Implementasi Konsep Pariwisata Berkelanjutan pada Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul
DOI:
https://doi.org/10.26714/uwc.v8.566-578.2025Keywords:
desa wisata, pariwisata, berkelanjutan, pemberdayaanAbstract
Latar belakang: Penelitian ini membahas implementasi pariwisata berkelanjutan dengan konsep WTO di Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, melalui tiga aspek utama yaitu ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, studi literatur dan analisa somatik. Hasil penelitian: Keberhasilan pengelolaan ketiga aspek tersebut telah memberikan kontribusi nyata hingga meraih penghargaan “UNWTO Best Tourism Village”. Dari sisi ekonomi, pariwisata mampu meningkatkan pendapatan masyarakat lokal. Pada aspek lingkungan terdapat upaya konservasi alam, pengelolaan sampah, dan perawatan ekosistem. Sedangkan aspek sosial budaya tercermin melalui pelestarian adat istiadat, seni, serta tradisi masyarakat setempat yang menjadi daya tarik wisata. Namun demikian, ditemukan tantangan pada pengelolaan promosi, khususnya penggunaan media sosial yang masih belum optimal. Hal ini berpotensi membatasi jangkauan informasi dan interaksi dengan wisatawan. Kesimpulan: Diperlukan peningkatan kapasitas masyarakat, terutama generasi muda, melalui pelatihan pembuatan konten kreatif, strategi pengelolaan media sosial, serta branding digital untuk memperkuat daya saing pariwisata.
___________________________________________________________________
Abstract
Background: This research discusses the implementation of sustainable tourism with the WTO concept in Nglanggeran Tourism Village, Gunungkidul, through three main aspects, namely economic, socio-cultural, and environmental. Method: The method used is descriptive qualitative research with data collection techniques through field observation, literature studies and Somatic Analysis. Results: The success of the management of these three aspects has made a real contribution to winning the "UNWTO Best Tourism Village" award. From an economic perspective, tourism is able to increase the income of local communities. In the environmental aspect, there are efforts to conserve nature, waste management, and ecosystem care. Meanwhile, the socio-cultural aspect is reflected through the preservation of the customs, arts, and traditions of the local community which are tourist attractions. However, challenges were found in the management of promotions, especially the use of social media which is still not optimal. This has the potential to limit the range of information and interaction with tourists. Kesimpulan: Therefore, it is necessary to increase the capacity of the community, especially the younger generation, through creative content creation training, social media management strategies, and digital branding to strengthen tourism competitiveness.
References
Budaya. (2016, November 22). https://desanglanggeran.gunungkidulkab.go.id/first/artikel/335
Budiatiningsih, M., Putri, B. P., & Dini, M. F. (2024). Keberhasilan Penerapan Konsep Pariwisata Berbasis Masyarakat: Studi Kasus di Desa Wisata Nglanggeran. Jurnal Ilmiah Hospitality, 13(1), 123–136.
BUMDes Tunas Mandiri Mengembangkan Sayap Memelihara Magot. (2020, Oktober 7). https://desanglanggeran.gunungkidulkab.go.id/first/artikel/1895-BUMDES-Tunas-Mandiri-Mengembangkan-Sayap-Memelihara-Maggot
Dwi, A. (2023, Juli 8). Tujuan Sosial Budaya. https://fisip.umsu.ac.id/tujuan-sosial-budaya/
Husniah, J. F., Dewanti, S. N., & Cahyani, S. N. (t.t.). Evaluasi Penerapan Eco-Label Dalam Pengembangan Ekowisata di Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta. 14.
Irawati, N., Lestari, H. D., & Kesuma, W. P. (2022). Upaya Penguatan Nilai Kearifan Lokal Desa Wisata Nglanggeran Gunung Kidul Secara Berkelanjutan. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 16(2), 81. https://doi.org/10.47256/kji.v16i2.158
Kegiatan Rutin di Sabtu Pagi Oleh Pokdarwis Nglanggeran. (2019, Oktober 5). https://desanglanggeran.gunungkidulkab.go.id/first/artikel/829-Kegiatan-Rutin-di-Sabtu-Pagi-oleh-Pakdarwis-Nglanggeran
Kemenparekraf. (2021, Desember 4). Siaran Pers: Desa Wisata Nglanggeran Raih Gelar UNWTO Best Tourism Village. https://www.kemenpar.go.id/berita/siaran-pers-desa-wisata-nglanggeran-raih-gelar-unwto-best-tourism-village
Maulia, E. I., & Setiyono, B. (2023). Collaborative Governance Dalam Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran: Analisis Dampak Digitalisasi Desa Wisata. Journal of Politic and Government Studies, 13(1), 404–418.
Pertiwi, N. K. A. D., Sukerti, N. W., & Masdarini, L. (t.t.). Strategi Promosi Desa Wisata Sudaji Berbasis Platform Digital. 21.
Pramudya, W., & Hidayat, S. (2024). Persepsi Wisatawan Terhadap Dampak Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul. 1.
Putra, G. A. (2022). Analisis Potensi Pengembangan Homestay di Jorong Sungai Angek Desa Wisata Simarasok [Doctoral dissertation]. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Rahmat, I., & Cahyadi, A. (2019). Desa Wisata Berkelanjutan di Nglanggeran: Sebuah Taktik Inovasi. Jurnal Pariwisata Pesona, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.26905/jpp.v4i1.2214
Rohaini, D. (2020, Maret 3). Desa Wisata Nglanggeran: Pariwisata Berkelanjutan. https://gunungapipurba.com/posts/detail/desa-wisata-nglanggeran-pariwisata-berkelanjutan-hCgX0ydRirpo
Suhartono, T., Cahyaningsih, D. S., & Widayati, S. (2021). Peran Wanita Dalam Peningkatan Ekonomi Keluarga Melalui Usaha Homestay Berbasis Rumah Tinggal Di Desa Wisata Kampoeng Boenga Grangsil. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 3(2). https://doi.org/10.24912/jbmi.v3i2.9514
Widaningsih, N., Dona, R. T., Triyana, R., Widagdo, K. D., Rahmafitria, F., & Pratama, A. R. (2024). Konsep Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perencanaan Desa Wisata Nglanggeran. Jurnal Industri Pariwisata, 7(1), 56–67. https://doi.org/10.36441/pariwisata.v7i1.1971
Wisnu Pramudya & Syahrul Hidayat. (2024). Persepsi Wisatawan Terhadap Dampak Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul. Indonesian Journal of Tourism Business and Entrepreneurship, 1(1), 55–70. https://doi.org/10.31002/ijtbe.v1i1.1466
Wulandari, C. E. (2024). Integrasi Prinsip Pembangunan Berkelanjutan dalam Kurikulum Pendidikan Islam: Sebuah Tinjauan Literatur. Jurnal TarbiyahMu, 4(2).


