Pengendalian Infeksi Non-Tuberculous Mycobacteria pada Peternakan Rakyat di Wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur Melalui One Health Approach
DOI:
https://doi.org/10.26714/uwc.v8.936-943.2025Keywords:
non-tuberculous mycobacteria, one health, edukasi, peternakan rakyatAbstract
Penyakit infeksi perlu ditangani dalam strategi One Health untuk menekankan hubungan antara kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa efektif edukasi berbasis One Health membantu peternak memahami infeksi Non-Tuberculous Mycobacteria (NTM) dan bagaimana mengendalikannya di tingkat peternakan rakyat. Pretest dan posttest dengan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan digunakan. Uji Wilcoxon Signed-Rank digunakan untuk menguji signifikansi perbedaan dan skor N-Gain untuk menghitung peningkatan rata-rata pengetahuan. Hasil menunjukkan bahwa skor rata-rata meningkat dari 8,04 menjadi 10.64, dengan N-Gain 0,47, yang merupakan skor sedang. Setelah edukasi, uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan signifikan (Z = -4.014; p = 0,000). Hal ini menyatakan bahwa pendekatan One Health dalam edukasi cukup efektif dalam meningkatkan literasi peternak mengenai NTM sekaligus mendukung strategi pengendalian penyakit di tingkat peternakan rakyat.
____________________________________________________________________
Abstract
Disease infections need to be addressed in the One Health strategy to emphasize the relationship between animal, human, and environmental health. The purpose of this study is to determine how effective One Health-based education is in helping farmers understand Non-Tuberculous Mycobacteria (NTM) infections and how to control them at the smallholder farm level. Pre-test and post-test knowledge questionnaires were administered before and after the education program. The Wilcoxon Signed-Rank test was used to assess the significance of differences, and the N-Gain score was used to calculate the average increase in knowledge. Results showed that the average score increased from 8.04 to 10.64, with an N-Gain of 0.47, which is considered a moderate score. After education, the Wilcoxon test showed a significant increase (Z = -4.014; p = 0.000). This indicates that the One Health approach in education is quite effective in improving farmers' literacy regarding NTM while supporting disease control strategies at the smallholder farm level.
References
Budiono, B., dan Prasetia, A. “Studi perbandingan hasil uji Wilcoxon pada data hasil pengukuran dan hasil kategori data penelitian kesehatan tingkat stres, tekanan darah dan motorik halus,” Jurnal Ilmiah Pamenang (JIPE), vol. 4, no. 2, hlm. 8–15, 2022.
Daley, C. L., Iaccarino, J. M., Lange, C., Cambau, E., Wallace, R. J., Andrejak, C., dan Griffith, D. E., “Treatment of nontuberculous mycobacterial pulmonary disease: An official ATS/ERS/ESCMID/IDSA clinical practice guideline,” Clinical Infectious Diseases, vol. 71, no. 4, hlm. 1–36, 2020.
Farell, G., Ambiyar, Simatupang, W., Giatman, M., dan Syahril, “Analisis efektivitas pembelajaran daring pada SMK dengan metode asynchronous dan synchronous,” Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, vol. 3, no. 4, hlm. 1185–1190, 2021.
Gopalaswamy, R., Shanmugam, S., Mondal, R., and Subbian, S. “Of tuberculosis and non-tuberculous mycobacterial infections a comparative analysis of epidemiology, diagnosis and treatment,” Journal of biomedical science, vol. 27, no. 74, hlm. 1-17, 2020.
Hidayat, W., Nura’eny, N., dan Wahyuni, I., “Gambaran Pre dan Post Test Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Terhadap Kader Posyandu di Puskesmas Babatan Bandung,” Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, vol. 8, no. 4, hlm. 225–226, 2019.
Jalil, A., Sabri, dan Amirikana, “Analisis Kepuasan Masyarakat pada Peranan Penyuluh Pertanian di Kabupaten Aceh Tengah,” Gajah Putih Journal of Economics Review (GPJER), vol. 4, no. 2, hlm. 10–20, 2022.
Kurniawati, S., Mertaniasih, N. M., Ato, M., Tamura, T., Soedarsono, S., Aulanni'am, A., Mori, S., Maeda, Y., dan Mukai, T., “Cloning and Protein Expression of eccB5 Gene in ESX-5 System from Mycobacterium tuberculosis, BioResearch open access, Vol. 9, No. 1, hlm. 86–93, 2020.
Kurniawati, S., dan Putri, S. C., “Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Infeksi Bovine Tuberculosis pada Peternak di KUD Kertajaya, Desa Medowo, Kabupaten Kediri,” dalam prosiding 2024 Seminar Nasional Unimus Tentang Transformasi Teknologi Menuju Indonesia Sehat dan Pencapaian Sustainable Development Goals (SDG's) Semarang, Jawa Tengah, hlm. 1322-1326, 2024.
Kurniawati, S., Soedarsono, S., Aulanni'am, A., dan Mertaniasih, N. M., “Single Nucleotide Polymorphism of eccB5 Gene Of Mycobacterium tuberculosis Complex Isolates From Suspected Pulmonary TB Patients In Surabaya Indonesia.” African journal of infectious diseases, Vol. 12, No. 2, hlm. 37–42, 2018.
Pinasti, R. T., Kurniawati , S., Makta , A. G., Ramadhani , N., & Savitry , D. A. (2025). Development of a Specific rsmG Gene Detection Using In House Primer Design of Mycobacterium fortuitum and Modelling Structure of 3D Protein . Veterinary Biomedical and Clinical Journal, 7(1), 1–16.
Prabewi, N., Danial, A. dan Sumaryanto, S., “Peningkatan Perilaku Peternak dalam Penyuluhan Pembuatan Ekstrak Temu Ireng Fermentasi Untuk Ternak Ayam Kampung di Desa Banyudono Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang.” Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu, vol. 3, no. 4, hlm. 24-39, 2021.
Rahim, Z., Lenzun, D., Lombogia, S., dan Warow, Z., “Peran Penyuluh Terhadap Pengembangan Peternakan Sapi di Kecamatan Sangkub,” Zootec, vol. 41, no. 1, hlm. 62-70, 2021.
Rathnaiah, G., Zinniel, D. K., Bannantine, J. P., Stabel, J. R., Gröhn, Y. T., Collins, M. T., dan Barletta, R. G., “Pathogenesis, molecular genetics, and genomics of Mycobacterium avium subsp. paratuberculosis, the etiologic agent of Johne’s disease,” Frontiers in veterinary science, vol. 4, no. 187, hlm. 1-13, 2017.
Saptawati, L., Primaningtyas, W., Dirgahayu, P., Sutanto, Y. S., Wasita, B., Suryawati, B., dan Probandari, A. “Characteristics of clinical isolates of nontuberculous mycobacteria in Java-Indonesia: A multicenter study,” PLOS Neglected Tropical Diseases, vol. 16, no. 12, hlm. 1-17, 2022.
Sari, E., Zahtaman, Nurlisis, Rany, N., dan Septiani, W., “Efektivitas Media Bergambar dan Penyuluhan metode Ceramah Tanya Jawab (CTJ) Terhadap 36 Perilaku Makan, Aktivitas FIsik dan Pola Tidur Remaja Underweight Tahun 2019,” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, vol. 8 no. 2, hlm. 118-130, 2019.
Sharma, S. K., dan Upadhyay, V., “Epidemiology, diagnosis & treatment of non-tuberculous mycobacterial diseases,” Indian Journal of Medical Research, vol. 152, no. 3, hlm. 185-226, 2020.
Yu, Y., Zhang, S., Xu, G., Xu, D., Zheng, H., Li, B., dan Fu, L., “Identification of Mycobacterium avium subspecies paratuberculosis in sheep farms in Bayannaoer, Inner Mongolia, China,” BMC Veterinary Research, vol. 18, no. 281, hal. 1-6, 2022.


