Deteksi Dini Upaya Pencegahan Infeksi Post Partum dengan Continuity Of Care (COC)

Studi Kasus Pada Ny. F di Wilayah kerja Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin

Authors

  • Shofura Ghoida Mutmainah Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.72-79.2025

Keywords:

infeksi, continuity of care, deteksi dini, postpartum

Abstract

Sebesar 25-55% kematian ibu disebabkan oleh kejadian Infeksi Post Partum. Tingkat kejadian infeksi pada masa nifas sangat dipengaruhi oleh kebersihan pribadi ibu pasca persalinan (58%), kepatuhan terhadap prosedur aseptik selama proses persalinan (25,7%), dan insiden ketuban pecah dini (16,3%).Penelitian ini bertujuan untuk melakukan upaya deteksi dini tanda dan gejala Infeksi Postpartum melalui Asuhan COC. Mendeteksi dini tanda dan gejala kejadian infeksi post partum melalui penerapan asuhan Continuity Of Care(COC). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi kasus yang dilakukan untuk mengeksplorasi upaya pencegahan infeksi postpartum dengan pendekatan asuhan kebidanan Continuty Of Care (COC). Asuhan kebidanan Continuty Of Care (COC) diberikan sebagai salah satu upaya penanganan dini terhadap gejala awal infeksi postpartum. Pada kunjungan nifas ditemukan adanya keluhan berupa rasa gatal dan lembab dan pada pemeriksaan objektif menunjukkan adanya kemerahan pada labia mayora yang mengindikasikan tanda awal infeksi. Setelah dilakukan intervensi berupa pemberian Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai perawatan personal hygiene dan pencegahan infeksi pada masa nifas, kondisi ibu menunjukkan perbaikan. Hasil ini menunjukkan bahwa deteksi dini dan penanganan dengan pendekatan Asuhan Continuity Of Care (COC) efektif dalam mencegah perkembangan infeksi postpartum. Asuhan Continuity Of Care (COC) yang diberikan pada Ny. F menunjukkan bahwa asuhan yang diberi secara berkesinambungan efektif dalam mendeteksi dini dan mencegah infeksi postpartum. Gejala awal berhasil dikenali pada kunjungan nifas kedua dan ditangani melalui edukasi kebersihan, nutrisi, dan istirahat. Kondisi membaik pada kunjungan berikutnya, membuktikan bahwa COC merupakan strategi preventif yang efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu nifas dan mencegah komplikasi yang lebih lanjut khususnya pada kejadian infeksi postpartum.

Author Biography

Shofura Ghoida Mutmainah, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Banjarmasin

First author, corresponding author

References

Rumini, & Julita, T. (2020).Pengetahuan Ibu Post Partum tentang Perawatan Luka Perineum dengan Pencegahan Infeksi: Post-Partum Mother's Knowledge of Perineal Wound Care with Infection Prevention. Jurnal Bidan Cerdas, 2(2), 60-65.

Selvianti, D., & Widyaningsih, S. (2022). Gambaran Kebersihan Diri Terhadap Pencegahan Infeksi Masa Nifas di BPM Wilayah Kerja Kota Bengkulu. Journal Of Midwifery, 10(1), 8-12.

Idyawati, S., Afrida, B. R., Aryani, N. P., & Annisa, N. H. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Infeksi Masa Nifas. Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah Kesehatan, 8(1), 58-67.

Karlina, E., Ciptiasrini, U., & Gaidha, G. (2023). Efektivitas Rebusan Daun Sirih Merah Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Postpartum Di Puskesmas Karangpawitan Kabupaten Garut Tahun 2023. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(10), 4107-4117.

Kemenkes RI. (2021). Program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) . Jakarta: Kementrian Kesehatan RI, Direktorat Jendral Kesehatan Masyrakat.

Gaimau, E., Hidayani, H., & Dewi, M. K. (2022). Pemberian Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Tenaga Kesehatan, Personal Hygiene dan Dukungan Suami dengan Pencegahan Infeksi Luka Perineum pada Ibu Postpartum: Provision of Communication, Information and Education (CIE) for Health Workers, Personal Hygiene and Husband's Support in Prevention of Perineal Wound Infection in Postpartum Mothers. Open Access Jakarta Journal of Health Sciences, 1(8), 266-275.

Husnalizat, N. (2025). Pengaruh Air rebusan Daun Sirih Hijau terhadap Pencegahan Infeksi Luka Perineum pada Ibu Post Partum di RS Harapan Bunda Banda Aceh. Jurnal Medika Hutama, 6(2 Januari), 4181-4190.

Kamila, G. R., Lestari, P. P., Sari, R. T., & Rahmiyati, R. (2024, October). Deteksi Dini Masalah Postpartum dengan Continuity Of Care: Studi Kasus Di Wilayah Puskesmas Kuin Raya Kota Banjarmasin. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan, Sains dan Pembelajaran (Vol. 4, No. 1, pp. 148-154).

Gustirini, R. (2021). Pengetahuan Ibu Postpartum Normal Tentang Perawatan Luka Perineum Knowledge Of Normal Post Partum Mother’s About Perineal Wound CARE. Jurnal kebidanan, 10(1), 31.

Dwijayanti, N., Mumtazah, S. A., & Sari, P. M. (2023). Gambaran tingkat pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum di RB Amanda Gamping Sleman. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 1500-1509.

Yuliaswati, E. (2020). Kegiatan Pelaksanaan Perawatan Perineum Pada Ibu Nifas di PMB Sri Rejeki Plupuh Sragen. Gaster, 18(2), 131-137.

Wulandari, A., & Rahayuningsih, T. (2022). Penatalaksanaan Perawatan Perineal dengan Daun Sirih dengan Masalah Risiko Infeksi pada Luka Perineum Ibu Nifas di Desa Kepuh. Indonesian Journal on Medical Science, 9(1).

Iskandar, I. (2022). Profil indeks massa tubuh dan laktasi pada ibu multipara. Nursing Inside Community, 4(2), 59-65.

Hesti, N., Syofiah, P. N., Muthia, G., & Sunesni, S. (2024). Peningkatan Pengetahuan Ibu Nifas melalui Edukasi Kebutuhan Gizi pada Masa Nifas. Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 4(1), 13-17.

Sebayang, W. B., & Ritonga, F. (2021). Nutrisi Efektif Mempercepat Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum (Systematic Review). Jurnal Kesehatan, 12(2), 330-336.

Jannah, M., & Latifah, N. (2022). Literature Review: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Adaptasi Psikologi (Postpartum Blues) Pada Masa Nifas (Puerperium). Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal), 13(1), 64-68.

Triyani, Y., Wittiarika, I. D., & Hardianto, G. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Proses Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di RSUD Serui, Papua. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 5(4), 398-405.

Hayati, F. (2020). Personal hygiene pada masa nifas. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 2(1), 4-8.

Sari, L. P. (2022). Pendidikan Kesehatan Tentang Pentingnya Personal Hygiene Pada Masa Nifas di Puskesmas Bowong Cindea Kab. Pangkep. Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 161-168.

Rahmat, H. (2024). Pengaruh Promosi Kesehatan Personal Hygiene terhadap Motivasi Ibu Mencegah Infeksi Masa Nifas. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kesehatan, 7(1), 33-38.

Syalfina, A. D., Irawati, D., Priyanti, S., & Churotin, A. (2021). Studi Kasus Ibu Nifas Dengan Infeksi Luka Perineum. Jurnal Kesehatan Mercusuar, 4(1), 1-7.

Sukmawati, L. M., Nurhakim, F., & Hermayanti, Y. Penatalaksanaan non Farmakologi Luka Perineum pada Ibu Post Partum: Literatur review. Journal of Maternity Care and Reproductive Health: Vol, 4(4), 308.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Mutmainah, S. G. (2025). Deteksi Dini Upaya Pencegahan Infeksi Post Partum dengan Continuity Of Care (COC): Studi Kasus Pada Ny. F di Wilayah kerja Puskesmas S. Parman Kota Banjarmasin. UNIMUS Web Conferences, 8, 72–79. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.72-79.2025