Hubungan Unsafe Action, Unsafe Condition, dan Pengawasan dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja di Industri Furniture

Penulis

  • Inka Della Nur Zaini Putri Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Ulfa Nurullita Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Zoky Abady Harahap Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.50-62.2025

Kata Kunci:

kecelakaan kerja, tindakan tidak aman (unsafe action), kondisi tidak aman (unsafe condition), pengawasan

Abstrak

Kecelakaan kerja adalah kejadian tak terduga yang terjadi dalam proses kerja dan dapat menyebabkan kerugian waktu, materi, atau bahkan nyawa. Industri Furniture X adalah perusahaan yang bergerak di bidang furniture, dalam proses produksinya, perusahaan ini memiliki lima proses kerja, yaitu pemotongan bahan baku, pengeringan kayu, pembentukan pola menggunakan mesin dan perakitan, pewarnan kayu serta pemeriksaan akhir dan pengemasan. Setiap aktivitas di masing-masing proses produksi tersebut memiliki potensi bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Unsafe Action, Unsafe Condition dan Pengawasan dengan kejadian kecelakaan kerja di industri Furniture. Penelitian ini sifatnya kuantitatif, menerapkan desain studi cross-sectional serta pendekatan analitis observasional. Sampel sejumlah 70 pekerja yang diambil menggunakan teknik total sampling kues. Pengumpulan data pada variabel unsafe action menggunakan lembar kuesioner dan wawancara dengan 25 pertanyaan, skor diberikan 0-3, kemudian dikategorian tidak aman (≤67) dan aman (≥67) variabel unsafe condition menggunakan kuioner dan wawancara dengan 30 pertanyaan, skor 0-3, dikategorikan tidak aman (≤61) dan aman (≥61). Variabel pengawasan mengunakan lembar kuesioner dan wawancara dengan 30 pertanyaan, skor 1-4, dikategorigan tidak rutin (≤97) dan rutin (≥97).. Analisis data menerapkan analisis univariat serta bivariat dengan uji chi square. Responden yang pernah mengalami kecelakaan kerja sebesar 45,7%. Demikian pula, unsafe action dikategorigan tidak aman sebesar 48,6%, responden dengan unsafe condition kategori tidak aman sebesar 37,1%, responden dengan pengawasan kategori tidak rutin sebesar 30,0%. Uji chi-square unsafe action (p = 0,004), unsafe condition (p=0,626), dan pengawasan (p=296). unsafe action berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja, sedangkan unsafe condition dan pengawasan tidak berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja.

____________________________________________________________________

Abstract

Work accidents are unexpected events that occur during work processes and can cause loss of time, material, or even lives. Furniture Industry X is a company engaged in the furniture sector, which has five work processes in its production: raw material cutting, wood drying, pattern shaping using machines, assembly, wood painting, and final inspection and packaging. Each activity in these production processes has potential hazards that can lead to work accidents. This research aims to understand the relationship between Unsafe Action, Unsafe Condition, and Supervision with the occurrence of work accidents. This research is quantitative, using a cross-sectional study design and an observational analytical approach. A sample of 70 workers was taken using total sampling technique. Data collection on the unsafe action variable used a questionnaire and interview sheet with 25 questions, a score was given 0-3, then categorized as unsafe (≤67) and safe (≥67), the unsafe condition variable used a questionnaire and interview with 30 questions, a score of 0-3, categorized as unsafe (≤61) and safe (≥61). The supervision variable used a questionnaire and interview sheet with 30 questions, a score of 1-4, categorized as non-routine (≤97) and routine (≥97).. Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. Respondents who had experienced workplace accidents accounted for 45.7%. Similarly, unsafe actions were classified as unsafe at 48.6%. In addition, respondents with an unsafe condition category amounted to 37.1%. Furthermore, respondents with an irregular supervision category accounted for 30.0%. The chi-square test for unsafe action (p = 0.004), unsafe condition (p = 0.626), supervision (p=296). unsafe actions are related to workplace accidents, whereas unsafe conditions and supervision are not related to workplace accidents.

Biografi Penulis

Inka Della Nur Zaini Putri, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

First author, corresponding author

Referensi

Analis di Laboratorium PT. Emvilab Indonesia Gresik Jawa Timur tahun 2022. Jurnal Bina Cipta Husada. 2022;18(2):174-186.

Charisma R, Mandagi P, Sondakh RC, et al. Hubungan Kelelahan Kerja dengan Kejadian Kecelakaan Kerja di PT. Putra Karangetang Desa Popontolen Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Kesmas. 2022;11(4):28-34.

Tri Handari SR, Qolbi MS. Faktor-Faktor Kejadian Kecelakaan Kerja pada Pekerja Ketinggian di PT. X Tahun 2019. Jurnal Kedoktetran dan Kesehatan. 2021;17(1):90. doi:10.24853/jkk.17.1.90-98.

Dara AP, Abidin Z, Marsanti AS. Hubungan Dengan Kejadian Kecelakaan KerjaDi Workshop Produksi Komponen Aksesoris. Open Jurnal System . 2022;17(2):1-10.

Karunia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2016 Tentang Standar Dan Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja Industri Dengan. 2016;4(June):2016

Indah Safitri, Widi Raharjo Af. Identifikasi Potensi Bahaya Kerja Dan Pengendalian Dampak Di Unit Produksi. Published Online 2014:1-22

Budiarti A, Permatasari P, Arbitera C, Wenny DM. Hubungan Pengetahuan, Pengawasan, dan Sosialisasi K3 Dengan Kecelakaan Kerja di PT. Tatamulia Nusantara Indah. Jurnal Indonesia Hygine Occupational Health. 2019;4(1):42-57

Zulkarnaen Z, Ramdhan DH. Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bagian Produksi Di PT. Xyz. 2023 Mandalika ISSN 2721 Suryanto DID, Widajati N. Hubungan Karakteristik Individu Dan Pengawasan K3 Dengan Unsafe Action Tenaga Kerja Bongkar Muat. Indonesia Jurnal Public Health. 2017;12(1):51. doi:10.20473/ijph.v12i1.2017.51-63

Suryanto DID, Widajati N. Hubungan Karakteristik Individu Dan Pengawasan K3 Dengan Unsafe Action Tenaga Kerja Bongkar Muat. Indonesia Jurnal Public Health 2017;12(1):51. doi:10.20473/ijph.v12i1.2017.51-63

Harahap FAA, Yulandari M, Asshiddiqi MH, Putri H. Analisis permasalahan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) Rumah Sakit di Indonesia; Literatur Review. Jurnal Kesehatan Unggul Gemilang. 2024;8(1):7-15

Daeli RR, Zebua S, Mendrofa MSD, Baene E. Pengaruh Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Terhadap Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Tenaga Medis Pada UPTD Puskesmas Afulu. Jurnal Ilmu Metansi (Manajemen dan Akuntansi). 2024;7(1):169-174. doi:10.57093/metansi.v7i1.264

Nasution MI, Handayani Y, Rojak O Bin. Hubungan Unsafe Action Dengan Kecelakaan Kerja Di PT X Manufacture Mesin Diesel, Muarabungo – Sumatera. 2024;1(1):10-19.

Rusdiana SK, B NDP, Masyarakat JK, Masyarakat FK. Hubungan Unsafe Condition Dengan Kecelakaan Kerja Pada Foundry Di PT . Barata Indonesia ( Persero ) The Relationship Between Unsafe Condition And Work Accidents At The Foundry At Pt . Barata Indonesia ( Persero ). Published online 2025.

Runtuwarow NY, Kawatu PAT, Maddusa SS. Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja. Indonesia Jurnal Public Health Community Medical. 2020;1(2):21-2

Ayu S, Jayadipraja EA, Harun AA. Hubungan Penerapan Standar Operasional Prosedur Dan Pelatihan Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Karyawan Di PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2019;9(2):170-177

Keselamatan B, Masyarakat Fk. Hubungan Antara Stres Kerja Dengan Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bagian Bekisting PT Konstruksi X Di Kota Semarang Muhammad. 2019;7:331-335.

Nataan C, Ratahan Di. Hubungan Antara Pelaksanaan Program Kesehatan Keselamatan Kerja Dengan Kejadian Kecelakan Kerja Pada PT Cahaya Nataan Di Ratahan 2020. 2021;2(1):80-85.

Sepfinariyah A, Kurniasih D, Maisarah Disrinama A, et al. Hubungan antara Faktor Personal dan Faktor Manajemen K3 dengan Unsafe Action pada Pekerja Bengkel Konstruksi Perusahaan Galangan Kapal. 2023;(2581).

Hidayat D, Hijuzaman O. Pengaruh Perilaku Tidak Aman (Unsafe Action) Dan Kondisi Tidak Aman (Unsafe Condition) Terhadap Kecelakaan Kerja Karyawan Di Lingkungan PT. Freyabadi Indotama. Teknik Indonesia Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta. 2014;4(2):15-24.

Girma, B., Ejeso, A., Ashuro, Z., & Birhanie Aregu, M. (2022). Occupational injuries and associated factors among small-scale woodwork industry workers in Hawassa, Southern Ethiopia: A cross-sectional study. Environmental health insights, 16, 11786302221080829.

Atong, N. (2024). Hubungan Antara Perilaku Pekerja dan Kepatuhan Penggunaan APD dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bongkar Muat di PT. Pelindo Terminal Petikemas Makassar Tahun 2023 (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Irkas, A. U. D., Fitri, A. M., Purbasari, A. A. D., & Pristya, T. Y. (2020). Hubungan Unsafe Action dan Unsafe Condition dengan Kecelakaan Kerja pada Pekerja Industri Mebel. Jurnal Kesehatan, 11(3), 363-370.

Setiawan, D., & Shakira, A. (2025). Hubungan Penerapan Unsafe Action Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Bagian Jaring PT. Arteria Daya Mulia. Afiasi: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 124-131.

Johanes, C., Doda, D. V., & Punuh, M. I. (2023). Hubungan antara Unsafe Action dan Unsafe Condition dengan Kecelakaan Kerja pada Pekerja Pengangkutan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di PT. Mitra Hijau Asia. Indonesian Journal of Public Health and Preventive Medicine, 2(1).

Putri, L. (2025). Fungsi Manajemen Pengawasan, Tahapan dan Kerangka Manajemen Pengawasan Dalam Perspektif Hadis. AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 2(6), 62-79.

Dzulfikri, A., & Fitri, A. M. (2019). Faktor Individu, Pengawasan, Pelatihan, dan Kecelakaan Kerja pada Pekerja Zona 5 Dan 6 PT Waskita Karya pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 11(1), 117-125.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Putri, I. D. N. Z., Nurullita, U., & Harahap, Z. A. (2025). Hubungan Unsafe Action, Unsafe Condition, dan Pengawasan dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja di Industri Furniture. UNIMUS Web Conferences, 8, 50–62. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.50-62.2025