Penerapan Asuhan Continuity of Care Pada Bayi Dalam Penanganan Ikterus Neonatorum di Puskesmas
DOI:
https://doi.org/10.26714/uwc.v8.747-754.2025Keywords:
BBL, Ikterus, continuity of careAbstract
Latar Belakang: Ditemukan masalah ikterus neonatorum dengan tanda klinis menguning pada kulit sklera,dada dan perut. Kondisi ini terjadi akibat akumulasi bilirubin tidak terkonjugasi karena imaturitas fungsi hati pada bayi baru lahir.Tujuan Penelitian : Penerapan studi kasus Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai penerapan asuhan Continuity of Care (COC) dalam penanganan ikterus neonatorum pada bayi baru lahir di wilayah Puskesmas 9 November, serta menganalisis dampaknya terhadap peningkatan kesehatan bayi dan penurunan angka komplikasi ikterus Metode : Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan studi kasus untuk mengeksplorasi asuhan kebidanan berkesinambungan (COC) pada Ny. R dari masa kehamilan, persalinan, masa nifas, hingga perawatan bayi baru lahir.dalam mendeteksi dan menangani kasus ikterus neonatorum, serta menganalisis dampaknya terhadap kesehatan bayi.Hasil : Asuhan kebidanan berkesinambungan untuk seluruh perjalanan dari hamil,, bersalin,nifas, menyusui, hingga perawatan bayi baru lahir adalah pendekatan yang terkoordinasi, berfokus pada kebutuhan individual, dan melibatkan komunikasi yang efektif antara ibu, keluarga dan tenaga kesehatan sangat penting untuk mencapai hasil kesehatan yang optimal dan. Masalah ikterus pada bayi baru lahir di tangani dengan baik .Kesimpulan : Penatalaksanaan ikterus melalui peningkatan pemberian ASI dan penjemuran bayi di bawah sinar matahari pagi terbukti efektif dalam mempercepat penyembuhan. Hasil ini mendukung pentingnya penerapan COC dalam meningkatkan kualitas kesehatan maternal dan neonatal, serta memperkuat hubungan antara tenaga kesehatan dan pasien.
_________________________________________________________________
Abstract
Background: Neonatal jaundice problem was found with clinical signs of yellowing of the sclera, chest and abdomen. This condition occurs due to the accumulation of unconjugated bilirubin due to immaturity of liver function in newborn. Research Objective: This study aims to explore further the implementation of Continuity of Care (COC) in handling neonatal jaundice in newborns in the 9 November Health Center area, and to analyze its impact on improving infant health and reducing the number of jaundice complications. Method: This study aims to describe the application of case studies to explore continuous midwifery care (COC) in Mrs. Starting from pregnancy, childbirth, postpartum period, to newborn care, in detecting and handling cases of neonatal jaundice, and analyzing its impact on infant health.. Results: Continuity of midwifery care for the entire journey from pregnancy, labor, postpartum, breastfeeding, to newborn care is a coordinated approach, focused on individual needs, and involves effective communication between the mother, family and health workers is essential to achieve optimal health outcomes and. The problem of jaundice in newborns is handled wellations, physical examinations, and documentation through SOAP management. Conclusion: Management of jaundice through increased breastfeeding and exposing babies to morning sunlight has been proven effective in accelerating healing. These results support the importance of implementing COC in improving the quality of maternal and neonatal health, as well as strengthening the relationship between health workers and patients.
References
Aprianti, S. P., Arpa, M., Nur, F. W., Sulfi, S., & Maharani, M. (2023). Asuhan Kebidanan Berkelanjutan/Continuity of Care. Journal on Education, 5(4), 11990– 11996. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2159
Ardhiyanti, S (2019) Faktor - Faktor yang Mempebgaruhi kejadian ikterus Neonatorum Pada Bayi Baru Lahir. Jurnal Kesehatan Anak, 8(2), 100 - 110
Ardhiyanti, P (2019). Manajemen Ikterus Neonatorum Melalui Pemberian ASI dan Paparan Sinar Matahari. Jakarta: CV Media Kesehatan
Dasnur, D., Mulya, I., Program, S. *, Keperawatan, S., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Padang, I. (2018). Hubungan Frekuensi Pemberian Asi Terhadap Kejadian Ikterus Fisiologis Pada Bayi Baru Lahir Di Semen Padang Hospital Tahun 2017. MENARA Ilmu, XII (79), 38–47.
Hasanah, Z., Yunita, E., & Imroatu, L. Z. (2020). Asuhan Kebidanan Pada Ny. N dengan Lilitan Tali Pusat di PMB Kasih Bunda Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan. I (1), 48–53.
Hestiyana, N. (2018). Korelasi Jenis Persalinan dengan Ikterus Neonatorum di RSUd dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin Correlation of Type of Labor with
Neonatorum Jaundice at dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin. 2030.
Ilawati, S., & Susanti, N. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Terhadap Pencegahan Ikterus Fisiologis Pada Bayi Usia 0-14 Hari Dusun I Desa Sei Mencirim. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 8(2), 2615–109.
Jubella, M., Taherong, F., & Alza, N. (2022). Manajemen Asuhan Kebidanan Segera Bayi Baru Lahir Berkelanjutan Pada Bayi Ny “M” Dengan Ikterus Neonatorum Fisiologis Di Rumah Sakit Umum Bahagia Makassar Tahun 2021. Jurnal Midwifery, 4(1), 65–76. https://doi.org/10.24252/jmw.v4i1.28001
Kebidanan, R., Azizah, L., & Wahyuni, S. (2024). Asuhan Kebidanan Kehamilan Trimester III: Pendekatan Teori dan Praktik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Klien, J. P., Setyowati, S., & Prandyan, R. (2015). Efektivitas Penjemuran Bayi terhadap Penurunan Ikterus Neonatorum.Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 3 (1), 8 - 13
Mas’udah, S., Tumilah, T., & Windyarti, M. L. N. Z. (2023). Asuhan Kebidanan Berkelanjutan (Continuity of Care) pada Ny. “A” G1P0A0 di Puskesmas Kedung I Jepara.PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 67–72. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v2i2.361
Rahayu, M., Fitria, R., & Mundari, R. (2024). Mengurangi Ketidaknyamanan Nyeri Pinggang Pada Ibu Hamil Trimester Iii: Studi Kasus. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 10(12), 3394–3400. https://doi.org/10.33024/jikk.v10i12.
Sagitarini, P. noviana. (2019). Hubungan Senam Hamil Dengan Nyeri Pinggang Ibu Hamil Trimester Iii Di Rsia Puri Bunda. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 3(2), 24–27. https://doi.org/10.37294/jrkn.v3i2.163
Supliyani, E. (2023). Ikterus Fisiologis Dan Pemberian Asi: Laporan Kasus Asuhan
Neonatal. Jurnal Kesehatan Siliwangi, 3(3), 736–743.


