Studi Penerapan Pariwisata Berkelanjutan Pada Desa Wisata Krebet Kecamatan Panjangan, Kabupaten Bantul

Authors

  • Dodengo Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Maria Aurelia Vianney Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Raudhiatuz Zahra Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Rhania Lutfia Ardien Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta
  • Agung Sulistyo Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.26714/uwc.v8.684-699.2025

Keywords:

Pariwisata Berkelanjutan, Desa Wisata, Kerajinan, Pemberdayaan masyarakat

Abstract

Pariwisata berkelanjutan menjadi pendekatan penting dalam pengembangan desa wisata agar manfaat ekonomi dapat dicapai tanpa mengabaikan aspek sosial budaya dan kelestarian lingkungan. Desa Wisata Krebet di Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, dikenal sebagai sentra kerajinan batik kayu dan telah masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Krebet serta mengungkap faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam bersama pihak pengelola desa wisata. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan desa wisata telah mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan melalui keberadaan Pokdarwis, program pengelolaan sampah berbasis komunitas, serta kemitraan dengan pemerintah, akademisi, dan sektor swasta. Daya tarik wisata terdiri atas atraksi alam, budaya, dan buatan, dengan batik kayu sebagai ikon utama. Kendala utama terletak pada keterbatasan sumber daya manusia berkualitas dan ketergantungan pendapatan yang bersifat musiman. Kesimpulannya, Desa Wisata Krebet telah menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan secara bertahap dan menunjukkan potensi besar untuk berkembang lebih optimal apabila dukungan SDM, kelembagaan, dan pemasaran digital terus diperkuat.

__________________________________________________________________

Abstract

Sustainable tourism is an important approach in the development of tourism villages so that economic benefits can be achieved without neglecting socio-cultural aspects and environmental sustainability. Krebet Tourism Village in Pajangan District, Bantul Regency, is known as a center for wooden batik crafts and has been included in the top 50 of the 2024 Indonesian Tourism Village Award (ADWI). The purpose of this study is to analyze the implementation of sustainable tourism principles in Krebet Tourism Village and to identify the supporting and inhibiting factors in its application. This research employs a descriptive qualitative method with data collection techniques carried out through participatory observation and in depth interviews with the village tourism managers. Data were analyzed using Miles and Huberman's interactive model through reduction, presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that tourism village management has integrated economic, socio-cultural, and environmental aspects through the existence of Pokdarwis, community-based waste management programs, and partnerships with the government, academia, and the private sector. The tourist attraction consists of natural, cultural, and artificial attractions, with wooden batik as the main icon. The main obstacles lie in the limitation of quality human resources and seasonal income dependence. In conclusion, Krebet Tourism Village has implemented the principles of sustainable tourism gradually and shows great potential to develop more optimally if the support of human resources, institutions, and digital marketing continues to be strengthened.

Author Biographies

Dodengo, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta

First author

Maria Aurelia Vianney, Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo, Yogyakarta

Corresponding author

References

Arimbawa, N. P. V. L. P., Astuti, P., & Erowati, D. (2025). Desa Adat Canggu Pada Era Turistifikasi: Integrasi dan Harmonisasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal. Journal of Politic and Governemnt Studies, 14(2), 1210–1230.

Arsetyasmoro, D. (2022). Pengembangan Desain Asesoris Interior Dengan Metode Atumics di Sentra Batik Kayu Krebet Bantul, Yogyakarta. Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior, 10(2), 59–72. https://doi.org/10.24821/lintas.v10i2.7197

Desiati, R. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Desa Wisata. No. 1.

Fadilla, H. (2024). Pengembangan Sektor Pariwisata untuk Meningkatkan Pendapatan Daerah di Indonesia. Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance, 2(1), 36–43. https://doi.org/10.37985/benefit.v2i1.375.

Harsana, M., & Triwidayati, M. (2020). Potensi Makanan Tradisional Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner Di D.I. Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta, 15(1), 1–24. https://journal.uny.ac.id/index.php/ptbb/article/view/36472

Hulu, M. (2021). Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan Studi Kasus:Desa Wisata “Blue Lagoon” Di Kabupaten Sleman, DIY. Vol. 1 No. 2.

Kurniawan, R., & Sengaji, Z. (2025). Pengaruh Daya Tarik Wisata dan Citra Destinasi Terhadap Minat Berkunjung Ulang Wisatawan Objek Wisata Pantai Marina Kalianda Lampung Selatan. Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol 5 No 1, 862–877.

Kussujaniatun, S., & Hartati, A. S. (2021). Pelaksanaan Sosial Media Marketing Bagi Perajin Batik Kayu Sanggar Punokawan di Desa Wisata Krebet.

Nabilah Azzahra, S. et al. (2025) ‘Pelatihan Sapta Pesona dalam Peningkatan Sadar Wisata di Desa Krebet’, Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat), 5(1), pp. 1–5. Available at: https://doi.org/10.55382/jurnalpustakamitra.v5i1.864.

Nurhaliza, S., Arjuno, S., Ramdani, F., Maharani, L. D., A.P, E. D., & Skawanti, J. R. (2024). Analisis Dampak Digitalisasi Media Sosial Potensi Wisata di Desa Wisata. Jurnal Pariwisata Indonesia, 20(2), 45–55.

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. (2024, Juli 20). Batik kayunya mendunia, Desa Krebet menjadi nominator lomba desa wisata. Jogjaprov.go.id. https://jogjaprov.go.id/berita/batik-kayunya-mendunia-desa-krebet-menjadi-nominator-lomba-desa-wisata

Prathama, A., Nuraini, R. E., & Firdausi, Y. (2020). Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Dalam Prespektif Lingkungan (Studi Kasus Wisata Alam Waduk Gondangan di Kabupaten Lamongan). Vol. 1 No. 3.

Wicaksono, G. S., Subagiyo, A., & Prayitno, G. (2021). Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Kesejahteraan Penduduk Desa Wisata Krebet.

Rahmawati, R. and Purwohandoyo, J. (2019) ‘Perkembangan Desa Wisata Krebet Dan Dampaknya Terhadap Kondisi Ekonomi Masyarakat Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul’, Jurnal Geografi, Vol 11 No. Aquatama, R. P., Karsidi, R., & Kartono, D. T. (2024). Peran Pemerintah Desa Rendeng dalam Pengembangan Desa Wisata Edukasi Gerabah di Desa Rendeng, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Teknik Industri Terintegrasi, 7(1), 101–108. https://doi.org/10.31004/jutin.v7i1.24340

Qorib, F. (2024). Tantangan dan Peluang Kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Masyarakat dalam Program Pengabdian di Indonesia. Journal of Indonesian Society Empowerment, 2(2), 46–57. https://doi.org/10.61105/jise.v2i2.119

Susanti, P. H. (2023). Destinasi Pariwisata Ramah Lingkungan: Praktik Berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), 663–676.

Wicaksono, G. S., Subagiyo, A., & Prayitno, G. (2021). Pengaruh Partisipasi Masyarakat Terhadap Kesejahteraan Penduduk Desa Wisata Krebet. Planning for Urban Region and Environment Journal (PURE), 10(2), 1–10. https://purejournal.ub.ac.id/index.php/pure/article/view/88

Yusuf, S. (2023). peran inovasi desa wisata dalam perkembangan perekonomian masyarakat berbasis sosial ekonomi di kabupaten Bantul. 1–23.

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Dodengo, L. E., Vianney, M. A., Zahra, R., Ardien, R. L., & Sulistyo, A. (2025). Studi Penerapan Pariwisata Berkelanjutan Pada Desa Wisata Krebet Kecamatan Panjangan, Kabupaten Bantul. UNIMUS Web Conferences, 8, 684–699. https://doi.org/10.26714/uwc.v8.684-699.2025