Produksi Media Spin Health Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe II Untuk Remaja

Authors

  • Kaila Afif Nadzira Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Nurina Dyah Larasaty Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Trixie Salawati Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.131-140.2025

Keywords:

Media edukasi, Spin Health, remaja, pencegahan, Diabetes Mellitus Tipe II

Abstract

Remaja usia 12–15 tahun merupakan kelompok rentan terhadap perilaku hidup tidak sehat yang berisiko menimbulkan Diabetes Mellitus Tipe II (DMT2). Edukasi kesehatan yang ada sering kali kurang menarik bagi remaja sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi media edukasi Spin Health sebagai upaya pencegahan DMT2 pada remaja. Jenis penelitian adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian meliputi 12 siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Semarang yang dipilih secara purposive sampling. Tahapan penelitian mencakup analisis kebutuhan, perancangan media, validasi oleh ahli materi dan ahli media, serta uji coba skala kecil dengan pre-test, post-test, Focus Group Discussion (FGD), dan angket respon siswa. Hasil validasi menunjukkan skor 88% dari ahli materi dan 96% dari ahli media, keduanya berkategori “sangat layak”. Uji coba terbatas memperoleh rata-rata respon siswa sebesar 92,7% (kategori sangat menarik). Terdapat peningkatan pengetahuan, ditunjukkan dengan seluruh responden (100%) berada pada kategori baik (≥80) pada post-test, dibandingkan sebelum intervensi. Siswa menilai media ini menyenangkan, mudah dipahami, serta memotivasi untuk lebih peduli terhadap kesehatan. Spin Health juga terbukti meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam diskusi. Kesimpulan, Spin Health layak dan efektif sebagai media edukasi interaktif dalam pencegahan DMT2 pada remaja, sekaligus dapat menjadi alternatif inovatif dari metode konvensional yang kurang menarik.

___________________________________________________________________________________

Abstract

Adolescents aged 12–15 years are a vulnerable group to unhealthy lifestyles that increase the risk of Type II Diabetes Mellitus (T2DM). Conventional health education methods are often less engaging for adolescents, thus requiring innovative and interactive learning media. This study aimed to develop and evaluate Spin Health, an educational media designed to prevent T2DM among adolescents. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The subjects were 12 eighth-grade students of SMP Muhammadiyah 3 Semarang, selected through purposive sampling. The stages included needs assessment, media design, validation by material and media experts, and small-scale trials involving pre-test, post-test, Focus Group Discussion (FGD), and student response questionnaires. The validation results showed scores of 88% from the material expert and 96% from the media expert, both categorized as “highly feasible.” The small-scale trial revealed an average student response of 92.7% (very interesting category). Knowledge improvement was evident, with all respondents (100%) reaching the “good” category (≥80) in the post-test, compared to lower levels before the intervention. Students reported that Spin Health was enjoyable, easy to understand, and motivating in fostering health awareness, while also promoting active participation during discussions. In conclusion, Spin Health is feasible and effective as an interactive educational media for the prevention of T2DM among adolescents and serves as an innovative alternative to conventional methods that are less engaging.

Author Biographies

Kaila Afif Nadzira, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

First author

Nurina Dyah Larasaty, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

Corresponding author

References

NCD Alliance, Non-Communicable Diseases: Global Burden Report 2022, Geneva: NCD Alliance, 2022.

Kementerian Kesehatan RI, Survei Kesehatan Indonesia 2021, Jakarta: Badan Litbangkes, 2021.

International Diabetes Federation, IDF Diabetes Atlas, 10th ed., Brussels: IDF, 2021.

Kementerian Kesehatan RI, Profil Kesehatan Remaja Indonesia 2023, Jakarta: Kemenkes RI, 2023.

Dinas Kesehatan Kota Semarang, Profil Kesehatan Kota Semarang 2022, Semarang: Dinkes, 2022.

Kementerian Kesehatan RI, Riset Kesehatan Dasar Indonesia, Jakarta: Kemenkes RI, 2020.

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021, Semarang: Dinkes Jateng, 2021.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Cegah, Cegah, dan Cegah, Suara Dunia Perangi Diabetes,” Penyakit Tidak Menular Indonesia., 2020.

M. K. Murtiningsih, K. Pandelaki, dan B. P. Sedli, "Gaya hidup sebagai faktor risiko diabetes melitus tipe 2," e-CliniC, vol. 9, no. 2, hal. 328–334, 2021, doi: 10.35790/ecl.v9i2.32852.

W. Fitriyani dan R. Kurniasari, "Pengaruh media edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pencegahan diabetes mellitus pada remaja," Jurnal Untuk Masyarakat Sehat, vol. 6, no. 2, hal. 190–195, 2022, doi: 10.52643/jukmas.v6i2.2141.

U. Sekolah dan D. I. Sdn, "Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media spin wheel terhadap tingkat pengetahuan pencegahan kekerasan seksual pada anak usia sekolah di SDN 01 Kebak," Jurnal Kesehatan Seksual, vol. 48, hal. 1–9, 2024.

P. J. Asmari, K. A. P. Dewi, dan P. A. R. Darmayanti, "Efektivitas pendidikan kesehatan magic spinning wheel terhadap pengetahuan personal hygiene remaja putri SMPN 1 Seririt," Jurnal Medika Usada, vol. 7, no. 1, hal. 17–24, 2024, doi: 10.54107/medikausada.v7i1.221.

V. Utami, P. W. Kurniawan, A. Nandia, S. Pgri, dan B. Lampung, "Penerapan model pembelajaran buzz group berbantu media pembelajaran roda berputar untuk meningkatkan hasil belajar sejarah kelas X di SMK Yamaco Negeri Keraton tahun pelajaran 2022/2023," Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah STKIP PGRI Bandar Lampung, 2023.

T. N. Tia, D. M. El Puang, dan M. H. D. Bunga, "Pengaruh media roda putar terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas II sekolah dasar," Judika (Jurnal Pendidikan Unsika), vol. 11, no. 1, hal. 79–89, 2023, doi: 10.35706/judika.v11i1.8715.

Kementerian Kesehatan RI, Cegah, Cegah, dan Cegah: Suara Dunia Perangi Diabetes, Jakarta: Kemenkes RI, 2020.

Al Marshedi, G. B. Wills, dan A. Ranchhod, "The wheel of sukr: A framework for gamifying diabetes self-management in Saudi Arabia," Procedia Computer Science, vol. 63, hal. 475–480, 2015, doi: 10.1016/j.procs.2015.08.370.

D. F. Rahmadani dan M. N. K. Al Jihad, "Penerapan diabetes self management education (DSME) terhadap peningkatan manajemen kesehatan mandiri pada pasien DM tipe 2," Ners Muda, vol. 4, no. 1, hal. 30–38, 2023, doi: 10.26714/nm.v4i1.12959.

R. Simbolon, “Penggunaan Roda Pintar untuk Kemampuan Membaca Anak,” J. Pendidik. Pengajaran Guru Sekol. Dasar (JPPGuseda), vol. 2, no. 2, pp. 66–71, 2019, doi: 10.33751/jppguseda.v2i2.1448.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Nadzira, K. A., Larasaty, N. D., & Salawati, T. (2025). Produksi Media Spin Health Sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe II Untuk Remaja. UNIMUS Web Conferences, 8, 131–140. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.131-140.2025