Dampak Penerapaan Pola Bertani Semi Modern di Desa Sedahan Jaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara

Authors

  • Muhammad Hori Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Mukhlis Mukhlis Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Syf. Ema Rahmania Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Agus Sikwan Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Dahniar TH. Musa Universitas Tanjungpura, Pontianak
  • Bella Riska Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.590-595.2025

Keywords:

pertanian semi modern, transformasi sosial ekonomi, petani padi, Desa Sedahan Jaya, penyuluhan pertanian

Abstract

Latar belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penera praktik semi modern dan dampaknya terhadap kondisi sosial ekonomi petani padi di Desa Sedahan Jaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Desa ini telah mengalami transformasi dari sistem pertanian tradisional menjadi semi modern sejak diperkenalkannya program Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatid deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian; Hasil penelitian menunjukkan bahwa pergeseran ke pertanian semi modern didorong oleh kebutuhan akan efisiensi tenaga kerja, peningkatan produktivitas, menuculnya pelaku agribisnis lokal, serta meningkatnya pengetahuan dan keterampilan petani melalui pendidikan dan pendampingan. Sebelum terjadinya transformasi, petani masih menggunakan peralatan sederhana dan sistem kerja yang masih tradisional yang mengakibatkan rendahnya hasil panen dan pendapatan. Setelah penerapan metode semi-modern, terjadi peningkatan signifikan dalam produktivitas, pendapatan, kualitas perumahan, dan akses ke layanan pendidikan dan kesehatan. Namun, transisi tersebut juga membawa konsekuensi sosial, seperti melemahnya ikatan sosial, berkurangnya permintaan tenaga kerja pertanian, dan munculnya stratifikasi sosial baru di kalangan petani. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun praktik pertanian semi modern telah berdampak positif pada kesejahteraan petani, transformasi ini harus disertai dengan strategi pemberdayaan yang menghargai nilai-nilai sosial budaya setempat dan melindungi kelompok yang terkena dampak secara ekonomi. Oleh karena itu, penyuluhan pertanian berkelanjutan dan perlindungan sosial bagi buruh tani yang terlantar sangat penting untuk menyeimbangkan modernisasi dengan kohesi sosial.

____________________________________________________________________

Abstract

Backgorund: This study aims to examine the implementation of semi-modern practices and their impact on the socioeconomic conditions of rice farmers in Sedahan Jaya Village, Sukadana District, Kayong Utara Regency. This village has undergone a transformation from a traditional agricultural system to a semi-modern one since the introduction of the Field Agricultural Extension Program (PPL). Method: This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Result: The results show that the shift to semi-modern agriculture was driven by the need for labor efficiency, increased productivity, the emergence of local agribusiness actors, and increased knowledge and skills of farmers through education and mentoring. Before the transformation, farmers still used simple tools and traditional work systems, which resulted in low yields and income. After the implementation of semi-modern methods, there was a significant increase in productivity, income, housing quality, and access to education and health services. However, this transition also brought social consequences, such as weakened social ties, reduced demand for agricultural labor, and the emergence of new social stratification among farmers. Conclusion: This study concludes that although semi-modern agricultural practices have had a positive impact on farmers' welfare, this transformation must be accompanied by empowerment strategies that respect local socio-cultural values and protect economically affected groups. Therefore, sustainable agricultural extension and social protection for displaced farm workers are essential to balance modernization with social cohesion.

Author Biography

Muhammad Hori, Universitas Tanjungpura, Pontianak

First author, corresponding author

References

W. Murti And S. Maya, Pengelolaan Sumber Daya Alam. 2021.

F. Imani, A. Charina, T. Karyani, And G. W. Mukti, “Penerapan Sistem Pertanian Organik Di Kelompok Tani Mekar Tani Jaya Desa Cibodas Kabupaten Bandung Barat,” Mimb. Agribisnis J. Pemikir. Masy. Ilm. Berwawasan Agribisnis, Vol. 4, No. 2, P. 139, 2018, Doi: 10.25157/Ma.V4i2.1173.

M. Ajib And A. Habiburrahman Aksa, “Dampak Perkembangan Teknologi Pertanian Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat Petani,” Al-I’timad J. Dakwah Dan Pengemb. Masy. Islam, Vol. 1, No. 1, Pp. 19–41, 2023, Doi: 10.35878/Alitimad.V1i1.725.

Mahfud And Rahmawati, “Penerapan Teknologi Produksi Dalam Usahatani Padi Sawah Di Desa Kanjilo Kecamatan Barombong Kabupaten Gowa,” Universitas Makassar, 2017.

M. A. R. Siregar, “Peningkatan Produktivitas Tanaman Padi Melalui Penerapan Teknologi Pertanian Terkini,” J. Agribisnis, Vol. 1, No. 1, Pp. 1–11, 2023.

B. R. Juanda, “Potensi Peningkatan Produksi Padi Dengan Meningkatkan Ip (Indek Panen) Melalui Penerapan Teknologi Padi Salibu,” J. Penelit. Agrosamudra, Vol. 3, No. 1, Pp. 75–81, 2016, [Online]. Available: Https://Www.Ejurnalunsam.Id/Index.Php/Jagrs/Article/View/348

S. Irawan, S. Muin, And S. Masitoh Kartikawati, “Persepsi Masyarakat Desa Sedahan Jaya Terhadap Keberadaan Orangutan Di Zona Pemanfaatan Taman Nasional Gunung Palung,” Vol. 11, Pp. 497–507, 2023.

Sulianti, L. O. A. Basri, S. Effendi, And H. Hasan, “Modernisasi Pertanian Dan Kondisi Sosial Ekonomi Petani Sawah Di Desa Duriasi Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe (1983-2021),” J. Idea Hist., Vol. 05, No. 2, Pp. 24–34, 2022.

R. K. A. Teguh Soedarto, Teknologi Pertanian Menjadi Petani Inovatif 5.0: Transisi Menuju Pertanian. 2022.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Hori, M., Mukhlis, M., Rahmania, S. E., Sikwan, A., Musa, D. T., & Riska, B. (2025). Dampak Penerapaan Pola Bertani Semi Modern di Desa Sedahan Jaya Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. UNIMUS Web Conferences, 8, 590–595. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.590-595.2025