Perbedaan Kadar Asam Urat Terhadap Lama Konsumsi Minuman Alkohol ≤ 1 Tahun dan > 1 Tahun

Authors

  • Intan Windi Anggraeni Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Fitri Nuroini Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang
  • Ragil Saptaningtyas Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.19-24.2025

Keywords:

kadar asam urat, minuman beralkohol

Abstract

Asam urat, produk sampingan metabolisme tubuh, seharusnya tidak hadir secara berlebihan. Karena pilihan gaya hidup yang buruk termasuk minum alkohol dan makan jeroan, penyakit ini, yang sering terjadi pada orang dewasa di atas 40 tahun, semakin umum terjadi pada orang muda. Kadar asam urat yang tinggi memicu nyeri sendi. Minum alkohol, terutama anggur dan bir, dapat meningkatkan kadar asam urat. Menemukan perbedaan kadar asam urat antara mereka yang mengonsumsi alkohol kurang dari setahun dan mereka yang telah mengonsumsinya selama lebih dari setahun adalah tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini akan menggunakan desain penelitian analitik observasional. Empat puluh subjek laki-laki menjadi sampel. Point of Care Testing (POCT) digunakan untuk mengukur kadar asam urat. Ketika Shapiro-Wilk digunakan untuk menguji data untuk normalitas, hasilnya mengungkapkan distribusi yang tidak normal. Uji Mann-Whitney, sebuah uji non-parametrik, kemudian dilakukan. Berdasarkan data, konsumen alkohol yang telah mengonsumsi alkohol selama lebih dari satu tahun memiliki kadar asam urat yang tinggi (7,2 mg/dL). Terdapat perbedaan kadar asam urat antara peminum alkohol yang telah mengonsumsi alkohol kurang dari satu tahun dan mereka yang telah mengonsumsinya selama lebih dari satu tahun, berdasarkan hasil uji beda Mann-Whitney, yang menunjukkan nilai (Sig.) sebesar 0,000 dengan nilai signifikansi <0,05. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa terdapat variasi kadar asam urat yang cukup besar tergantung pada lamanya alkohol dikonsumsi.

____________________________________________________________________

Abstract

A metabolic byproduct of the body, uric acid should not be present in excess. Due to bad lifestyle choices including drinking alcohol and eating offal, this disease, which is often prevalent in adults over 40, is increasingly more common in young people. Elevated levels of uric acid induce joint pain. Drinking alcohol, particularly wine and beer, can raise uric acid levels. Finding the difference in uric acid levels between those who had consumed alcohol for less than a year and those who had consumed it for more than a year was the aim of this investigation. This study will employ an observational analytical research design. Forty male subjects made up the sample. Point of Care Testing (POCT) was used to measure the levels of uric acid. When Shapiro-Wilk was used to test the data for normality, the results revealed a non-normal distribution. The Mann-Whitney test, a non-parametric test, was then conducted. According to the data, alcohol consumers who had been drinking for more than a year had high uric acid levels (7.2 mg/dL). There is a difference in uric acid levels between alcohol drinkers who have consumed alcohol for less than a year and those who have consumed it for more than a year, according to the findings of the Mann Whitney difference test, which indicated a value (Sig.) of 0.000 with a significance value of <0.05. Therefore, it can be said that there is a considerable variance in uric acid levels depending on how long alcohol is consumed.

Author Biographies

Intan Windi Anggraeni, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

First author

Fitri Nuroini, Universitas Muhammadiyah Semarang, Semarang

Corresponding author

References

A. Saputra, I. Rosyidah, dan E. H. K. Atmaja, “Gambaran Kadar Asam Urat Pada Remaja Laki Laki Dengan Kebiasaan Konsumsi Minuman Keras,” vol 6 nomor 11, 2017.

K. S. S. Therik, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kadar Asam Urat Pada Pasien Di Puskesmas Naibonat," Karya Tulis Ilmiah, Program Studi Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan, Kupang, 2019.

L. T. W. Liana dan L. L. Adolf, “Penyalahgunaan Konsumsi Alkohol Pada Minuman Keras Bagi Remaja Terhadap Kesehatan,” Stikes Surya Mitra Husada, 2019.

C. Sumual dan M. Katuuk, “Gambaran Kadar Asam Urat Pada Pria Dengan Kebiasaan Mengonsumsi Minuman Beralkohol di Desa Noongan II Kecamatan Langowan Barat,” vol. 1, no. 2, 2023.

E. D. W. I. Saputri, “Gambaran Kadar Asam Urat Pada Peminum Alkohol di Desa Memangan Rw 14 Kabupaten Karanganyar,” Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Surakarta, 2021.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Anggraeni, I. W., Nuroini, F., & Saptaningtyas, R. (2025). Perbedaan Kadar Asam Urat Terhadap Lama Konsumsi Minuman Alkohol ≤ 1 Tahun dan > 1 Tahun. UNIMUS Web Conferences, 8, 19–24. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.19-24.2025