Efektivitas Intervensi Edukasi dalam Meningkatkan Pengetahuan Wanita Usia Subur tentang Kekurangan Energi Kronik Kelurahan Sambiroto
DOI:
https://doi.org/10.26714/uwc.v8.246-254.2025Keywords:
kekurangan energi kronik (KEK), pengetahuan, wanita usia suburAbstract
Wanita Usia Subur (WUS) yaitu perempuan berusia 15-49 tahun yang masih dalam masa reproduktif, dengan status apapun (remaja putri, ibu hamil atau nifas, pekerja wanita, calon pengantin). Kekurangan energi kronis (KEK) pada WUS, khususnya saat hamil dapat menimbulkan berbagai risiko, antara lain anemia, perdarahan, peningkatan kerentanan terhadap penyakit menular, hingga berat badan ibu dibawah standar. Kondisi ini berpotensi meningkatkan komplikasi selama kehamilan dan persalinan. Berdasarkan survei awal di RW 2 kelurahan Sambiroto, kota Semarang, terdapat 13 responden (43%) masih memiliki pengetahuan yang kurang mengenai KEK dari 30 responden. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pengetahuan WUS mengenai penyebab KEK. Penelitian ini menggunakan deskriptif observasional. Sampel penelitian adalah 30 warga WUS yang berdomisili di RW 02 wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu Kelurahan Sambiroto, Kota Semarang. Kriteria inklusinya adalah responden WUS berusia 15-49 Tahun, tinggal di lokasi penelitian, dan bersedia mengisi informed consent, sedangkan eksklusi meliputi responden yang tidak bersedia, tidak mengisi kuesioner secara lengkap. Teknik sampling dilakukan secara minimal sampling. Data primer berupa kuesioner pengetahuan WUS yang dianalisis melalui tahapan identifikasi, prioritisasi, analisis penyebab, pemilihan solusi, dan penyusunan PoA, dengan hasil disajikan dalam persentase. Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai penyebab KEK, dari rata-rata 51,43% sebelum intervensi menjadi 97,14% setelah diberikan promosi kesehatan menggunakan leaflet. Didapatkan hasil pengetahuan meningkat setelah dilakukan intervensi dengan promosi kesehatan individu menggunakan media leaflet.
____________________________________________________________________
Abstract
Women of reproductive age (WRA), defined as women aged 15–49 years regardless of status (adolescents, pregnant or postpartum women, working women, or prospective brides), are particularly vulnerable to chronic energy deficiency (CED). CED during pregnancy may lead to various risks, including anemia, hemorrhage, increased susceptibility to infectious diseases, and maternal underweight, all of which can increase the likelihood of complications during pregnancy and childbirth. A preliminary survey conducted in RW 02, Sambiroto Village, Semarang City, revealed that 13 respondents (43%) out of 30 had insufficient knowledge regarding CED. This study aimed to improve WRA’s knowledge of the causes of CED. This study employed a descriptive observational design. The sample consisted of 30 WRA residing in RW 02, within the catchment area of Kedungmundu Public Health Center, Sambiroto Village, Semarang City. Inclusion criteria were WRA aged 15–49 years, residing in the study area, and providing informed consent. Exclusion criteria included refusal to participate or incomplete questionnaire responses. Sampling was conducted using minimal sampling techniques. Primary data were collected through a structured knowledge questionnaire, analyzed through stages of identification, prioritization, causal analysis, solution selection, and the preparation of a Plan of Action (PoA). Results were presented as percentages. Knowledge of CED causes increased from an average of 51.43% before the intervention to 97.14% after the health promotion intervention using leaflets. Individual health promotion using leaflet media was effective in significantly improving knowledge of chronic energy deficiency among women of reproductive age.
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS), Jakarta: Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, 2018, hlm. 12–48.
E. S. Sulaeman, Manajemen Keperawatan: Teori dan Praktik di Puskesmas Edisi pertama, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 2021, hlm. 70–90.
F. F. Dieny, F. F. Jauharany, D. Y. Fitranti, A. F. A. Tsani, A. Rahadiyanti, D. M. A. Kurniawati, dan H. S. Wijayanti, "Kualitas diet, kurang energi kronis (KEK), dan anemia pada pengantin wanita di Kabupaten Semarang," Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), vol. 8, no. 1, hal. 1–10, 2019.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Laporan Nasional Riskesdas, Jakarta, 2018.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2013, Jakarta, 2013.
S. I. Sandhi dan D. W. Endang, "Pengaruh Kekurangan Energi Kronik (KEK) terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Cepiring Kabupaten Kendal," Jurnal Kebidanan Indonesia, vol. 12, no. 1, hal. 3–5, 2021.
T. Y. Pristya, A. Novitasari, dan M. S. Hutami, "Pencegahan dan pengendalian BBLR di Indonesia: systematic review," Indonesian Journal of Health Development, vol. 2, no. 3, hal. 175–182, 2020.
P. Yulianasari, S. A. Nugraheni, dan A. Kartini, "Pengaruh pendidikan gizi dengan media booklet terhadap perubahan perilaku remaja terkait pencegahan kekurangan energi kronis (Studi pada Remaja Putri SMA Kelas XI di SMA Negeri 14 dan SMA Negeri 15 Kota Semarang)," Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 7, no. 4, hal. 420–428, 2019.
F. Amalia, S. A. Nugraheni, dan A. Kartini, "Pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan praktik calon ibu dalam pencegahan kurang energi kronik ibu hamil (Studi pada Pengantin Baru Wanita di Wilayah Kerja Puskesmas Duren, Bandungan, Semarang)," Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 6, no. 5, hal. 370–377, 2018.
B. T. Carolin dan J. A. S. N. Siauta, "Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil," Jurnal Kebidanan Indonesia, vol. 11, no. 1, hal. 34–42, 2021.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kehamilan [Online]. Tersedia: https://ayosehat.kemkes.go.id/1000-hari-pertama-kehidupan/home [Diakses: 18 Sep. 2024].
A. P. Dewi, A. R. Pratiwi, F. F. Kusnaidi, dan S. Damayanti, "Hubungan Asupan Gizi dan Pengetahuan Gizi dengan Lila (Lingkar Lengan Atas) Remaja Putri di Pekon Pamenang," Jurnal Gizi Aisyah, vol. 6, no. 1, hal. 70–74, 2023.
M. G. S. Putra dan M. Dewi, "Faktor risiko kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil di Cikembar Kabupaten Sukabumi," Jurnal Ilmu Kesehatan, vol. 1, no. 4, hal. 319–332, 2020.
F. Safitri dan A. Hidayat, "Faktor Risiko Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Menggamat Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan," Jurnal Healthcare Technology and Medicine, vol. 8, no. 2, hal. 609–618, 2022.
L. Fitria, A. Arifin, dan D. Fitriana, "Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil Melalui Penyuluhan Gizi Seimbang Sebagai Upaya Preventif Kejadian Anemia dan KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Banyuputih Situbondo," Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2, no. 1, hal. 3757–3762, 2022.
W. Restuti, B. Suprapti, dan S. Permana, "Faktor Yang Berhubungan Dengan Komplikasi Kehamilan di Desa Sukasenang Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2020," Jurnal Midwifery Informatics, vol. 2, no. 1, hal. 135–151, 2021.
Y. P. Sandalayuk dan M. Marzuki, "Kurang Energi Kronis pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo," Journal of Public Health (Bangkok), vol. 2, hal. 120–125, 2019.
Darmawan, "Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku," Jurnal vol. 5, no. 2, hal. 29–39, 2016.
N. Notoatmodjo, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Edisi pertama, Jakarta: Rineka Cipta, 2007, hlm. 32.
E. A. Paembonan, "Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Wanita Usia Subur Tentang Nutrisi 1000 Hari Pertama Kehidupan di Puskesmas Antang," Skripsi, Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muslim Indonesia, Makassar, 2020, hlm. 60.
D. A. N. Kurniawan, "Literature Review: Hubungan Pekerjaan dan Penghasilan Keluarga dengan Kejadian Kurang Energi Kronik Pada Ibu Hamil," Homeostasis, vol. 4, no. 1, hal. 115–126, 2021.
E. M. Wardani dan E. Susanti, "Hubungan pendidikan dengan pengetahuan wanita usia subur tentang pap smear di pondok pesantren Al Hidayah Kendal Ngawi," Journal of Health Science, vol. 11, no. 1, hal. 92–96, 2018.
H. L. L. Manalu, Metode Promosi Kesehatan (Ceramah dan Media Leaflet) Edisi pertama, Medan: Universitas Prima Indonesia Press, 2021, hlm. 38–53.
M. A. Muslim dan S. M. Syahrial, "Efektifitas Pendidikan Kesehatan Personal Hygiene (Pkph) Menggunakan Media Video dan Leaflet terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Keputihan Fisiologis di SMAN 2 Kota Jambi," Jurnal NERS, vol. 7, no. 2, hal. 1–7, 2023.
R. Febrianti, R. Riya, dan Sumiati, "Status Ekonomi dan Tingkat Pendidikan dengan Kejadian KEK Ibu Hamil di Puskesmas," Jurnal Ilmiah PANNMED, vol. 15, hal. 340–395, 2020.


