Prevalensi Hipertensi dan Diabetes Mellitus di Dusun Ngasinan, Kabupaten Semarang

Penulis

  • Rochman Basuki Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Nabil Hajar Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Dwi Agus Kurniawan Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Sekarwati Sekarwati Universitas Muhammadiyah Semarang

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.796-800.2025

Kata Kunci:

deteksi dini, diabetes mellitus, hipertensi, kesehatan masyarakat, skrining

Abstrak

Hipertensi dan diabetes mellitus merupakan dua penyakit kronis utama yang terus meningkat prevalensinya di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan. Rendahnya kesadaran masyarakat serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mendorong perlunya skrining dini. Kegiatan skrining dilakukan pada 17 November 2024 di Balai Desa Dusun Ngasinan, Kabupaten Semarang, dengan target masyarakat umum. Pemeriksaan meliputi anamnesis, pengukuran tekanan darah, dan gula darah sewaktu. Data dikumpulkan dari 16 peserta dan dianalisis secara deskriptif. Mayoritas peserta adalah perempuan (62,5%). Sebanyak 56,25% mengalami hipertensi grade 1, 25% hipertensi grade 2, dan hanya 18,75% memiliki tekanan darah normal. Rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 147,81±13,89 mmHg dan diastolik 89,75±11,5 mmHg. Rata-rata gula darah sewaktu sebesar 122,44±32,81 mg/dL, menunjukkan risiko gangguan metabolik. Prevalensi hipertensi di Dusun Ngasinan tergolong tinggi, terutama pada perempuan. Skrining ini bermanfaat untuk deteksi dini dan edukasi masyarakat terhadap penyakit kronis. Intervensi berkelanjutan sangat diperlukan untuk menekan risiko komplikasi lebih lanjut.

_________________________________________________________________

Abstract

Hypertension and diabetes mellitus are major chronic diseases with increasing prevalence in Indonesia, particularly in rural areas. Low public awareness and limited access to health services necessitate early screening efforts. The screening was conducted on November 17, 2024, at the Village Hall of Dusun Ngasinan, Semarang Regency, targeting the general population. Examinations included anamnesis, blood pressure measurement, and random blood glucose testing. Data from 16 participants were collected and analyzed descriptively. Most participants were female (62.5%). A total of 56.25% had grade 1 hypertension, 25% had grade 2 hypertension, and only 18.75% had normal blood pressure. The mean systolic blood pressure was 147.81±13.89 mmHg and diastolic 89.75±11.5 mmHg. The mean random blood glucose level was 122.44±32.81 mg/dL, indicating a risk of metabolic disorders. Hypertension prevalence in Dusun Ngasinan is relatively high, particularly among women. This screening proved valuable for early detection and community education regarding chronic diseases. Continuous intervention is essential to reduce the risk of further complications.

Biografi Penulis

Rochman Basuki, Universitas Muhammadiyah Semarang

First author, Corresponding author

Referensi

Kemenkes RI, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023.

D. Prasetyo, F. Wulandari, dan S. Haryono, "Community-based screening on hypertension & diabetes mellitus," Indon. J. Health Sci., vol. 14, no. 1, pp. 45–54, 2022.

R. Hidayat, A. Nugroho, dan M. Santoso, "Risk factors hypertension and diabetes," J. Public Health Res., vol. 10, no. 2, pp. 85–92, 2021.

N. Sari, D. Wijayanti, dan W. Kusuma, "Age and risk factors on hypertension and diabetes," BMC Public Health, vol. 23, no. 456, pp. 1–12, 2023.

A. Wijaya dan R. Yulianti, "Hypertension and type 2 diabetes interrelationship," Diabetes Hypertens. J., vol. 7, no. 3, pp. 150–158, 2022.

D. A. Putri dan I. Rahmawati, "Gender and hypertension in rural adults," J. Endocrinol. Metab. Diabetes Indones., vol. 7, no. 2, pp. 50–56, 2022.

F. Fadhila, F. Irawan, dan S. Syahrul, "Prediabetes in adults village-based study," Int. J. Diabetes Dev. Ctries., vol. 41, no. 4, pp. 527–532, 2021.

R. Rahmawati dan Y. Suryani, "Cardiovascular complications hypertensive diabetic patients," Med. J. Indones., vol. 33, no. 1, pp. 60–66, 2024.

S. Sutrisno, R. Hidayat, dan A. Kurniawan, "Comorbid hypertension and diabetes risks," J. Hypertens., vol. 38, no. 1, pp. 122–129, 2020.

D. Kurniawan, Y. Setiawan, dan Y. Nurani, "Preventive health programs effect on NCD detection," Community Health J., vol. 15, no. 3, pp. 210–218, 2021.

F. Amalia dan H. Santoso, "Correlation of hypertension, diabetes with cardiovascular diseases," J. Cardiovasc. Med., vol. 11, no. 3, pp. 150–157, 2022.

M. A. R. Dewi dan F. Hasanah, "Importance of early screening for NCDs in rural areas," J. Community Health, vol. 18, no. 2, pp. 89–95, 2023.

D. Nugraha dan S. Hartono, "Lifestyle modification effects on hypertension and diabetes," Indones. J. Med. Sci., vol. 13, no. 1, pp. 22–30, 2024.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Basuki, R., Hajar, N., Kurniawan, D. A., & Sekarwati, S. (2025). Prevalensi Hipertensi dan Diabetes Mellitus di Dusun Ngasinan, Kabupaten Semarang. UNIMUS Web Conferences, 8, 796–800. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.796-800.2025