Dukungan Keluarga dan Perilaku Manajemen Diri pada Pasien Hemodialisis : Studi Kasus di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang
DOI:
https://doi.org/10.26714/uwc.v8.255-264.2025Keywords:
hemodialisis, dukungan keluarga, manajemen diriAbstract
Salah satu masalah utama yang berpengaruh terhadap kegagalan dalam pengelolaan terapi hemodialisis adalah kepatuhan pasien termasuk self-management. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku self-management ialah dukungan keluarga, hal ini dapat membantu menunjang kebutuhan pasien dalam penerapan tindakan intervensi yang cepat dan tepat serta meningkatkan kualitas hidupnya. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan perilaku manajemen diri pada pasien hemodialisis di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. Studi yang dilaksanakan merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah pasien hemodialisis di unit hemodialisis RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang yang berjumlah 50 responden menggunakan teknik consecutive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner Perceived Social from Support Family (PSS-Fa) dan kuesioner Hemodialysis Patient Self Care Measurement Scale. Analisis hubungan menggunakan uji rank spearman. Mayoritas responden mempunyai dukungan keluarga yang cukup, yaitu 26 (52,0%) dan 36 (72,0%). Hasil uji Pearson menunjukkan nilai p-value 0,039, yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dan perilaku self-management pada pasien hemodialisis, dengan koefisien korelasi 0,292, yang menunjukkan kekuatan hubungan rendah. Terdapat hubungan yang signifikan dan searah (positif) antara dukungan keluarga dengan perilaku manajemen diri pada pasien hemodialisis di RSD K.R.M.T Wongsonegoro Kota Semarang. Semakin baik dukungan keluarga maka perilaku manajemen diri juga akan semakin baik.
____________________________________________________________________
Abstract
One of the main issues affecting the failure in managing hemodialysis therapy is patient adherence, including self-management. One factor influencing self-management behavior is family support, which can help meet the patient's needs in implementing quick and appropriate intervention measures and improve their quality of life. The purpose of this study is to analyze the relationship between family support and self-management behavior in hemodialysis patients at RSD K.R.M.T Wongsonegoro Semarang. The present study employed a quantitative analytic observational design utilizing a cross-sectional approach. The research participants comprised 50 hemodialysis patients receiving treatment at the Hemodialysis Unit of K.R.M.T Wongsonegoro Hospital, Semarang. Participants were selected through a total sampling technique based on predefined inclusion and exclusion criteria. Data collection was carried out through interviews using the Perceived Social Support from Family (PSS-Fa) questionnaire and the Hemodialysis Patient Self-Care Measurement Scale. The relationship between variables was analyzed using the Spearman rank correlation test. The majority of respondents reported having moderate family support, accounting for 26 individuals (52.0%), and moderate self-management levels, totaling 36 individuals (72.0%). The results of the Pearson correlation test indicated a p-value of 0.039, signifying a statistically significant relationship between family support and self-management behavior among hemodialysis patients. The correlation coefficient (r = 0.292) suggests that the relationship between the two variables is positive but weak in strength. A statistically significant positive correlation was identified between family support and self-management behavior among hemodialysis patients at K.R.M.T. Wongsonegoro Hospital, Semarang. This result indicates that greater family support is associated with better self-management practices in individuals undergoing hemodialysis treatment.
References
L. Marni, M. Asmaria, H. Yessi, V. Yuderna, E. Yanti, and Y. P. Diwanto, “Edukasi Pembatasan Cairan Pasien Chronic Kidney Disease (Ckd) Di Rumah Pada Pasien Dan Keluarga Pasien Di Rumah Sakit Umum Daerah Pariaman,” J. Abdimas Saintika, vol. 5, pp. 136–140, 2023.
R. Mustika et al., “Penerapan Behavior Therapy untuk Meningkatkan Kepatuhan,” J. Muara Ilmu Sos. Humaniora, dan Seni, vol. 2, no. 1, pp. 310–317, 2018.
T. Pratiwi, S.H., Sari, E.A., Kurniawan, “Kepatuhan Menjalankan Manajemen Diri Pada Pasien Hemodialisis,” J. Perawat Indones., vol. 3, no. 2, pp. 131–138, 2019.
Kemenkes RI, “Laporan Riset Kesrhatan Dasar 2018 Nasional.pdf,” Lembaga Penerbit Balitbangkes. 2018.
I. H. Al Aziz and S. Sudiro, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis DI RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen,” J. Keperawatan Glob., vol. 2, no. 1, pp. 56–61, 2017, doi: 10.37341/jkg.v2i1.33.
L. R. E. Sinurat, D. Barus, M. Simamora, and H. Syapitri, “Self-management Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Di Unit Hemodialisa,” J. Penelit. Perawat Prof., vol. 4, no. Februari, pp. 653–660, 2022, [Online]. Available: http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP.
L. C. Ma et al., “Factors Influencing Self-Management Behaviors among Hemodialysis Patients,” J. Pers. Med., vol. 12, no. 11, pp. 1–9, 2022, doi: 10.3390/jpm12111816.
Y. L. Novitarum., L., Ginting, A., Barus, M., Sitorus, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Menjalani Hemodialisa Pada Pasien Dengan Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam Kota Tahun 2022,” J. Cakrawala Ilm., vol. 3, no. 6, pp. 4–6, 2024, [Online]. Available: https://bajangjournal.com/index.php/JCI/article/view/7465/5807.
A. Inayati, U. Hasanah, S. Maryuni, A. Dharma, and W. Metro, “Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di Rsud Ahmad Yani Metro Dukungan keluarga With Quality of Life Chronic Kidney Failure Patients Understanding Hemodialysis At Ahmad Yani Metro Hospital,” J. Wacana Kesehat., vol. 5, no. 2, p. 588, 2020.
N. W. Y. Marlinda, I. K. Nuryanto, and N. K. Noriani, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perawatan Diri (Self Care Activity,” J. Ris. Kesehat. Nas., vol. 3, pp. 82–86, 2019.
A. Murningtyas, A. Suwarni, and F. A. Putra, “Hubungan Dukungan Keluarga dengan Manajemen Diri pada Pasien TB Paru di Ruang Rawat Inap RSUD Kartini Karanganyar,” J. Pembang. dan Kemandirian Kesehat., vol. 01, no. 01, pp. 23–35, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.melekliterasi.com/index.php/JPKK/article/view/31/18.
E. Fitriana and S. Herlina, “Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis,” J. Ilm. Kesehat. Masy., vol. 11, no. 2, pp. 206–213, 2014.
Rosaria, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Kanker Yang Menjalani Kemoterapi Di RS Kanker Dharmais Tahun 2022 Lidia,” Termom. J. Ilm. Ilmu Kesehat. dan Kedokt., vol. 2, no. 1, pp. 136–151, 2024, [Online]. Available: https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/Termometer/article/view/2820/2656.
C. Wahyudi, R.A., Cusmarih, “Effectiveness Of Family Involvement In Self-Care Management Of Hemodialysis Patients At Bekasi District Hospital,” Malahayati Nurs. J., vol. 4, no. 10, pp. 2792–2805, 2022, [Online]. Available: https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/manuju/article/view/7507.
S. Safaruddin and H. Permatasari, “Dukungan Keluarga Dengan Manajemen Diri Diabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Tinjauan Sistematik,” J. Kesehat. Komunitas, vol. 8, no. 2, pp. 195–204, 2022, doi: 10.25311/keskom.vol8.iss2.1148.
R. Sulistianingrum, N. A. Yulanda, M. Mita, M. A. Maulana, and I. Budiharto, “Hubungan Dukungan Keluarga dan Tingkat Harapan Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis,” MAHESA Malahayati Heal. Student J., vol. 3, no. 6, pp. 1531–1545, 2023, doi: 10.33024/mahesa.v3i6.10268.
T. Wijayanti, D.; Dinarwiyata, D.; Tumini, “Self Care Management Pasien Hemodialisa Ditinjau Dari Dukungan Keluarga Di Rsud Dr.Soetomo Surabaya,” J. Ilmu Kesehat., vol. 6, no. 2, p. 109, 2018, doi: 10.32831/jik.v6i2.162.
A. Riyadi and S. Khoiroh Muflihatin, “Hubungan Dukungan Keluarga dengan Manajemen Diri pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Palaran Kota Samarinda,” Borneo Student Res., vol. 2, no. 2, pp. 1010–1016, 2021.
S. Fadlilah, “Factors associated with quality of life in haemodialysis patients,” J. Kesehat., vol. 10, no. 2, p. 284, 2019, doi: 10.26630/jk.v10i2.1454.
F. Mailani and R. F. Andriani, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis,” J. Endur., vol. 2, no. 3, p. 416, 2017, doi: 10.22216/jen.v2i3.2379.
S. Ariyanti, S., Endro, P. M. Rahmawati, and et al Surtikanti, Buku Ajar Keperawatn Keluarga. 2023.
E. S. Aini, N., Wahyuni, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD, Dr. Haji Abdul Moeloek,” J. Kesehat. Holistik (The J. Holist. Heal., vol. 12, no. 1, pp. 1–9, 2020.
M. Mukaromudin, E. Mulyadi, and D. Novhriyanti, “Hubungan dukungan keluarga dan peran perawat dengan kepatuhan pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) dalam menjalani terapi hemodialisa di Ruang Hemodialisa RSUD Jampangkulon,” J. Public Heal. Innov., vol. 4, no. 02, pp. 333–340, 2024, doi: 10.34305/jphi.v4i02.1004.
H. Malinda, S. Sandra, and A. Rasyid, “Hubungan Penerimaan Diri Terhadap Self-management Menjalani Hemodialisis,” J. Ners, vol. 6, pp. 209–221, 2022, [Online]. Available: https://doi.org/10.31004/jn.v6i2.7699.
R. Sidiq, “Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Penderita Penyakit Ginjal Tahap Akhir yang Menjalani Terapi Hemodialisa di Badan Layanan Umum Daerah RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2013,” J. Idea Nurs., vol. V, no. 1, pp. 41–48, 2014.
Zurmeli, Bayhakki, and G. T. Utami, “Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisis di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru,” Repos. Univ. Riau, vol. 2, no. 1, pp. 670–681, 2018, [Online]. Available: https://www.neliti.com/publications/186945/.
A. Yolanda, amalia, “Dukungan Keluarga Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Terapi Hemodialisa,” J. Penelit. Perawat Prof., vol. 6, no. 5474, pp. 1333–1336, 2023.
W. S. Priyanti, Y. Armiyati, and F. Mubin, “Gambaran Dukungan Sosial Keluarga Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Di Rsud Kraton Pekalongan,” J. Keperawatan, vol. 8, no. 1, pp. 1–10, 2015.
S. Rochani et al., “Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Self-management Lansia Dengan Penyakit Tidak Menular di Posyandu Lansia/ Dukungan keluarga Relation to Self-management of Elderly with Non-communicable Diseases,” Public Heal. Saf. Int. J., vol. 4, no. 1, pp. 2715–5854, 2024.


