Peran Edukasi 3R dan PHBS dalam Pengelolaan Sampah dan Kesehatan Lingkungan Keluarga di Pamulang Barat

Authors

  • Zahra Aulia Habibi STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Wafik Ukhoidir STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Lela Kania Rahsa Puji STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Nyimas Ainur Arifah STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Salsabilatullad Zidzah STIKes Widya Dharma Husada Tangerang
  • Syahru Romdoni STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.738-746.2025

Keywords:

kesehatan lingkungan keluarga, pengelolaan sampah, perilaku hidup bersih dan sehat

Abstract

Kesehatan lingkungan keluarga merupakan faktor penting dalam mencegah penyakit berbasis lingkungan. Di Indonesia, sekitar 36,85% rumah tangga masih menempati hunian tidak layak, dengan pengelolaan sampah yang belum optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kesehatan lingkungan keluarga dan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Kelurahan Pamulang Barat. Metode pengabdian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan observasi lapangan, wawancara terstruktur, dan analisis partisipatif terhadap 15 responden di Jl. Cemara 1, RT 03/RW 01 pada bulan Maret 2025. Penetapan prioritas masalah menggunakan metode MCUA dan analisis penyebab dengan diagram fishbone. Selanjutnya melaksanakan Musyawarah Masyarakat Rumah Tangga (MMRT) bersama dengan tokoh mayarakat dan perwakilan masyarakat setempat untuk menentukan program pelaksanaan kegiatan. Setelah itu, dalam rangka mengukur efektivitas kegiatan, dilakukan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa meskipun seluruh responden memiliki saluran pembuangan air yang baik (100%) dan ventilasi memadai (100%), namun hanya 20% yang menerapkan pengelolaan sampah dengan baik, 60% rumah ditemukan hewan pembawa penyakit, dan 40% responden pernah mengalami penyakit akibat lingkungan. Aspek pengelolaan sampah dan kebersihan rumah menjadi prioritas utama untuk intervensi. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan edukasi prinsip 3R yang dapat meningkatkan pengetahuan dan mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan dengan pre-test dan post-test pada saat penyuluhan di dapatkan hasil terjadi peningkatan pengetahuan terkait intervensi yang diberikan. Pengabdian ini memberikan pemahaman komprehensif tentang dinamika kompleks antara lingkungan hunian, perilaku masyarakat, dan kejadian penyakit berbasis lingkungan.

_________________________________________________________________

Abstract

Family environmental health is an important factor in preventing environment-based diseases. In Indonesia, around 36.85% of households still live in unfit housing, with suboptimal waste management. This community service aimed to analyze the condition of family environmental health and community behavior in maintaining environmental cleanliness in Pamulang Barat Village. The method used was a qualitative approach through field observations, structured interviews, and participatory analysis of 15 respondents in Jl. Cemara 1, RT 03/RW 01 in March 2025. Priority problems were determined using the MCUA method, and causes were analyzed with a fishbone diagram. Furthermore, a Household Community Meeting (MMRT) was conducted with community leaders and local representatives to determine program implementation. To measure program effectiveness, pre-tests and post-tests were also carried out. The results showed that although all respondents had adequate drainage systems (100%) and ventilation (100%), only 20% practiced proper waste management, 60% of houses were found to harbor disease-carrying animals, and 40% of respondents had experienced environment-related illnesses. Waste management and household cleanliness were identified as the main priorities for intervention. The community service activities included counseling on Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and education on the 3R principles, which increased knowledge and influenced changes in household waste management practices. Based on evaluations using pre-tests and post-tests during counseling, the results indicated an improvement in knowledge related to the interventions provided. This community service provides a comprehensive understanding of the complex dynamics between housing environments, community behavior, and the incidence of environment-based diseases.

Author Biography

Zahra Aulia Habibi, STIKes Widya Dharma Husada Tangerang

First author, Corresponding author

References

H. Lestari, “Identifikasi Masalah Kesehatan Berbasis Lingkungan pada Masyarakat Pesisir Wilayah Kerja Puskesmas Mata,” Miracle Journal Of Public Health (MJPH), vol. 5, no. 2, pp. 127–135, 2022. https://doi.org/10.36566/mjph.v5i2.295

W. Wahyudin, S. Sampara, dan H. Baharuddin, “Kebijakan Hukum Lingkungan Terhadap Penanggulangan Krisis Iklim Di Indonesia,” Kalabbirang Law Journal, vol. 2, no. 2, pp. 91–100, Jul. 2020, doi: 10.35877/454RI.kalabbirang122.

I. Shalahuddin dan U. Rosidin, “Gambaran Kondisi Kesehatan Lingkungan Rumah Warga di RW 08 Kelurahan Kota Wetan Kecamatan Garut Kota,” Malahayati Nursing Journal, vol. 7, no. 1, pp. 398–410, Jan. 2025, doi: 10.33024/mnj.v7i1.17669.

Badan Pusat Statistik, “Indikator Perumahan Dan Kesehatan Lingkungan,” 2023. https://www.bps.go.id/id/publication/2023/12/22/27008915741ff63ce2a2a054/indikator-perumahan-dan-kesehatan-lingkungan-2023.html

S. Utami, E. N. Kusumaningrum, Y. T. Hewindati, dkk., “Pembuatan Eco-Enzyme di Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan: Solusi Penanganan Sampah Organik pada Level Rumah Tangga,” I-Com: Indonesian Community Journal, vol. 3, no. 2, pp. 434–445, Jun. 2023, doi: 10.33379/icom.v3i2.2413.

Y. Yulidar, M. Maksuk, dan P. Priyadi, “Kondisi Sanitasi Lingkungan Rumah Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas,” Jurnal Sanitasi Lingkungan, vol. 1, no. 1, pp. 8–12, May 2021, doi: 10.36086/salink.v1i1.1105.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, “Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2023,” 2023. https://dinkes.tangerangselatankota.go.id/storage/section/download/1_Profil%20Kesehatan%20Dinas%20Kesehatan%20Kota%20Tangerang%20Selatan%20Tahun%202023.pdf

A. R. I. Ompusunggu, E. N. Safinatunnaja, R. M. Ridwan, dkk., “Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Keluarga,” Health & Medical Sciences, vol. 2, no. 3, p. 10, Jun. 2025, doi: 10.47134/phms.v2i3.431.

V. Rahmawati, A. L. Hayat, dan A. Salam, “Analisis Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan Masyarakat di Perkotaan,” SEMAR : Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat, vol. 2, no. 3, pp. 17–24, Sep. 2024, doi: 10.59966/semar.v2i3.885.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Habibi, Z. A., Ukhoidir, W., Puji, L. K. R., Arifah, N. A., Zidzah, S., & Romdoni, S. (2025). Peran Edukasi 3R dan PHBS dalam Pengelolaan Sampah dan Kesehatan Lingkungan Keluarga di Pamulang Barat. UNIMUS Web Conferences, 8, 738–746. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.738-746.2025