Deteksi Dini Upaya Pencegahan Anemia Ringan pada Kehamilan Trimester Tiga Melalui Asuhan Kebidanan Continuity of Care (COC)
Studi Kasus Pada Ny. A di Wilayah Puskesmas Kayu Tangi
DOI:
https://doi.org/10.26714/uwc.v8.63-71.2025Keywords:
anemia ringan, kehamilan trimester tiga, continuity of care (COC)Abstract
Anemia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang sering terjadi dan dapat membahayakan kesehatan ibu maupun janin, terutama jika tidak terdeteksi dan ditangani secara dini. Deteksi dan penanganan anemia secara berkelanjutan dapat dilakukan melalui pendekatan asuhan kebidanan berkelanjutan atau Continuity of Care (COC). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model asuhan COC dalam deteksi dini dan penanganan anemia ringan pada kehamilan trimester tiga. Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan COC yang dilaksanakan di PMB Hj. Halimatus Sa’diyah, Benua Anyar, Banjarmasin Timur pada bulan September hingga Desember 2024. Subjek penelitian adalah Ny. A, ibu hamil trimester tiga dengan anemia ringan yang bersedia mengikuti seluruh rangkaian asuhan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi asuhan kebidanan. Anemia ringan pada Ny. A terdeteksi saat usia kehamilan 36 minggu dengan kadar hemoglobin 10,6 g/dL. Intervensi yang diberikan meliputi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), konseling gizi, edukasi tanda bahaya kehamilan, dan keterlibatan keluarga dalam mendukung kepatuhan konsumsi TTD. Hasil tindak lanjut menunjukkan peningkatan kadar Hb, persalinan spontan tanpa komplikasi, serta kondisi bayi lahir sehat dengan berat dan panjang badan normal. Masa nifas berlangsung tanpa komplikasi dan ibu mendapat edukasi terkait laktasi dan nutrisi. Penerapan asuhan COC terbukti efektif dalam deteksi dini dan penanganan anemia ringan pada trimester ketiga kehamilan, serta mencegah komplikasi pada ibu dan bayi. Model ini juga memperkuat hubungan terapeutik, kepatuhan terapi, dan kualitas pelayanan kebidanan secara menyeluruh.
_____________________________________________________________________
Abstract
Anemia is one of the most common pregnancy complications and can endanger the health of the mother and fetus, especially if not detected and treated early. Continuous detection and treatment of anemia can be done through a continuous midwifery care approach or Continuity of Care (COC). This study aims to evaluate the effectiveness of the implementation of the COC care model in early detection and treatment of mild anemia in the third trimester of pregnancy. This study is a descriptive case study with a COC approach implemented at PMB Hj. Halimatus Sa'diyah, Benua Anyar, East Banjarmasin from September to December 2024. The subject of the study was Mrs. A, a third trimester pregnant woman with mild anemia who was willing to follow the entire series of care. Data collection was carried out through interviews, observations, physical examinations, and documentation of midwifery care. Mild anemia in Mrs. A was detected at 36 weeks of gestation with a hemoglobin level of 10.6 g/dL. The interventions provided included the provision of Iron Tablets (ITP), nutritional counseling, education on pregnancy danger signs, and family involvement in supporting compliance with ITP consumption. The follow-up results showed an increase in Hb levels, spontaneous delivery without complications, and healthy babies with normal weight and length. The postpartum period did not experience complications and the mother received education related to lactation and nutrition. The implementation of COC care has been proven effective in early detection and treatment of mild anemia in the third trimester of pregnancy, as well as preventing complications in the mother and baby. This model also strengthens the therapeutic relationship, therapy compliance, and the overall quality of midwifery services.
References
Abdilahi, M. M., Kiruja, J., Farah, B. O., Abdirahman, F. M., Mohamed, A. I., Mohamed, J., & Ahmed, A. M. (2024). Prevalence of anemia and associated factors among pregnant women at Hargeisa Group Hospital, Somaliland. BMC Pregnancy and Childbirth, 24(1). https://doi.org/10.1186/s12884-024-06539-3
Afnas, N. H., & Septiana Arpen, R. (2024). Hubungan Anemia Pada Ibu HamilTrimester III Dengan Taksiran Berat Badan Janin di Kabupaten Tanah Datar Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 2(1).
Apriani, A., Firdayanti, F., & Sari, J. (2020). Manajemen asuhan kebidanan continuity of care (COC) pada ny”r” usia kehamilan 30-34 minggu dengan anemia ringan di puskesmas bontomarannu gowa tanggal 24 juli-23 agustus 2019. Jurnal Midwifery, 2(2). https://doi.org/10.24252/jm.v2i2a3
Astuti D., Ummu K. (2022). Pola Makan dan Umur Kehamilan Trimester III Dengan Anemia Pada Ibu Hamil. Indonesia Jurnal Kebidanan, 2(1), 24-30.
Aswitami, N. G. A. P., Udayani, N. P. M. Y., Selviani, N. L. P., & Handayani, N. L. S. D. (2024). Pemberdayaan Ibu Hamil dengan Ezamol (Edukasi Gizi dan Pemeriksaan Kadar Hemoglobin) di Puskesmas Mengwi I Kabupaten Badung, Bali. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(5), 2346–2356. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i5.14027
Bradford, B. F., Wilson, A. N., Portela, A., McConville, F., Turienzo, C. F., & Homer, C. S. E. (2022). Midwifery continuity of care: A scoping review of where, how, by whom and for whom?. PLOS Global Public Health. 2(10) https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0000935
Davidson, M. S., Rifatolistia, T., Christine, B. B. (2022). Kecukupan Gizi dan Kejadian Anemia Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sidorejo Lor Kota Salatiga. Jurnal Gizi, 11 (2), 87-88.
Dithasari. (2024). Gambaran Pemberian dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Pada Ibu Hamil di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 1(4), 32–37. https://doi.org/https://doi.org/10.62017/jkmi
Fatimah, N. R. E. K. H. (2022). Asuhan Kebidanan Kehamilan Pada Ny. L 25 Tahun G2P1A0 Hamil Trimester Tiga Dengan Anemia Ringan di Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Tahun 2020. Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2).
Gilang Nugraha. (2023). Memahami Anemia secara Mendasar. Mengenal Anemia: Patofisiologi, Klasifikasi, dan Diagnosis. Penerbit BRIN. https://doi.org/10.55981/brin.906.c799
Handayani, L., Putri, D. A., & Kurniawati, I. (2024). Pengaruh dukungan keluarga terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 12(1), 21–29.
Hardaniyati. (2023). Identifikasi Faktor Determinan Kejadiananemia Defisiensi Besi Pada Ibu Hamil Trimester III. Jurnal of Midwifery and Reproduction Science (FUNDUS), 3(2).
Hayati, N., Yuliastuti, E., & Kesehatan Kemenkes Banjarmasin, P. (2025). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di Puskesmas BatulicinTahun 2024. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(1), 278.
Hindriati, H., & Herawati, D. (2024). Asuhan kebidanan berkelanjutan sebagai deteksi dini anemia pada ibu hamil. Jurnal Kebidanan Sehat, 9(1), 33–39.
Ji, H., & Zhu, L. (2024). Research Progress on the Clinical Treatment of Iron Deficiency Anemia in Pregnancy by Combining Chinese and Western Medicine. Journal of Contemporary Medical Practice, 6(8), 271–277. https://doi.org/10.53469/jcmp.2024.06(08).54
Kemenkes RI. (2020) Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi Ketiga. Jakarta : Kemenkes RI
Lestari, P. and Wati, D. (2021). Implementasi asuhan kebidanan berkelanjutan (continuity of care midwifery) di wilayah kerja puskesmas gadang hanyar kota banjarmasin. Jurnal Kajian Ilmiah Kesehatan Dan Teknologi, 3(1), 23-29. https://doi.org/10.52674/jkikt.v3i1.40
Minarni, N. A. A. santi br G. (2023). Hubungan Dukungan Suami, Riwayat Seksio Sesarea, Status Ekonomi, Dan Asupan Makan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil di PuskesmasToboali Tahun 2022. SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, 2(4).
Nugraha, M. F. (2023). Diagnostik anemia ringan pada kehamilan: Pendekatan holistik. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(3), 40–46.
Oktaviance Simorangkir, P. : R., Sitepu, A. B., & Stery, G. (2021). Gambaran Deteksi Dini Anemia pada Ibu Hamil di Klinik Helen Tarigan Tahun 2022. Health Caring : Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1).
Podungge, D. (2020). Hubungan komunikasi terapeutik bidan dan ibu hamil terhadap kepatuhan ANC. Jurnal Bidan Cerdas, 4(2), 77–84
Sujiyanti, R., Kartikasari, D., & Nuraini, D. (2022). Efektivitas intervensi anemia dalam mencegah komplikasi persalinan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(4), 198–204.
Sulistiawati, Y., Sary, N., Arti, W., Dewi, D., & Rohmawati, R. (2024). Asuhan kebidanan berkelanjutan pemberian aromaterapi lavender untuk menangani insomnia pd ibu hamil tm iii dan pemberian daun kelor untuk meningkatkan produksi asi pada ibu menyusui di pmb cahyaningsih, amd.keb kab. lampung selatan tahun 2023. Journal of Human and Education (Jahe), 4(4), 299-317. https://doi.org/10.31004/jh.v4i4.1249
Wahyuni MS, S., Idwar, I., Hasritawati, H., & Madeni, B. (2023). Pendampingan Ibu Hamil dalam Pencegahan Anemia Defisiensi Besi (ADB) dan Kek di Kelas Prenatal Wilayah Kerja Puskesmas Bebesen. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 6(5), 1973–1981. https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i5.9578
Wahyuni, S., Rahayu, T., & Fitriana, E. (2023). afsu makan rendah dan risiko anemia pada kehamilan trimester tiga. Jurnal Gizi dan Ibu Hamil, 5(2), 29–36.
Wati, R., & Aristasari, N. (2024). Efektivitas pemberian tablet tambah darah terhadap pencegahan anemia kehamilan. Jurnal Kebidanan Prima, 8(1), 14–20.
WHO. (2021). Haemoglobin concentrations for the diagnosis of anaemia and assessment of severity. Geneva: World Health Organization.
Yadav, D. K., Chaudhary, U., & Shrestha, N. (2020). Impact of maternal anemia on neonatal outcomes: A prospective study. International Journal of Pediatrics, 8(7), 253–260. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-57411/v1
Yuliana, N., Astuti, E. D., & Febriyanti, R. (2023). Integrasi aspek psikososial dalam pelayanan kebidanan masa nifas. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 14(1), 67–74.


