar 2018. Jakarta, Indonesia: Kemenkes RI, 2018.
H. Nugroho dan A. Prasetya, "Peran komunitas dalam deteksi dini hipertensi," Jurnal Epidemiologi, vol. 6, no. 2, hal. 85-91, 2022.
N. P. Sari dan N. Nuryanti, "Hubungan hipertensi dengan penyakit metabolik," Mutiara Medika, vol. 16, no. 3, hal. 217-225, 2021.
R. Rahmawati dan E. Supriyadi, "Hipertensi dan risiko penyakit kardiometabolik," JPD, vol. 29, no. 1, hal. 7-14, 2020.
D. Prasetyo dan F. Wulandari, "Faktor risiko hipertensi pada dewasa Indonesia," Jurnal Kedokteran Brawijaya, vol. 32, no. 2, hal. 102-109, 2022.
M. R. Dewi dan L. Hakim, "Gaya hidup dan kejadian hipertensi," Jurnal Gizi Klinik, vol. 14, no. 1, hal. 37-47, 2018.
N. R. Fadhillah dan W. Widodo, "Aktivitas fisik, konsumsi garam dan tekanan darah," Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 12, no. 1, hal. 24-32, 2023.
D. Suryani dan D. Hartanto, "Stres dan penyakit metabolik," Jurnal Kesehatan Indonesia, vol. 6, no. 1, hal. 51-57, 2018.
S. R. Utami dan D. Puspitasari, "Diet tidak sehat dan hipertensi," Jurnal Gizi, vol. 18, no. 2, hal. 43-50, 2021.
E. Wibowo dan L. Aryani, "Efektivitas skrining tekanan darah di komunitas," Jurnal Kesmas, vol. 14, no. 4, hal. 232-239, 2020.
A. Marshanda dan D. Karunia, "Peran edukasi pada penurunan tekanan darah," Jurnal Promosi Kesehatan, vol. 25, no. 1, hal. 63-68, 2021.
D. A. Putri dan I. Rahmawati, "Gender dan hipertensi pada dewasa desa," Jurnal Endocrinology Metabolism Diabetes Indonesia, vol. 7, no. 2, hal. 50-56, 2022.
M. Yulistiani dan S. Handayani, "Program promosi kesehatan di kelompok agama," Jurnal Promotif, vol. 12, no. 2, hal. 87-95, 2024.
R. Hidayat dan A. Nugroho, "Intervensi komunitas keagamaan dan perilaku hidup sehat," Jurnal Kedokteran Komunitas, vol. 8, no. 3, hal. 154-161, 2019.
D. S. Kurniawan dan Y. Nurani, "Kolaborasi masyarakat dan puskesmas dalam pencegahan PTM," Community Health Journal, vol. 15, no. 3, hal. 210-218, 2021.


