Studi Penerapan Pariwisata Berkelanjutan Pada Kampung Wisata Taman Sari

Authors

  • Imelda Febranti Laia Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Halisa Halisa Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Regina Mayang Sari Gaurifa Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Reni Reskinta Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Agung Sulistyo Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.543-553.2025

Keywords:

instrumen GSTC, kampung wisata, pariwisata, berkelanjutan, taman sari

Abstract

Latar belakang: Negara Indonesia memiliki kemampuan yang signifikan dalam mengembangkan sektor pariwisata yang berfokus pada budaya dan sejarah, hal ini harus diarahkan sesuai dengan prinsip keberlanjutan. Pariwisata berkelanjutan penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Method: Penelitian ini mengkaji penerapan standar Global Sustainable Tourism Council (GSTC) di Kampung Wisata Taman Sari, Yogyakarta, dengan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil: Adanya kolaborasi pemerintah, keraton, dan masyarakat dalam pengelolaan destinasi, peningkatan kesejahteraan melalui lapangan kerja dan usaha lokal, serta upaya pelestarian budaya dan lingkungan. Namun, pengelolaan limbah masih terbatas dan risiko komodifikasi budaya perlu diantisipasi. Kesimpulan: Prinsip GSTC sudah diimplementasikan dengan baik, meski perlu penguatan khusus pada aspek lingkungan dan budaya.

___________________________________________________________________

Abstract

Background: Indonesia has significant potential to develop a tourism sector focused on culture and history, which must be guided by the principles of sustainability. Sustainable tourism is important for maintaining economic, social, cultural, and environmental balance. Method: This study examines the implementation of Global Sustainable Tourism Council (GSTC) standards in Taman Sari Tourism Village, Yogyakarta, using qualitative descriptive methods through interviews, observations, and literature studies. Result: The results show collaboration between the government, the royal palace, and the community in destination management, improved welfare through local employment and businesses, and efforts to preserve culture and the environment. However, waste management is still limited and the risk of cultural commodification needs to be anticipated. Conclusion: GSTC principles have been well implemented, although specific strengthening is needed in the environmental and cultural aspects.

Author Biography

Imelda Febranti Laia, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta

First author, corresponding author

References

Alfianto, E. A., Soedarmadji, W., Effendi, M., Huda, M., Sahira Putri Ayu Lestari, M. Yazid Bustomi, & Achmad Rihadatul Aisy. (2024). Sosialisasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga Terhadap Ibu-Ibu Pkk Desa Tamansari Wonorejo Pasuruan. PROFICIO, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.36728/jpf.v6i1.4177

Bahhri, S. Y., Hartati, W., Kamariani, B. D., & Asbarini, N. E. (2023). Model Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan berbasis Collaborative Stakeholder: Perspective System Dynamic. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan (JISIP), 7(1), Article 1. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4193/http://ejournal.mandalanursa.org/index.php/JISIP/index

Cahyaningsih, D. S., Tutuko, P., Sufiyanto, S., & Widayati, S. (2023). Sustainable Rural Tourism: Kajian Potensi dan Dampak Desa Sukowilangun menuju Desa Wisata. JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi, 7(1), Article 1. https://doi.org/10.33366/jast.v7i1.4646

Darmawan, F. (2022). Konservasi vs Pariwisata Massal: Konflik Kebijakan dan TantanganBorobudur sebagai Warisan Budaya Dunia UNESCO. Jurnal Vokasi Indonesia, 10(1), Article 1. https://doi.org/10.7454/jvi.v10i1.1175

Fujihasa, I. G. M., Widawati, I. A. P., & Mahadewi, N. M. E. (2022). Pembangunan Pariwisata di Desa Wisata Penglipuran Melalui Peran Partisipasi Masyarakat, Kewirausahaan Sosial Berkelanjutan dan Inovasi. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 10(2), Article 2. https://doi.org/10.23887/ekuitas.v10i2.52081

Hikmah, S. F., Jauhariyah, N. A., Aziz, A., Faqih, M., Isnaini, F., & Pahlevi, Moh. R. (2021). Optimalisasi Pengolahan Limbah Rumah Tangga Menggunakan Metode Takakura Di Desa Tamansari. LOYALITAS, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.30739/loyalitas.v4i2.1201

Manumpil, F. E. (2020). Pengembangan Pariwisata Secara Berkelanjutan Dalam Rangka Memantapkan Ketahanan Ekonomi Nasional.

Mariati, S., Parera, A. K., & Rahmanita, M. (2022). Analisis Keberlanjutan Taman Nasional Komodo sebagai Destinasi Wisata Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 27(2), Article 2. https://doi.org/10.30647/jip.v27i2.1621

Mulyani, D. S. M., Fadjarajani, S., & Darmawan, C. (2025). Implementasi Sapta Pesona dalam Pariwisata Raja Ampat. Jurnal Abdimas Pariwisata, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.36276/jap.v6i1.777

Mulyaningrum, A. A. & Setyaningsih. (2025). Pengembangan Desa Wisata, Pariwisata Berkelanjutan Dan Community Based Tourism Sebagai Pilar Peningkatan Ekonomi Masyarakat Lokal Pada Desa Wisata Ponggok Klaten. Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, 2(3), Article 3. https://doi.org/10.62017/wanargi

Nuryati, R., Priyadi, R., Faqihuddin, F., Permata Bunda, C. A., & Juhaeni, A. H. (2024). Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik untuk Peningkatan Fungsi Pekarangan Sebagai Penghasil Bahan Pangan Keluarga di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya. Sarwahita, 21(01), Article 01. https://doi.org/10.21009/sarwahita.211.10

Rahmat, K. D. (2021). Konsep Pariwisata Berkelanjutan dalam Pelestarian Cagar Budaya. Jurnal Pariwisata Terapan, 5(1), Article 1.

Ramli, M. A., Rahmah, P., & Nurmilasari, N. (2024). Pengembangan Konsep Wisata Berbasis Website Terhadap Suistainable Tourism Pada Wisata Alam Bantimurung Kabupaten Maros. Jurnal Ilmiah Metansi (Manajemen dan Akuntansi), 7(2), Article 2. https://doi.org/10.57093/metansi.v7i2.343

Rosid, R. A., & Falih, M. N. (2024). Pengaruh Pariwisata Halal terhadap Pendapatan Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus di Kebun Buah Mangunan, Masjid Agung Kauman, dan Taman Sari Daerah Istimewa Yogyakarta). Sunan Kalijaga: Islamic Economics Journal, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.14421/skiej.2023.2.1.2113

Silalahi, R. H., & Khadry, M. (2024). Implementasi Pengelolaan Berkelanjutan di Desa Wisata Budaya Lingga Kabupaten Karo. Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies, 5(1), Article 1. https://doi.org/10.26858/je3s.v5i1.3012

Sintia, B. & Nurhayati. (2025). Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Untuk Meningkatkan Daya Saing Destinasi Lokal. Jurnal Dinamika Sosial dan Sains, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.60145/jdss.v2i1.111

Suprapto, I. N. A., Sutiarso, M. A., & Wiratmi, N. L. D. F. (2021). Tata Kelola Destinasi Pariwisata Desa Tenganan Pegringsingan, Karangasem-Bali. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(1), Article 1.

Zakiyah, U. (2023). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Pasca Pandemi Covid 19 Di Kabupaten Bangka Barat. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 4(1), Article 1. https://doi.org/10.47134/villages.v4i1.57

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Laia, I. F., Halisa, H., Gaurifa, R. M. S., Reskinta, R., & Sulistyo, A. (2025). Studi Penerapan Pariwisata Berkelanjutan Pada Kampung Wisata Taman Sari. UNIMUS Web Conferences, 8, 543–553. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.543-553.2025